MAKASSAR,FILALIN.COM,. – Ikatan Keluarga Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (IKA FEBI) UIN Alauddin Makassar sukses melaksanakan Musyawarah Besar (MUBES) Alumni pada Sabtu, 6 Maret 2026. Kegiatan ini dirangkaikan dengan buka puasa bersama yang berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan, serta dihadiri oleh para alumni dari berbagai angkatan.
Musyawarah Besar ini menjadi momentum penting bagi para alumni untuk memperkuat silaturahmi sekaligus merumuskan arah gerak organisasi alumni dalam mendukung pengembangan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Alauddin Makassar ke depan.
Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Dewan Pengurus Pusat Ikatan Alumni (DPP IKA) UIN Alauddin Makassar yang diwakili oleh Prof. Dr. Hasanuddin selaku Wakil DPP IKA Alumni UIN Alauddin Makassar. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya forum alumni yang dinilai sangat penting dalam memperkuat jaringan alumni serta meningkatkan kontribusi mereka terhadap pengembangan institusi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Alauddin Makassar, Prof. Dr. Amiruddin, M.E.I, yang juga memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Musyawarah Besar tersebut. Ia menilai bahwa tingginya antusiasme alumni menunjukkan kuatnya ikatan emosional alumni terhadap fakultas.
“Saya sangat mengapresiasi pelaksanaan MUBES ini. Proses yang berlangsung menunjukkan semangat demokrasi dan partisipasi yang luar biasa dari para alumni. Terlebih lagi dengan hadirnya tujuh kandidat ketua alumni, yang menunjukkan tingginya kepedulian dan komitmen alumni untuk berkontribusi bagi kemajuan FEBI UIN Alauddin Makassar,” ujar Prof. Dr. Hasanuddin, S.Ag., M.Ag.
Setelah melalui proses musyawarah yang berlangsung secara demokratis dan penuh kekeluargaan, forum akhirnya menetapkan Saudari Mega Oktaviani, Ph.D. sebagai Ketua IKA FEBI UIN Alauddin Makassar periode selanjutnya. Mega Oktaviani dikenal sebagai pendiri KSEI FORKEIS sekaligus alumni Ekonomi Islam angkatan 2007, yang selama ini aktif dalam pengembangan kajian ekonomi Islam serta penguatan jaringan alumni.
Ketua IKA FEBI sebelumnya, Adi Putra, M.M., dalam kesempatan tersebut menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya terhadap keterlibatan aktif para alumni dalam kegiatan Musyawarah Besar tersebut.
“Saya sangat bangga melihat antusiasme para alumni dari berbagai angkatan yang hadir dalam kegiatan ini. Hal ini menunjukkan bahwa FEBI bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi juga menjadi rumah besar yang terus menghubungkan para alumni dalam semangat kebersamaan dan kontribusi,” ungkap Adi Putra.
Sementara itu, Ketua IKA FEBI UIN Alauddin Makassar terpilih, Mega Oktaviani, Ph.D., dalam sambutannya menegaskan pentingnya membangun sinergi yang kuat antara alumni dan civitas akademika fakultas. Ia menyampaikan komitmennya untuk mendorong kolaborasi yang lebih intens antara alumni dengan pihak fakultas dalam berbagai bidang, baik akademik, profesional, maupun pengabdian kepada masyarakat.
“Ke depan, kita perlu memperkuat kolaborasi antara alumni dan civitas akademika FEBI. Alumni memiliki potensi besar untuk memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan fakultas. Oleh karena itu, solidaritas antar alumni harus terus diperkuat, sehingga kita dapat bersama-sama menghadirkan dampak yang lebih luas bagi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Alauddin Makassar,” ujar Mega Oktaviani.
Melalui Musyawarah Besar ini, diharapkan IKA FEBI UIN Alauddin Makassar dapat semakin solid, aktif, dan berperan strategis dalam mendukung pengembangan keilmuan ekonomi dan bisnis Islam, sekaligus memperkuat kontribusi alumni bagi kemajuan fakultas dan masyarakat secara luas. (*)





















