Wedding Expo 2026 di Makassar Padukan Modernitas dan Budaya dalam Konsep Pernikahan

- Penulis

Jumat, 4 September 2026 - 17:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

0-3248x1440-0-0-{}-0-24#

i

0-3248x1440-0-0-{}-0-24#

MAKASSAR,FILALIN.COM, – Hotel Gammara Makassar menggelar Wedding Expo 2026 pada Jumat (4/9/2026), menghadirkan konsep pernikahan yang memadukan modernitas dengan kekayaan budaya Sulawesi Selatan.

 

General Manager Gammara Hotel, Rezki Amanda Ras, mengatakan kegiatan tersebut digelar untuk menjawab kebutuhan calon pengantin yang masih dihadapkan pada pilihan antara konsep pernikahan modern dan pernikahan adat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Menurut dia, kedua konsep tersebut tidak harus dipilih salah satunya, tetapi dapat dipadukan menjadi sebuah rangkaian pernikahan yang tetap modern sekaligus mempertahankan nilai-nilai budaya.

 

“Modernitas dan budaya bukan lagi pilihan yang harus dipilih salah satunya, melainkan bisa melebur dalam satu kesempurnaan,” ujar Rezki dalam sambutannya pada pembukaan Wedding Expo 2026.

 

Wedding Expo 2026 mengusung tema “Mapa Boti Ri Gammara”, yang mengangkat filosofi pernikahan dan kekayaan budaya lokal.

 

Melalui kegiatan tersebut, Gammara Hotel menghadirkan sejumlah vendor pernikahan yang telah dikurasi dan berpengalaman untuk membantu calon pengantin merancang pernikahan sesuai konsep yang diinginkan.

 

Rezki mengatakan para vendor juga diharapkan mampu menerjemahkan filosofi dan kesakralan budaya yang berkembang di Sulawesi Selatan, termasuk adat Bugis, Makassar, Mandar, dan Toraja.

 

“Harapannya, para calon pengantin tidak lagi bingung memilih antara konsep modern atau budaya. Keduanya dapat dipadukan dengan tetap mempertahankan filosofi dan kesakralan adat,” katanya.

 

Sebelum pembukaan resmi, Gammara Hotel juga menampilkan fashion show yang diperagakan oleh sejumlah karyawan dan karyawati hotel.

 

Kegiatan tersebut kemudian dibuka oleh Asisten I Pemerintah Kota Makassar, Andi Irwan Bangsawan, yang mewakili Wali Kota Makassar.

 

Industri Pernikahan Gerakkan Ekonomi Kreatif

 

Dalam sambutannya, Andi Irwan mengatakan pernikahan bukan hanya momentum sakral yang mempertemukan dua insan dan dua keluarga, tetapi juga memiliki dampak ekonomi yang luas.

 

Menurut dia, industri pernikahan membentuk ekosistem yang melibatkan berbagai sektor, mulai dari hotel dan gedung pertemuan, wedding organizer, dekorasi, tata cahaya, fotografer, videografer, busana pengantin, desainer, percetakan, kuliner, transportasi hingga pelaku UMKM.

 

“Industri pernikahan merupakan bagian dari ekosistem pariwisata dan ekonomi kreatif yang memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan di Kota Makassar,” kata Andi Irwan.

 

Ia menilai kegiatan seperti Wedding Expo menjadi ruang strategis untuk mempertemukan pelaku industri dengan calon konsumen.

 

Tidak hanya mempertemukan vendor dengan calon pengantin, pameran tersebut juga menjadi ruang untuk mempertemukan kreativitas dengan pasar serta membuka peluang kolaborasi dan usaha.

 

Andi Irwan menambahkan, posisi Makassar sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di kawasan Indonesia Timur menjadi modal penting untuk mengembangkan industri event dan ekonomi kreatif.

 

Menurutnya, setiap kegiatan berskala besar yang digelar di Makassar dapat memberikan efek berganda bagi berbagai sektor ekonomi.

 

“Ketika event berlangsung, hotel mendapatkan manfaat, restoran bergerak, transportasi bergerak, UMKM mendapatkan pasar, pelaku kreatif mendapatkan pekerjaan, dan akhirnya masyarakat memperoleh manfaat,” ujarnya.

 

Pemkot Makassar Dorong Kolaborasi

 

Pemerintah Kota Makassar, kata Andi Irwan, terbuka terhadap kolaborasi dengan dunia usaha dan industri kreatif.

 

Kolaborasi tersebut diperlukan untuk membangun Makassar sebagai kota yang nyaman untuk ditinggali, menarik untuk dikunjungi, sekaligus kompetitif sebagai lokasi penyelenggaraan berbagai event.

 

Ia juga mengajak para pelaku industri pernikahan dan ekonomi kreatif untuk terus melakukan inovasi.

 

Persaingan, kata dia, tidak semestinya hanya berorientasi pada harga, tetapi juga pada kualitas produk, kreativitas, pelayanan, hospitality, profesionalisme dan pengalaman yang diberikan kepada pelanggan.

 

“Jangan hanya bersaing dalam harga. Mari kita bersaing dalam kualitas, kreativitas, pelayanan, hospitality, profesionalisme, dan pengalaman yang diberikan kepada pelanggan,” tegasnya.

 

Melalui Wedding Expo 2026, Gammara Hotel berharap industri pernikahan di Makassar semakin berkembang sekaligus menjadi ruang bagi pelaku usaha kreatif untuk memperkenalkan produk dan karya mereka kepada masyarakat.

 

Pameran ini juga menjadi momentum untuk menunjukkan bahwa kekayaan budaya lokal dapat berjalan beriringan dengan konsep pernikahan modern. (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melalui IT Makassar Olah Limbah Plastik Segel Tangki Menjadi Produk Bernilai Guna dan Ekonomi
Hari Pelanggan Nasional 2026, Haka Auto Perkuat Layanan dan Kedekatan dengan Pelanggan
Dosen Fakultas Teknik UNM Tingkatkan Kompetensi 35 Guru PAUD Pattallassang melalui Pelatihan Animasi Games Berbasis Canva
Manajemen Pertamina Tinjau Langsung AFT Hasanuddin, Pastikan Keandalan Pasokan Avtur untuk Konektivitas Indonesia Timur
Kalla 10K 2026 Siap Digelar, Buka Slot 4.500 Pelari dan Hadirkan Kategori Family Run
PT BIMA Dukung Transformasi Pelindo dan Penguatan Efisiensi Operasional
OJK DAN KEMENKES RI PERKUAT EKOSISTEM ASURANSI KESEHATAN DORONG PEMBIAYAAN KESEHATAN MURAH
Manajemen Pertamina Tinjau Langsung AFT Hasanuddin, Pastikan Keandalan Pasokan Avtur untuk Konektivitas Indonesia Timur
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 17:49 WITA

Wedding Expo 2026 di Makassar Padukan Modernitas dan Budaya dalam Konsep Pernikahan

Jumat, 4 September 2026 - 17:37 WITA

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melalui IT Makassar Olah Limbah Plastik Segel Tangki Menjadi Produk Bernilai Guna dan Ekonomi

Jumat, 4 September 2026 - 16:19 WITA

Hari Pelanggan Nasional 2026, Haka Auto Perkuat Layanan dan Kedekatan dengan Pelanggan

Jumat, 4 September 2026 - 13:08 WITA

Dosen Fakultas Teknik UNM Tingkatkan Kompetensi 35 Guru PAUD Pattallassang melalui Pelatihan Animasi Games Berbasis Canva

Jumat, 4 September 2026 - 11:56 WITA

Manajemen Pertamina Tinjau Langsung AFT Hasanuddin, Pastikan Keandalan Pasokan Avtur untuk Konektivitas Indonesia Timur

Berita Terbaru