Stabil dan Resilient, Industri Jasa Keuangan Sulsel Tumbuh Positif di Tengah Dinamika Ekonomi

- Penulis

Jumat, 9 Mei 2025 - 22:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

0-0x0-0-0#

i

0-0x0-0-0#

MAKASSAR,FILALIN.COM, – Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, Moch. Muchlasin, menyampaikan bahwa sektor jasa keuangan di wilayah Sulawesi Selatan tetap stabil dan resilient dalam mendukung perekonomian regional maupun nasional, meskipun dihadapkan pada dinamika ekonomi global dan domestik yang meningkat.

Hal tersebut disampaikan Moch. Muchlasin dalam keterangannya pada Jumat (9/5). Menurutnya, stabilitas tersebut tercermin dari pertumbuhan kinerja yang positif di berbagai sektor jasa keuangan, seperti Perbankan (PBKN), Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon (PMDK), Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun (PPDP), serta Lembaga Pembiayaan, Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan LJK lainnya (PVML).

“Secara umum, industri jasa keuangan di Sulawesi Selatan berada dalam kondisi yang sehat dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat,” ungkap Muchlasin.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kinerja Perbankan Tumbuh Positif

Data OJK Sulselbar per Maret 2025 menunjukkan kinerja sektor perbankan di wilayah Sulampua (Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Tenggara) mengalami pertumbuhan secara tahunan (year-on-year/yoy) pada berbagai indikator utama.

  • Total Aset tumbuh sebesar 5,91 persen atau setara Rp11,44 triliun, sehingga totalnya menjadi Rp204,99 triliun.
  • Dana Pihak Ketiga (DPK) meningkat 6,55 persen atau sekitar Rp8,44 triliun, dengan total mencapai Rp137,34 triliun.
  • Penyaluran Kredit naik 3,76 persen atau Rp6,01 triliun, dengan total mencapai Rp165,78 triliun.

Dari sisi penggunaan, kredit produktif tumbuh tipis sebesar 0,20 persen menjadi Rp89,39 triliun, dengan rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) di angka 3,90 persen. Sementara itu, kredit konsumtif mencatatkan pertumbuhan tertinggi yakni 8,27 persen dengan total penyaluran mencapai Rp76,89 triliun dan rasio NPL yang lebih rendah, yaitu 1,65 persen.

“Rendahnya NPL baik untuk kredit produktif maupun konsumtif menunjukkan kualitas kredit yang masih terjaga dengan baik. Ini menjadi sinyal positif bagi keberlanjutan pertumbuhan ekonomi daerah,” jelas Muchlasin.

Dengan kinerja tersebut, OJK Sulselbar optimistis sektor jasa keuangan akan terus menjadi pilar penting dalam menjaga momentum pemulihan dan pertumbuhan ekonomi, khususnya di kawasan timur Indonesia. (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolsek Baru Ujung Pandang “Turun ke Jalanan”! Kunjungi KPJ Makassar, Ada Pesan Khusus untuk Para Pengamen
Pertamina Patra Niaga Perkuat Layanan di 14 Embarkasi Haji, Siapkan Lebih dari 80 Ribu Kilo Liter Avtur Untuk Kebutuhan Penerbangan Haji 2026
Level Up Kartini di KALLA; Peran Perempuan di Balik Bisnis Berkelanjutan
NIPAH PARK Gelar Donor Darah, Wujud Kepedulian Sosial di Momentum HUT ke-8
Kolaborasi Multi Pihak, Dorong Penguatan Regulasi Perlindungan Anak di Sulsel 
Milad ke-42, Sekolah Islam Athirah Usung Tema “Bersama Menginspirasi Bangsa”
Gelar Aksi Donor Darah, SMM Capital Group Kumpulkan 64 Kantong Darah
VASAKA HOTEL MAKASSAR RAYAKAN SEMANGAT HARI KARTINI MELALUI KEGIATAN POUND FIT UNTUK KARYAWAN
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 20:55 WITA

Kapolsek Baru Ujung Pandang “Turun ke Jalanan”! Kunjungi KPJ Makassar, Ada Pesan Khusus untuk Para Pengamen

Kamis, 23 April 2026 - 19:48 WITA

Pertamina Patra Niaga Perkuat Layanan di 14 Embarkasi Haji, Siapkan Lebih dari 80 Ribu Kilo Liter Avtur Untuk Kebutuhan Penerbangan Haji 2026

Kamis, 23 April 2026 - 18:49 WITA

Level Up Kartini di KALLA; Peran Perempuan di Balik Bisnis Berkelanjutan

Kamis, 23 April 2026 - 17:18 WITA

NIPAH PARK Gelar Donor Darah, Wujud Kepedulian Sosial di Momentum HUT ke-8

Kamis, 23 April 2026 - 17:13 WITA

Kolaborasi Multi Pihak, Dorong Penguatan Regulasi Perlindungan Anak di Sulsel 

Berita Terbaru