Sambut Hari Lingkungan Hidup, Menteri LH Daki Bawakaraeng dan Kampanyekan Anti Plastik

- Penulis

Sabtu, 31 Mei 2025 - 13:17 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

GOWA,FILALIN.COM,.– Menteri Lingkungan Hienteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq melakukan pendakian ke puncak Gunung Bawakaraeng, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, pada Sabtu (31/5). Aksi ini dilakukan dalam rangka menyambut Hari Lingkungan Hidup Sedunia (World Environment Day) yang jatuh pada 5 Juni mendatang, sekaligus menikmati keindahan alam ciptaan Allah SWT di kawasan Sulsel.

 

“Kami dari berbagai organisasi pencinta alam berkumpul dari beragam latar belakang untuk mendaki Gunung Bawakaraeng. Sepanjang perjalanan, kami juga akan melakukan aksi bersih-bersih sampah plastik,” ujar Hanif kepada wartawan di sela pendakian.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Aksi pendakian ini menjadi bagian dari kampanye global bertema End Plastic Pollution, yang menjadi fokus peringatan Hari Lingkungan Hidup tahun ini. Menteri Hanif menegaskan pentingnya kerja sama lintas komunitas dan wilayah dalam mengatasi krisis polusi plastik.

 

“Pendakian ini juga dilakukan di kawasan Taman Wisata Alam Malino. Kami ingin menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan bisa dilakukan di mana saja,” tambahnya.

 

Ia pun mengapresiasi partisipasi komunitas pecinta alam dan warga Sulsel dalam kegiatan ini. “Kami berterima kasih bisa berkumpul bersama teman-teman di Sulsel, saling menyemangati bahwa kita bisa mengakhiri polusi sampah plastik ini,” pungkas Hanif.

 

Gunung Bawakaraeng, yang berada di kawasan lindung Malino, yang berada di beberapa wilayah kabupaten seperti Kabupaten Gowa, Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba dan Sinjai. Ini menjadi salah satu destinasi pendakian populer di Sulsel dan juga dikenal sebagai kawasan hulu sejumlah sungai penting.

 

Gunung Bawakaraeng yang memiliki ketinggian sekitar 2.830 meter di atas permukaan laut, selama ini menjadi simbol penting bagi masyarakat setempat, tidak hanya dari sisi ekologi tetapi juga budaya. (*)

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rapimnas Forkonas PP DOB, Hasbi Syamsu Ali Bawa Aspirasi 4 CDOB dan Provinsi Luwu Raya
PJM Dukung Penyesuaian SOP Pemanduan Kapal di Perairan Wajib Pandu Kelas II Kijang
Buka ASC Vol. 5, OSIS SMA Islam Athirah Makassar Rangkul PMI Gelar Donor Darah
Pelita SDN Borong Makassar, Cara Sekolah Hidupkan Literasi
Dari Ikatan Kain Menjadi Karya Bermakna, GMTD Hadirkan Tabung Karya Vol. 5 Bersama 45 Perempuan Penyandang Disabilitas
SD Negeri Borong Dorong Budaya Literasi Siswa Lewat Membaca dan Menulis
Jelang HUT ke-26, Mal Ratu Indah Hadirkan Artcade sebagai Ruang Kreatif dan Komunitas
Peringati World Heart Day 2026, Bukit Baruga Hadirkan Pemeriksaan dan Edukasi Kesehatan Jantung Gratis
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 18:00 WITA

Rapimnas Forkonas PP DOB, Hasbi Syamsu Ali Bawa Aspirasi 4 CDOB dan Provinsi Luwu Raya

Selasa, 29 September 2026 - 17:31 WITA

PJM Dukung Penyesuaian SOP Pemanduan Kapal di Perairan Wajib Pandu Kelas II Kijang

Selasa, 29 September 2026 - 12:07 WITA

Buka ASC Vol. 5, OSIS SMA Islam Athirah Makassar Rangkul PMI Gelar Donor Darah

Selasa, 29 September 2026 - 11:04 WITA

Pelita SDN Borong Makassar, Cara Sekolah Hidupkan Literasi

Senin, 28 September 2026 - 20:24 WITA

Dari Ikatan Kain Menjadi Karya Bermakna, GMTD Hadirkan Tabung Karya Vol. 5 Bersama 45 Perempuan Penyandang Disabilitas

Berita Terbaru

Berita

Pelita SDN Borong Makassar, Cara Sekolah Hidupkan Literasi

Selasa, 29 Sep 2026 - 11:04 WITA