Hati-Hati, Kulit Kering Ternyata Berbahaya Loh!

- Penulis

Sabtu, 7 Januari 2023 - 21:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ist/int).

i

(ist/int).

FILALIN, JAKARTA – Jangan sepelekan kulit kering. Kondisi seperti ini bisa menimbulkan resiko rentan terhadapkuman dan penyebab penyakit lainya.

Dikutip dari laman Hellosehat.com, kulit yang mengalami Xerosis cenderung lebih sensitive dan rentan terhadap kerusakan. Jika kulit anda amat kering dan tidak dirawat, ada sederet komplikasi yang mengintai, mulai dari infeksi bakteri, eksim (dermatitis atopic), hingga retakan kulit yang berdarah.

Lantas bagaimana cara mengengetahui resiko kulit kering? Yuk simak penjelasan berikut:

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga: Setia Hingga Akhir… Dua Sejoli Kompak Tenggak Racun

1. Menyebabkan Penuaan Dini

Kulit kering sangat mudah untuk terjadinya penuaan dini. Faktor pemicu kurang mengkonsumsi air mineral, terlalu berada di ruangan ber-AC, sering mandi air panas, hingga pengelupasan pada kulit. Dengan itu kulit membutuhkan pelembab, Istrahat yang cukup, serta olahraga ringan setiap hari.

2. Menyebabkan Penyakit Eksim (Dermatitis Atopic)

Eksim adalah penyakit kulit kronis (menahun) . Penyakit ini dapat membuat kulit merah meredang, bengkak, gatal, dan pecah-pecah. Bahkan, menggagu tidur dan aktifitas sehari-hari.

Baca Juga: Para Pejabat Utama Kabupaten Maros Pantau Kondisi Longsor di Desa Rompegading

Untuk menghindari munculnya penyakit eksim. Anda bisa hindari produk yang menimbulkan alergi pada kulit. Misalnya aksesoris, produk-produk yang mengandung zat pewangi, dan pembersih sejenisnya.

3. Faktor Rasial Terhadap Sifat Kulit

Meskipun kulit kering dapat ditemukan pada setiap ras namun tingkat keparahan xerosis dapat sangat bervariasi.

Melansir dari Majalah Farmasetika, Pengaruh ras terhadap sifat kulit. Beberapa dekade terakhir, telah dilakukan penelitian mengenai kelompok berdasarkan ras.

Perbedaan yang sangat jelas, yaitu dalam warna kulit sekunder terhadap keberadaan melanin. yang terkait dengan paparan sinar matahari. Beberapa penelitian juga menggambarkan pengaruh pigmentasi kulit karena faktor perubahan usia.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RS Premier Bintaro Ajak Masyarakat Peduli Kesehatan Jantung
RS Premier Bintaro Gelar Media Tour 2025 di Makassar: Kupas Tuntas Perkembangan Bedah Jantung Terkini
Peduli Kesehatan Warga, Bukit Baruga Gandeng Dinas Kesehatan Kota Makassar Gelar Fogging di Area Kawasan
Berkat IM3 ,Klinik Medical Mapala Hadirkan Layanan Konsultasi Virtual Berbasis AI
Alumni Kebidanan Universitas Indonesia Timur Tembus Rumah Sakit Pemerintah Kuwait, Harumkan Nama Indonesia
Jaringan IM3 Permudah Pemilik Hewan Peliharaan Temukan Klinik Hewan Terdekat
313 Kantong Darah Terkumpul Di Hut Ke 13 OJK
Bulan Kesehatan Gigi Nasional 2024 Kembali Hadir di Makassar, Didukung Layanan Konsultasi Dokter Gigi Online “Tanya Dokter Gigi by Pepsodent” Berteknologi AI
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 27 September 2025 - 18:03 WITA

RS Premier Bintaro Ajak Masyarakat Peduli Kesehatan Jantung

Sabtu, 27 September 2025 - 13:45 WITA

RS Premier Bintaro Gelar Media Tour 2025 di Makassar: Kupas Tuntas Perkembangan Bedah Jantung Terkini

Selasa, 23 September 2025 - 20:17 WITA

Peduli Kesehatan Warga, Bukit Baruga Gandeng Dinas Kesehatan Kota Makassar Gelar Fogging di Area Kawasan

Selasa, 19 Agustus 2025 - 09:26 WITA

Berkat IM3 ,Klinik Medical Mapala Hadirkan Layanan Konsultasi Virtual Berbasis AI

Senin, 11 Agustus 2025 - 17:38 WITA

Alumni Kebidanan Universitas Indonesia Timur Tembus Rumah Sakit Pemerintah Kuwait, Harumkan Nama Indonesia

Berita Terbaru