Field Trip Science Athirah: Menanam Mangrove, Menjaga Masa Depan Lingkungan

- Penulis

Jumat, 18 September 2026 - 17:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM, — Sebanyak 133 siswa SMP Islam Athirah Makassar belajar menjaga lingkungan melalui aksi penanaman mangrove di Pusat Pendidikan Lingkungan Hidup (PPLH) Puntondo, Dusun Puntondo, Desa Laikang, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar.

 

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari Field Trip Science yang dirancang tidak sekadar sebagai pembelajaran di luar kelas, tetapi juga sebagai ruang bagi siswa untuk memahami pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem melalui pengalaman langsung.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Di tengah kawasan pesisir Puntondo yang masih alami, para siswa berkesempatan mengenal lebih dekat berbagai ekosistem laut dan pesisir. Mulai dari ekosistem mangrove, padang lamun, hingga pemanfaatan energi terbarukan melalui Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) kincir angin.

 

Setelah menyelesaikan rangkaian pembelajaran di sejumlah pos, siswa kemudian diajak menanam mangrove. Bagi SMP Islam Athirah Makassar, kegiatan ini menjadi bagian penting karena pengetahuan tentang lingkungan perlu diwujudkan dalam tindakan nyata.

 

Penanaman mangrove tidak hanya mengajarkan siswa tentang fungsi tumbuhan pesisir dalam menjaga garis pantai dan habitat berbagai biota, tetapi juga menanamkan kesadaran bahwa kelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.

 

Kepala SMP Islam Athirah Makassar, Nilamartini, mengatakan kegiatan Field Trip Science ke PPLH Puntondo merupakan kesempatan berharga bagi siswa untuk belajar langsung dari alam.

 

“Tempat yang kita kunjungi ini sangat istimewa. Kealamiannya masih terjaga dan kekayaan biota lautnya juga masih terpelihara dengan baik. Ini memberikan peluang besar bagi anak-anak untuk memahami keanekaragaman hayati dan keseimbangan ekosistem laut secara langsung,” ujarnya.

 

Menurutnya, pengalaman belajar di alam diharapkan tidak berhenti pada bertambahnya pengetahuan akademik. Lebih dari itu, siswa diharapkan mampu tumbuh sebagai pribadi yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan.

 

“Melalui kegiatan ini, kita berharap anak-anak tidak hanya bertambah wawasan akademik, tetapi juga bertumbuh dalam hal karakter. Mereka dapat memaknai keindahan dan kekayaan alam sebagai bukti kebesaran Allah Ta’ala, menumbuhkan rasa syukur, serta memiliki kepedulian dan tanggung jawab untuk menjaga lingkungan hidup di sekitar kita,” ungkap Nilamartini.

 

Sebanyak 133 siswa dibagi ke dalam delapan kelompok. Setiap kelompok didampingi oleh pendamping dari SMP Islam Athirah dan pihak PPLH Puntondo untuk mengikuti pembelajaran di pos-pos yang telah disiapkan.

 

Selain penanaman mangrove, siswa mengikuti berbagai aktivitas edukatif, di antaranya pos refleksi, pengenalan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB), ekosistem mangrove, ekosistem padang lamun, serta pembuatan souvenir.

 

Salah seorang siswa, Mohammad Hatta, mengaku mendapatkan pengalaman baru selama mengikuti kegiatan tersebut.

 

“Kegiatan ini mengajarkan kita untuk lebih peduli lingkungan dengan merawatnya. Kita juga belajar bekerja sama dengan teman dan tidak meninggalkan teman saat mengalami kesusahan. Kegiatannya seru, meskipun sangat panas,” tuturnya.

 

Kegiatan Field Trip Science ini merupakan integrasi dari Islamic Leadership Skills (ILS), khususnya pilar beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa, gotong royong, dan berpikir kritis. Implementasinya tidak hanya dilakukan melalui aktivitas lapangan, tetapi juga melalui presentasi kelompok setelah kegiatan untuk merefleksikan pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Makassar Lebih dari 60.000 Tabung Sepanjang September
KPPU DAN AMSI BAHAS DAMPAK AI TERHADAP   PERSAINGAN USAHA DI INDUSTRI MEDIA DIGITAL
Pegadaian Kanwil VI SulSelBarRa Maluku Dorong UMKM Naik Kelas melalui Pelatihan Barista di Mall Nipah Makassar
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Blokir Lebih dari 11.000 QR Code BBM Subsidi
Pelindo Luncurkan Layanan Onshore Power Supply di Tanjung Priok, Dorong Transformasi Green Port
Trafik Penumpang Pelindo Regional 4 Hingga Agustus Naik 12,9% 
Dilantik Jadi Rektor UIT, Prof Syamsir Dewang Siapkan Fakultas Kedokteran hingga Prodi Strategis
Solusi Servis 24 Jam, Kalla Toyota Hadirkan Extra Care untuk Pelanggan 
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 19:08 WITA

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Makassar Lebih dari 60.000 Tabung Sepanjang September

Jumat, 18 September 2026 - 17:56 WITA

Field Trip Science Athirah: Menanam Mangrove, Menjaga Masa Depan Lingkungan

Jumat, 18 September 2026 - 17:33 WITA

KPPU DAN AMSI BAHAS DAMPAK AI TERHADAP   PERSAINGAN USAHA DI INDUSTRI MEDIA DIGITAL

Jumat, 18 September 2026 - 16:17 WITA

Pegadaian Kanwil VI SulSelBarRa Maluku Dorong UMKM Naik Kelas melalui Pelatihan Barista di Mall Nipah Makassar

Jumat, 18 September 2026 - 16:15 WITA

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Blokir Lebih dari 11.000 QR Code BBM Subsidi

Berita Terbaru