Kalla Institute Ajak Masyarakat Daur Ulang Minyak Jelantah Lewat Sustainable Workshop

- Penulis

Rabu, 9 Juli 2025 - 18:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM, –Kalla Institute terus menunjukkan komitmennya terhadap keberlanjutan lingkungan. Kali ini, melalui kegiatan Sustainable Workshop bertajuk “Pembuatan Lilin Estetik dengan Minyak Jelantah”. Dimana kegiatan ini ini mengajak masyarakat untuk mengelola limbah rumah tangga menjadi produk bernilai guna dan ekonomi.

Bekerja sama dengan Artcraft by Artani, workshop digelar di Working Space pada awal Juli lantai 6 Kalla Institute dan diikuti oleh peserta dari berbagai kalangan, termasuk mahasiswa, dosen, tenaga pendidik, hingga masyarakat umum. Kegiatan ini terbuka secara gratis.

Workshop ini menjadi bukti nyata bahwa pendekatan kreatif dapat diterapkan dalam menjawab isu lingkungan. Minyak jelantah, yang kerap dianggap limbah tak berguna, disulap menjadi lilin aromaterapi estetik yang ramah lingkungan dan memiliki nilai jual.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Melalui workshop ini, kami ingin mengajak seluruh sivitas akademika dan masyarakat untuk lebih sadar bahwa mendaur ulang limbah tidak harus rumit atau berskala besar. Kita bisa mulai dari hal kecil, seperti memanfaatkan minyak goreng bekas di rumah,” ujar Syareevah Vie Alhabsyi, perwakilan Artani.

Selain belajar teknik pembuatan lilin dari minyak jelantah, peserta juga mendapatkan pemahaman tentang pentingnya pengelolaan limbah serta potensi usaha kreatif berbasis gaya hidup berkelanjutan (eco-living).

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian perayaan Dies Natalis ke-6 Kalla Institute. Penanggung jawab kegiatan sekaligus dosen Prodi Manajemen Retail Kalla Institute, Fitriyani, S.E., M.M., menyampaikan bahwa pihaknya ingin membangun kesadaran lingkungan sejak dini melalui pendekatan edukatif dan aplikatif.

“Kami ingin membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan mampu memberikan solusi berkelanjutan bagi masa depan,” tuturnya.

Antusiasme peserta terlihat dari karya lilin yang dihasilkan beragam bentuk, aroma khas, dan tentunya ramah lingkungan. Kalla Institute berharap, kegiatan ini dapat menginspirasi lebih banyak inisiatif hijau lainnya yang dimulai dari rumah masing-masing. (*)

 

 

 

 

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jadikan Aset, Banyak Keluarga Di Makassar Pilih Toyota Hybrid
Irit, Hemat, dan Safety, Kapolres Gowa Pilih Toyota Innova Zenix Hybrid Jadi Kendaraan Dinas
KRS Ramadhan, Kemenag Makassar Gandeng Masjid Al-Markas Al-Islami Perkuat Ketahanan Keluarga
Ramadan Bareng Tring, Pegadaian Kanwil VI SulselBarRa Maluku Gaungkan Aplikasi Digital dan Serahkan Hadiah Badai Emas
Santri Sulsel Naik Kelas! BI Cetak Dai Ekonomi Syariah Siap Tembus FESyar KTI
Sektor Jasa Keuangan Sulsel Tembus Rp214 Triliun, OJK Beberkan Fakta Mengejutkan di Balik Lonjakan Investor 31%
Tebar Kebaikan di Bulan Suci, Pegadaian SulSelBarRa Maluku Santuni Anak Panti di Mall Panakkukang
Polres Gowa Turunkan Personel Turjawali, Ibadah Minggu di Sejumlah Gereja Berlangsung Aman dan Kondusif
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 07:30 WITA

Jadikan Aset, Banyak Keluarga Di Makassar Pilih Toyota Hybrid

Senin, 2 Maret 2026 - 07:14 WITA

Irit, Hemat, dan Safety, Kapolres Gowa Pilih Toyota Innova Zenix Hybrid Jadi Kendaraan Dinas

Minggu, 1 Maret 2026 - 22:41 WITA

KRS Ramadhan, Kemenag Makassar Gandeng Masjid Al-Markas Al-Islami Perkuat Ketahanan Keluarga

Minggu, 1 Maret 2026 - 22:36 WITA

Ramadan Bareng Tring, Pegadaian Kanwil VI SulselBarRa Maluku Gaungkan Aplikasi Digital dan Serahkan Hadiah Badai Emas

Minggu, 1 Maret 2026 - 20:14 WITA

Santri Sulsel Naik Kelas! BI Cetak Dai Ekonomi Syariah Siap Tembus FESyar KTI

Berita Terbaru