Haul ke-22 Jenderal M Jusuf, Yayasan Islamic Center Al-Markaz Al-Islami Gelar Ziarah dan Doa Bersama

- Penulis

Selasa, 8 September 2026 - 10:04 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM, – Yayasan Islamic Center Al-Markaz Al-Islami Makassar menggelar rangkaian kegiatan Haul ke-22 almarhum Jenderal M. Jusuf, tokoh yang dikenal sebagai inisiator, pendiri, sekaligus perintis berdirinya Masjid Al-Markaz Al-Islami Makassar.

 

Rangkaian kegiatan diawali dengan ziarah ke makam Jenderal M. Jusuf di Kompleks Pekuburan Islam Panaikang Makassar, Selasa (8/Sep). Ziarah tersebut diikuti jajaran pengurus Yayasan Islamic Center Al-Markaz Al-Islami, para imam, pengurus badan pengelola, pengurus lembaga pendidikan dan pesantren, santri, serta unsur keamanan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Ketua Harian Yayasan Islamic Center Al-Markaz Al-Islami, Prof. Mustari Mustafa, mengatakan kegiatan haul menjadi momentum untuk mengenang sekaligus menjaga nilai-nilai perjuangan yang telah diwariskan Jenderal M. Jusuf.

“22 tahun peringatan ini tentu kewajiban nilai yang selama ini kita pertahankan. Nilai inisiator, nilai perhatian terhadap syiar Islam dengan mendirikan masjid yang sangat luar biasa seperti ini,” ujar Prof. Mustari saat ditemui di Kompleks Pekuburan Islam Panaikang.

 

Menurutnya, keberadaan Masjid Al-Markaz Al-Islami hingga saat ini menjadi salah satu bentuk nyata warisan perjuangan Jenderal M. Jusuf dalam pengembangan syiar Islam di Sulawesi Selatan, khususnya Kota Makassar.

 

Ia menyebut Masjid Al-Markaz Al-Islami juga telah menjadi salah satu destinasi wisata religi di Sulawesi Selatan yang memberikan kebanggaan sekaligus rasa syukur bagi masyarakat.

 

Setelah ziarah makam, rangkaian Haul ke-22 Jenderal M. Jusuf dilanjutkan malam nanti dengan tahlil dan doa bersama di Masjid Al-Markaz Al-Islami.

 

Selanjutnya, pada 12 September, kegiatan akan dilanjutkan melalui seminar publik yang digelar di Masjid Al-Markaz Al-Islami.

 

Prof. Mustari menjelaskan, format kegiatan tahun ini memiliki perbedaan dibandingkan pelaksanaan haul tahun sebelumnya. Jika tahun lalu digelar kegiatan khusus yang disebut NGOBRAS, tahun ini panitia memilih seminar publik sebagai bagian dari rangkaian haul.

 

“Kalau kegiatan kan sama, ziarah kubur, tahlil dan doa bersama. Kemudian kalau tahun lalu kita lakukan, kita bentuk tim khusus. Dulu kita punya kegiatan semacam NGOBRAS khusus untuk peringatan Haul Jenderal Jusuf.

 

Nah, kali ini karena waktu NGOBRAS tidak memungkinkan, maka kita lakukan seminar publik secara khusus di tanggal 12,” jelasnya.

 

Lebih dari sekadar kegiatan tahunan, Prof. Mustari berharap Haul Jenderal M. Jusuf menjadi momentum untuk menggali kembali nilai perjuangan, pendidikan, keteladanan, serta kontribusi tokoh bangsa tersebut.

 

Menurutnya, nilai-nilai tersebut relevan untuk direfleksikan di tengah berbagai persoalan sosial yang dihadapi masyarakat saat ini.

 

“Kita seolah-olah menggali atau mengingat kembali nilai-nilai dari sejarah tokoh besar kita,” katanya.

 

Ia berharap warisan nilai yang ditinggalkan Jenderal M. Jusuf dapat menjadi sumber inspirasi dan optimisme bagi generasi saat ini untuk menghadapi berbagai tantangan kehidupan berbangsa dan bermasyarakat.

 

“Semangat kita tidak boleh putus asa dan pesimis. Kita harus optimistis. Salah satu sumber spirit optimisme kita adalah apa yang ditinggalkan oleh tokoh-tokoh perjuangan bangsa seperti beliau,” pungkasnya. (*)

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bukan Sekadar Penahan Tanah, Talud TMMD Gowa Jadi Harapan Warga Menjaga Akses Desa
Tak Sekadar Buka Rekening, OJK Dorong Akses Keuangan bagi Disabilitas hingga Pelaku UMKM
Pelantikan Pengurus BEM Fakultas Psikologi Priode 2026-2027 di Aula Kosentrasi UIT Makassar
OJK Limpahkan Dua Petinggi BPR DCN Malang ke Jaksa, Dugaan Penyimpangan Dana Capai Rp54,9 Miliar
BIK 2026 Bukukan 27,23 Juta Rekening Keuangan, OJK: Kepercayaan Masyarakat Jadi Kunci
OJK Sulselbar Manfaatkan Jalan Sehat untuk Dekatkan Literasi Keuangan Syariah kepada Masyarakat
LAZ Hadji Kalla Dampingi UMKM Perkuat Legalitas dan Akses Pasar
Dari Atap Bocor Menuju Harapan Baru, Rumah Muh. Ramli di Gowa Kini Dikerjakan TNI
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 13:18 WITA

Bukan Sekadar Penahan Tanah, Talud TMMD Gowa Jadi Harapan Warga Menjaga Akses Desa

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:52 WITA

Tak Sekadar Buka Rekening, OJK Dorong Akses Keuangan bagi Disabilitas hingga Pelaku UMKM

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:47 WITA

Pelantikan Pengurus BEM Fakultas Psikologi Priode 2026-2027 di Aula Kosentrasi UIT Makassar

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:41 WITA

OJK Limpahkan Dua Petinggi BPR DCN Malang ke Jaksa, Dugaan Penyimpangan Dana Capai Rp54,9 Miliar

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:36 WITA

BIK 2026 Bukukan 27,23 Juta Rekening Keuangan, OJK: Kepercayaan Masyarakat Jadi Kunci

Berita Terbaru