Menkomdigi Mutia Viahafid: 4.800 Akses Internet Dihadirkan di Sulawesi, Fokus pada Perlindungan Anak di Era AI

- Penulis

Senin, 16 Juni 2025 - 11:30 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

0-0x0-0-0#

i

0-0x0-0-0#

MAKASSAR,FILALIN.COM,  — Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Mutia Viahafid menegaskan komitmen pemerintah dalam percepatan pembangunan infrastruktur digital, khususnya di kawasan timur Indonesia, termasuk Sulawesi Selatan. Hal ini disampaikan dalam sambutannya pada acara HIPMI x MVT Connect 2025 yang mengangkat tema “Beyond Limits: AI for Next Gen Digital Transformation”, di Hotel Claro Makassar, Senin (16/6).

Mutia mengungkapkan bahwa selama dua tahun terakhir, Kementerian Komunikasi dan Digital telah menghadirkan lebih dari 4.800 titik akses internet di wilayah Sulawesi, sebagai bagian dari pemerataan digitalisasi. Meski belum dirinci secara spesifik titiknya, ia berharap akses di Sulawesi Selatan dapat terus ditingkatkan, dengan dukungan dari pemerintah daerah dan sektor swasta.

“Kita ingin membangun bersama-sama, karena tidak semua operator mau masuk ke daerah yang dianggap tidak terlalu ‘gemuk’. Tapi justru daerah seperti ini yang perlu kita dorong,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pentingnya Infrastruktur dan Keamanan Digital

Mutia juga menyoroti pentingnya infrastruktur digital yang dibarengi dengan keamanan digital dan pengawasan konten. Ia menyinggung fenomena negatif seperti judi online dan adiksi digital yang kini merambah hingga ke desa-desa.

“Ada satu desa di mana warganya dulunya petani, kini kehilangan pekerjaan karena terjerat judi online. Ini yang harus kita jaga bersama,” katanya prihatin.

Menurut Mutia, perkembangan teknologi seperti kecerdasan buatan (AI) bisa berdampak ganda—positif maupun negatif. Oleh karena itu, pengawasan terhadap ruang digital dan penyaringan konten harus semakin diperkuat.

Melindungi Anak dari Bahaya Digital

Poin krusial lainnya yang disampaikan Mutia adalah perlindungan anak-anak di ranah digital. Berdasarkan data, lebih dari 60% anak dan remaja Indonesia telah aktif di media sosial. Bahkan, sekitar 48% pengguna internet di Indonesia adalah anak-anak di bawah usia 18 tahun.

“Kalau mereka tidak diberikan batasan waktu dan panduan penggunaan, ini bisa jadi bencana,” tegas Mutia.

Menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo, pemerintah telah menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) terkait perlindungan anak di ruang digital, termasuk penundaan usia minimum untuk membuat akun media sosial.

“Usia minimal penggunaan akun media sosial akan dinaikkan secara bertahap, dengan batas awal 13 tahun. Namun kami juga tengah mengkaji penerapan usia ideal antara 16–18 tahun,” ungkapnya.

Bahkan, Mutia membuka peluang penerapan aturan larangan penggunaan ponsel bagi siswa di sekolah, seperti yang sudah diterapkan di sejumlah negara Eropa, demi menekan dampak adiksi digital.

“Kalau anak-anak sudah pegang HP terus, akan sulit menegakkan aturan. Peran orang tua dan sekolah sangat penting,” imbuhnya.

Organisasi dan Aktivitas Positif sebagai Solusi

Mutia turut mendorong generasi muda untuk aktif berorganisasi sebagai cara sehat mengelola waktu dan menjauhi konten digital yang tidak bermanfaat.

“Saya senang melihat anak-anak yang aktif di organisasi, karena paling tidak waktu untuk scrolling jadi berkurang,” tutupnya. (*)

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SD Negeri Borong Dorong Budaya Literasi Siswa Lewat Membaca dan Menulis
Jelang HUT ke-26, Mal Ratu Indah Hadirkan Artcade sebagai Ruang Kreatif dan Komunitas
Peringati World Heart Day 2026, Bukit Baruga Hadirkan Pemeriksaan dan Edukasi Kesehatan Jantung Gratis
Serunya Belajar Menulis di Sekolah Bersama Kak Ahmad
Pelindo Group Wilayah Makassar Sambut Hari Pelindo Lewat Turnamen Padel
Borong Lima Medali, Siswi SD Islam Athirah 2 Dinobatkan Perenang Terbaik ANS 2026
Pegadaian Salurkan Bantuan Perlengkapan Sekolah bagi Anak Berprestasi dan Kurang Mampu di Pulau Barrang Lompo
Direksi dan Komisaris PT Pelindo Jasa Maritim Lakukan Management Walkthrough di Pulau Nipa, Pastikan Kesiapan Operasional STS Nipa
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 17:26 WITA

SD Negeri Borong Dorong Budaya Literasi Siswa Lewat Membaca dan Menulis

Senin, 28 September 2026 - 16:10 WITA

Jelang HUT ke-26, Mal Ratu Indah Hadirkan Artcade sebagai Ruang Kreatif dan Komunitas

Senin, 28 September 2026 - 16:07 WITA

Peringati World Heart Day 2026, Bukit Baruga Hadirkan Pemeriksaan dan Edukasi Kesehatan Jantung Gratis

Senin, 28 September 2026 - 14:32 WITA

Serunya Belajar Menulis di Sekolah Bersama Kak Ahmad

Senin, 28 September 2026 - 14:06 WITA

Pelindo Group Wilayah Makassar Sambut Hari Pelindo Lewat Turnamen Padel

Berita Terbaru

0-3248x1440-0-0-{}-0-24#

Berita

Serunya Belajar Menulis di Sekolah Bersama Kak Ahmad

Senin, 28 Sep 2026 - 14:32 WITA