Sesmenkop Tinjau Koperasi Merah Putih di Sulawesi, Pertamina Patra Niaga Sulawesi Siap Kawal Ekonomi Desa

- Penulis

Rabu, 24 September 2025 - 07:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM, — Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi semakin menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ekonomi desa melalui program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP). Program ini mendapat perhatian besar dengan hadirnya Sekertaris Kementerian Koperasi (Sesmenkop), Ahmad Zabadi, dalam kegiatan sosialisasi yang digelar di Kantor Unit Pertamina Patra Niaga Sulawesi, serta dilanjutkan dengan kunjungan ke KDMP Aeng Batu-Batu di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan.

 

Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan inisiatif strategis pemerintah yang diarahkan untuk memperkuat peran koperasi sebagai sokoguru perekonomian rakyat di tingkat desa dan kelurahan. Melalui kebijakan ini, koperasi tidak hanya diposisikan sebagai wadah usaha bersama, tetapi juga sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat, penyedia kebutuhan dasar, dan penghubung rantai pasok antara produksi rakyat dengan pasar yang lebih luas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Dalam sambutannya, Sesmenkop RI, Ahmad Zabadi, menyampaikan harapan dan target dari KDMP ini. “Melalui forum ini kami berkoordinasi dengan dinas koperasi provinsi, kabupaten/kota, serta mitra BUMN seperti perbankan, pangan, energi hingga logistik untuk mendorong percepatan program Koperasi Desa Merah Putih. Dalam 1–2 minggu ke depan, kami harapkan pemerintah daerah segera melakukan sosialisasi dan pendampingan, khususnya terkait akses pembiayaan dari Himbara.” ujarnya.

 

Sesmenkop juga menegaskan bahwa koperasi juga perlu segera menyiapkan proposal bisnis agar bisa diproses lebih cepat. “Oktober nanti, kami targetkan akselerasi semakin masif dengan menghadirkan prototype koperasi yang siap menjadi role model. Seluruh proses ini dijalankan secara transparan dan akuntabel melalui SIMKOPDES, sehingga koperasi yang terdaftar dapat langsung terhubung dengan sumber pembiayaan dan dukungan lainnya,” tambahnya.

 

 

Ketua Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Aeng Batu-batu, Muhammad Ayub Darwis, menyampaikan bahwa hadirnya Outlet LPG KDMP di desanya mempermudah masyarakat memperoleh gas dengan harga sesuai HET, yakni Rp18.500 per tabung. “Sebelumnya, warga harus membeli dengan harga Rp20.000 hingga Rp25.000 per tabung. Kehadiran Outlet LPG KDMP Aeng Batu-Batu ini juga diharapkan dapat mengurangi praktik permainan harga oleh oknum pemasok,” ungkap Darwis.

 

Salah satu warga Desa Aeng Batu-batu, Ratu, mengaku sangat terbantu sejak adanya Outlet LPG KDMP Aeng Batu-Batu. “Harga gas kini lebih murah dibanding sebelumnya yang dijual eceran Rp 20.000 per tabung. Kami berharap keberadaan Outlet LPG KDMP Aeng Batu-Batu ini dapat terus berlanjut, karena sangat meringankan kebutuhan ibu-ibu di desa,” ujar Ratu.

 

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Fanda Chrismianto, menjelaskan bahwa program ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu mendukung pertumbuhan ekonomi inklusif dan membangun komunitas berkelanjutan. “Melalui Koperasi Merah Putih, Pertamina berupaya menghadirkan energi yang tidak hanya menggerakkan roda perekonomian, tetapi juga memperkuat solidaritas sosial dan kemandirian desa,” ungkapnya.

 

Kegiatan sosialisasi ini juga dihadiri oleh Kepala Dinas Provinsi, Kabupaten, dan Kota se-Provinsi Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Maluku, Papua, Papua Tengah, serta Papua Barat Daya, bersama pemangku kepentingan lainnya. Kehadiran mereka memperlihatkan dukungan lintas wilayah untuk bersama-sama memperkuat peran koperasi dalam pembangunan ekonomi desa.

 

Melalui sosialisasi ini, pemerintah ingin menyampaikan arah kebijakan, strategi implementasi, serta tata kelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sesuai dengan Perpres Nomor 9 Tahun 2025 dan Inpres Nomor 9 Tahun 2025. Kegiatan ini juga menjadi wadah sinergi lintas kementerian, lembaga, pemerintah daerah, BUMN, serta masyarakat untuk mengidentifikasi potensi, tantangan, dan kebutuhan di setiap daerah agar kebijakan dapat diimplementasikan tepat sasaran.

 

Penerima manfaat dari program ini mencakup pemerintah daerah yang memperoleh penguatan kelembagaan, koperasi desa/kelurahan sebagai motor penggerak ekonomi lokal, serta masyarakat desa dan kelurahan yang merasakan langsung peningkatan kesejahteraan. Selain itu, kementerian/lembaga terkait, BUMN, dan lembaga keuangan juga memperoleh manfaat melalui terciptanya ekosistem kolaboratif dalam mendukung pertumbuhan usaha berbasis koperasi. (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Luncurkan Bright Gas untuk Petani di Gowa, Hadirkan Energi Alternatif bagi Pompa Irigasi
Literasi dan Inklusi Keuangan Indonesia Lampaui Target RPJMN 2029
PERINGATI HUT RI ke-81, SMM CAPITAL GROUP KEMBALI GELAR AKSI DONOR DARAH
Bukan Sekadar Prompting, DekatLokal Ajak Mahasiswa Gunakan AI untuk Selesaikan Masalah Nyata UMKM
Kalla Toyota Catat Penjualan Rp12,55 Miliar hingga Juli 2026, Hybrid Tumbuh 107 Persen
PJM dan TNI AL Perkuat Sinergi, Delapan Perwira TNI AL Ikuti Pendidikan Pandu Tingkat II
PT Sentralsari Primasentosa Salurkan Bantuan Air Minum Cleo Dukung Siaga Merah Putih di Gunung Bawakaraeng
Audiensi Bersama Wali Kota Makassar, OPDIS SD Islam Athirah Makassar Sampaikan Program Pilah Sampah
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:57 WITA

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Luncurkan Bright Gas untuk Petani di Gowa, Hadirkan Energi Alternatif bagi Pompa Irigasi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:26 WITA

Literasi dan Inklusi Keuangan Indonesia Lampaui Target RPJMN 2029

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:02 WITA

PERINGATI HUT RI ke-81, SMM CAPITAL GROUP KEMBALI GELAR AKSI DONOR DARAH

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:23 WITA

Bukan Sekadar Prompting, DekatLokal Ajak Mahasiswa Gunakan AI untuk Selesaikan Masalah Nyata UMKM

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:18 WITA

Kalla Toyota Catat Penjualan Rp12,55 Miliar hingga Juli 2026, Hybrid Tumbuh 107 Persen

Berita Terbaru