Bank Indonesia Gandeng Kreator Konten Perkuat Literasi Ekonomi Syariah Jelang FESyar KTI 2026

- Penulis

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:43 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

0-3248x1440-0-0-{}-0-24#

i

0-3248x1440-0-0-{}-0-24#

MAKASSAR,FILALIN.COM, – Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan menggandeng puluhan kreator konten dan insan media dalam kegiatan Training of Trainers (ToT) Konten Ekonomi Syariah Road to Festival Ekonomi Syariah Kawasan Timur Indonesia (FESyar KTI) 2026 di Balai Phinisi, Makassar, Rabu, 8 Juni 2026.

 

Kepala Divisi Implementasi Kebijakan Sistem Pembayaran dan Pengelolaan Uang Rupiah Bank Indonesia Sulawesi Selatan, Asnawi Gantina, mengatakan penguatan literasi ekonomi dan keuangan syariah perlu mengikuti perubahan pola konsumsi informasi masyarakat yang kini semakin bergeser ke platform digital.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Kalau dulu masyarakat membaca koran atau menonton televisi, sekarang mereka lebih banyak terpapar media digital. Karena itu penyampaian informasi ekonomi dan keuangan syariah juga harus dilakukan dengan pendekatan yang lebih kreatif, relevan, dan mudah dipahami,” kata Asnawi.

 

Menurut dia, keberhasilan komunikasi tidak hanya ditentukan oleh kualitas konten, tetapi juga konteks yang menyertainya. Ketidaksesuaian antara konten dan konteks, kata dia, kerap memicu kesalahpahaman dan mengurangi efektivitas komunikasi publik.

 

“Konten yang kuat tidak selalu efektif tanpa dukungan konteks yang tepat. Karena itu kami mengajak kreator konten dan media untuk tidak hanya menghasilkan konten yang menarik, tetapi juga mampu menyisipkan pesan-pesan ekonomi dan keuangan syariah,” ujarnya.

 

Asnawi mencontohkan, konten ulasan kuliner atau restoran dapat dikembangkan dengan memasukkan informasi mengenai sertifikasi halal. Langkah tersebut dinilai dapat membantu memperluas pemahaman masyarakat mengenai ekosistem halal yang tengah didorong Bank Indonesia.

 

Ia mengatakan penguatan ekosistem halal tidak hanya menyangkut produk akhir yang dikonsumsi masyarakat, tetapi juga seluruh rantai produksinya. “Kita ingin ekosistem halal berjalan dari hulu sampai hilir. Halal lifestyle diharapkan menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat Sulawesi Selatan,” katanya.

 

Dalam kesempatan itu, Asnawi juga mengumumkan bahwa FESyar KTI 2026 akan digelar di Mataram, Nusa Tenggara Barat, pada Juli mendatang. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Bank Indonesia mendorong Indonesia sebagai pusat ekonomi dan keuangan syariah dunia.

 

Sementara itu, narasumber ToT, Dr. Nasrullah, menjelaskan bahwa ekonomi syariah pada dasarnya merupakan aktivitas ekonomi untuk memenuhi kebutuhan manusia yang dilakukan sesuai dengan prinsip-prinsip syariat Islam.

 

“Semua manusia melakukan aktivitas ekonomi untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Dalam perspektif Islam, ketika aktivitas itu dilakukan sesuai dengan ajaran Islam, maka itulah yang disebut ekonomi Islam,” ujar Nasrullah.

 

Menurut dia, konsep ekonomi syariah tidak terbatas pada umat Islam. Seseorang yang memanfaatkan layanan perbankan syariah atau mengonsumsi produk halal tidak harus beragama Islam. Yang menjadi pembeda adalah kesesuaian aktivitas ekonomi tersebut dengan prinsip-prinsip syariah.

 

Nasrullah menilai kreator konten memiliki peran strategis dalam memperluas pemahaman masyarakat mengenai ekonomi dan keuangan syariah. Melalui konten digital yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, isu-isu seperti produk halal, gaya hidup halal, hingga layanan keuangan syariah dapat disampaikan secara lebih efektif kepada publik.

 

Kegiatan ToT tersebut diikuti para kreator konten dan perwakilan media dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan sebagai bagian dari rangkaian Road to FESyar KTI 2026. (*)

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIT Buka PKKMB Fakultas Psikologi, Tekankan Pentingnya Integritas dan Adaptasi Mahasiswa Baru
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Tegaskan Komitmen Penyaluran BBM Sesuai Ketentuan di SPBU Massila, Pinrang
Ketika Aktivitas Petani Mulai Dicatat Secara Digital
ISFO 2026 Diikuti 11.952 Peserta, OJK Dorong Generasi Muda Jadi Penggerak Ekonomi Syariah
Sinergi dan Inovasi Antarkan Sulsel Raih Prestasi TPID Award dan TP2DD Championship 2026
SD Inpres Tello Baru 2 Kembangkan Inovasi Berlayar
Rutin Gelar Donor Darah, UIT Makassar Sabet Penghargaan Kemanusiaan dari PMI Sulsel
Siswa SMA Islam Athirah Bone Raih Tiga Prestasi di Alkali Contest 2026 UIN Alauddin Makassar
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 20:50 WITA

Rektor UIT Buka PKKMB Fakultas Psikologi, Tekankan Pentingnya Integritas dan Adaptasi Mahasiswa Baru

Sabtu, 26 September 2026 - 20:17 WITA

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Tegaskan Komitmen Penyaluran BBM Sesuai Ketentuan di SPBU Massila, Pinrang

Sabtu, 26 September 2026 - 19:03 WITA

Ketika Aktivitas Petani Mulai Dicatat Secara Digital

Sabtu, 26 September 2026 - 17:30 WITA

ISFO 2026 Diikuti 11.952 Peserta, OJK Dorong Generasi Muda Jadi Penggerak Ekonomi Syariah

Sabtu, 26 September 2026 - 06:00 WITA

Sinergi dan Inovasi Antarkan Sulsel Raih Prestasi TPID Award dan TP2DD Championship 2026

Berita Terbaru

Berita

Ketika Aktivitas Petani Mulai Dicatat Secara Digital

Sabtu, 26 Sep 2026 - 19:03 WITA