UIT Gandeng BRIN, Perkuat Riset dan Pengembangan SDM

- Penulis

Selasa, 9 Juni 2026 - 14:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM,  – Universitas Indonesia Timur (UIT) terus memperkuat komitmennya dalam pengembangan riset dan inovasi. Komitmen itu ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara UIT dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang berlangsung di Kampus V UIT, Jalan Abdul Kadir No. 70, Makassar, Selasa (9/6/2026).

 

Penandatanganan MoU tersebut dilakukan langsung oleh pihak Rektor UIT Dr.Abdul Rahman, S.Pt, SE, MM, M.Kes dan Deputi Bidang Sumber Daya Manusia Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (SDM IPTEK) BRIN, Edy Giri Rachman Putra, Ph.D. Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekosistem riset, inovasi, dan pengembangan sumber daya manusia di lingkungan perguruan tinggi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Rektor UIT, Dr. Abdul Rahman, S.Pt, SE., MM M.Kes., mengatakan kerja sama tersebut merupakan peluang besar bagi kampus untuk meningkatkan kualitas penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta mendorong lahirnya berbagai inovasi yang berdampak luas.

 

“Ini menjadi langkah awal untuk pengembangan sumber daya manusia di Universitas Indonesia Timur, khususnya dalam bidang riset, pengabdian kepada masyarakat, dan inovasi,” ujar Abdul Rahman.

 

Ia mengungkapkan, UIT sebelumnya tercatat sebagai perguruan tinggi penerima hibah penelitian terbanyak pada klaster Pratama di LLDIKTI Wilayah IX.

 

“Yang pertama ingin kami wujudkan adalah peningkatan riset para dosen, kemudian pengabdian kepada masyarakat, serta peningkatan capaian hak intelektual. Hasil-hasil penelitian itu nantinya harus memberikan manfaat nyata,” jelasnya.

 

Sementara itu, Deputi Bidang SDM IPTEK BRIN, Edy Giri Rachman Putra Ph.D, menegaskan perguruan tinggi merupakan mitra utama BRIN dalam upaya memperkuat ekosistem riset dan inovasi nasional.

 

Menurutnya, Indonesia membutuhkan lebih banyak sumber daya manusia yang terlibat dalam aktivitas penelitian dan inovasi. Karena itu, sinergi dengan perguruan tinggi menjadi kebutuhan yang tidak bisa dihindari.

 

“Talenta-talenta terbaik itu banyak berada di perguruan tinggi. Karena itu BRIN tidak bisa bekerja sendiri. Kami harus berkolaborasi dengan kampus untuk memperkuat kapasitas SDM riset dan inovasi nasional,” ujarnya.

 

Ia menekankan bahwa hasil penelitian tidak boleh berhenti pada publikasi ilmiah atau jurnal semata, melainkan harus mampu memberikan manfaat nyata.

 

Selain pendanaan, BRIN juga membuka peluang bagi mahasiswa untuk mengikuti berbagai program pengembangan kapasitas, seperti magang riset, tugas akhir, hingga program pendidikan S2 dan S3 yang terintegrasi dengan kegiatan penelitian.

 

Pada kesempatan yang sama, Wakil Rektor IV Bidang Kerja Sama UIT, Dr. Ir. Affandy Agusman Aris, S.T., M.T., M.M., M.H., berharap hasil-hasil penelitian yang lahir dari kerja sama tersebut tidak hanya menjadi dokumen akademik, tetapi mampu dikembangkan menjadi produk yang bermanfaat bagi masyarakat maupun dunia industri.

 

Lebih jauh, Affandy meyakini kerja sama dengan BRIN juga akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia dan akreditasi institusi di Universitas Indonesia Timur.

 

“Ini peluang besar yang harus dimaksimalkan. Dengan kolaborasi yang kuat bersama BRIN, kualitas penelitian dosen dan mahasiswa akan meningkat, sekaligus mendukung penguatan akreditasi kampus ke depan,” pungkasnya.

 

Ketua Yayasan Indonesia Timur, H. Haruna, M.A., MBA., S.E., M.M., menyambut positif terjalinnya kerja sama antara UIT dan BRIN. Menurutnya, nota kesepahaman tersebut harus ditindaklanjuti dengan program-program konkret yang memberikan manfaat bagi sivitas akademika maupun masyarakat luas.

 

“Kerja sama ini harus mampu menjawab bagaimana rencana kerja ke depan yang berdampak nyata. Manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh dosen dan mahasiswa, tetapi juga oleh masyarakat melalui hasil-hasil riset yang dapat diterapkan secara langsung,” ujar H. Haruna.

 

Penandatanganan MoU ini turut dihadiri Badan Pengawas, Wakil Ketua Yayasan, Para Wakil Rektor, Direktur PPs, Dekan, Ka.Prodi, Kepala Biro, Kepala Lembaga, dan Tendik.

 

(*/Humas UIT/ Beddu Lahi).

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

OJK Panggil Toyota Astra Financial Services Terkait Dugaan Penagihan Kredit dengan Kekerasan di Serang
Pelindo dan PT Pelabuhan Samudera Palaran Perkuat Tata Kelola Operasional Terminal Petikemas
Dukung Ketahanan Pangan, Kasat Binmas Polres Gowa Ikuti Penilaian Lomba P2B Tingkat Polda Sulsel
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Tindak Lanjuti Informasi Terkait Penyaluran Biosolar di SPBU Ujung Bulu Parepare
Menembus Batas: Ketangguhan Toyota yang Diwariskan dari Generasi ke Generasi
Mayor Inf Nizam: Ketahanan Negara Berawal dari Kekuatan TNI Bersama Rakyat
Mahasiswa Jurnalistik UIN Alauddin Belajar dan Praktik Siaran Radio di Raz FM Makassar
Juli 2026 Harga Naik! Kalla Toyota Ajak Pelanggan Ambil Keputusan Cerdas di Bulan Juni
Berita ini 7 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:06 WITA

OJK Panggil Toyota Astra Financial Services Terkait Dugaan Penagihan Kredit dengan Kekerasan di Serang

Selasa, 9 Juni 2026 - 14:38 WITA

UIT Gandeng BRIN, Perkuat Riset dan Pengembangan SDM

Selasa, 9 Juni 2026 - 14:00 WITA

Pelindo dan PT Pelabuhan Samudera Palaran Perkuat Tata Kelola Operasional Terminal Petikemas

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:23 WITA

Dukung Ketahanan Pangan, Kasat Binmas Polres Gowa Ikuti Penilaian Lomba P2B Tingkat Polda Sulsel

Senin, 8 Juni 2026 - 14:05 WITA

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Tindak Lanjuti Informasi Terkait Penyaluran Biosolar di SPBU Ujung Bulu Parepare

Berita Terbaru

Berita

UIT Gandeng BRIN, Perkuat Riset dan Pengembangan SDM

Selasa, 9 Jun 2026 - 14:38 WITA