GOWA, FILALIN.COM – Pembangunan sebuah wilayah bukan hanya tentang jalan yang mulus, bangunan yang berdiri kokoh, atau fasilitas umum yang semakin memadai. Ada hal lain yang tak kalah penting, yakni menjaga alam agar tetap lestari dan dapat dinikmati oleh generasi mendatang.
Semangat itulah yang terlihat dalam kegiatan penanaman pohon yang dilakukan Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026 Kodim 1409/Gowa bersama masyarakat di Kelurahan Kalaserena, Kecamatan Bontonompo, Kabupaten Gowa, Jumat (6/11/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Di tengah aktivitas pembangunan yang berlangsung melalui program TMMD, personel TNI dan warga menyempatkan diri turun langsung melakukan penghijauan. Mereka menanam sejumlah bibit pohon di titik-titik strategis sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Bagi masyarakat, kegiatan tersebut bukan sekadar menanam bibit di atas tanah. Ada harapan yang ikut ditanam, mulai dari lingkungan yang lebih hijau, kawasan yang terhindar dari ancaman erosi, hingga terjaganya sumber air bersih untuk kebutuhan masyarakat di masa mendatang.
Komandan Kodim 1409/Gowa, Letkol Arm Sapari, S.Sos, selaku penanggung jawab program TMMD ke-130, menegaskan bahwa pembangunan desa tidak boleh hanya berorientasi pada hasil fisik.
Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan juga menjadi bagian penting dari pembangunan yang berkelanjutan.
“Pelaksanaan TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur fisik semata, tetapi juga mencakup aspek pelestarian lingkungan hidup dan peningkatan kesadaran ekologis masyarakat,” ujar Sapari.
Ia berharap, melalui kegiatan penanaman pohon tersebut, masyarakat semakin memiliki kepedulian untuk menjaga lingkungan di sekitarnya.
“Melalui aksi penanaman pohon ini, diharapkan tercipta keseimbangan ekosistem yang berkelanjutan serta memberikan manfaat jangka panjang bagi ketahanan lingkungan di Kecamatan Bontonompo,” tambahnya.
Kegiatan ini juga memperlihatkan bagaimana program TMMD menjadi ruang kebersamaan antara TNI dan masyarakat. Warga tidak hanya menjadi penerima manfaat pembangunan, tetapi turut mengambil bagian dalam menjaga keberlanjutan lingkungan tempat mereka tinggal.
Kehadiran personel Satgas TMMD di Kalaserena pun membawa pesan bahwa pembangunan sejati bukan hanya meninggalkan infrastruktur, melainkan juga menumbuhkan kesadaran dan kebiasaan baik di tengah masyarakat.
Sebab, pohon-pohon yang ditanam hari ini mungkin membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk tumbuh besar. Namun, manfaatnya kelak dapat dirasakan oleh banyak orang.
Dari Kalaserena, sebuah pesan sederhana kembali ditegaskan: membangun desa berarti juga merawat alamnya. Dan menjaga lingkungan adalah warisan berharga yang bisa diberikan untuk generasi berikutnya.
(*/Pendim 1409/Gowa/FILALIN.COM)




















