PENTINGNYA LITERASI KEUANGAN BAGI UMKM DAN IBU RUMAH TANGGA

- Penulis

Selasa, 12 September 2023 - 10:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GOWA, FILALIN.COM, — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus berupaya memperkuat literasi dan inklusi keuangan bagi pelaku UMKM dan Ibu Rumah Tangga khususnya di daerah yang penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen OJK Friderica Widyasari Dewi hadir dalam kegiatan Edukasi Keuangan bagi Pelaku UMKM dan Ibu Rumah Tangga di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Senin.

Dalam sambutannya, Friderica menyampaikan bahwa Pelaku UMKM memiliki peran yang sangat penting dalam menopang pertumbuhan perekonomian Indonesia. Mempertimbangkan perannya yang begitu penting, segmen UMKM dan perempuan perlu dibekali dengan keterampilan literasi keuangan dalam menghadapi tantangan keuangan yang semakin kompleks.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau kita lihat ekonomi di Indonesia ini sebagian besar adalah UMKM. UMKM ini bisa menyerap banyak pekerja di Indonesia. Jadi, UMKM luar biasa penting buat Indonesia, kontribusinya untuk PDB Indonesia sekitar 61 persen (data Kemenkop) dan juga kontribusi terhadap ekspor,” kata Friderica.

Lebih lanjut Friderica menyampaikan, bahwa perempuan dan UMKM merupakan salah satu sasaran prioritas literasi keuangan yang dilakukan OJK melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) dengan sejumlah program untuk mendukung kemudahan akses keuangan.

“UMKM adalah pilar perekonomian Indonesia, perempuan berperan penting dalam kesuksesan keluarga dan semuanya bermula dari literasi keuangan sebagai fondasi keluarga sejahtera,” kata Friderica.

Dalam acara yang diiikuti lebih dari 500 peserta yang merupakan pelaku UMKM dan Ibu Rumah Tangga di Kabupaten Gowa tersebut, Friderica juga mengingatkan kembali pentingnya kewaspadaan terhadap berbagai penawaran pinjaman online ilegal dan modus penipuan berkedok investasi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Amir Uskara, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Sulawesi Selatan Ichsan Mustari.

Sulawesi Selatan khususnya Kabupaten Gowa dipilih sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan karena berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) Tahun 2022, tingkat literasi keuangan masyarakat Sulawesi Selatan masih di bawah rata-rata tingkat literasi keuangan nasional yaitu 36,88 persen (Nasional: 49,68 persen).

Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Amir Uskara menyampaikan apresiasinya kepada OJK atas penyelenggaraan kegiatan edukasi keuangan bagi masyarakat di Kabupaten Gowa yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terkait produk dan layanan jasa

1

keuangan, perencanaan keuangan, dan kewaspadaan terhadap tawaran investasi serta pinjol ilegal.

“Literasi keuangan di Sulawesi Selatan masih sangat rendah di bawah rata-rata nasional, sementara inklusi atau pengguna industri atau jasa keuangan itu sudah sangat besar lebih tinggi dari rata-rata nasional. Sehingga ini yang punya potensi untuk bisa dimanfaatkan oleh pelaku-pelaku yang memang modusnya ingin menipu atau lain-lain,” kata Amir.

Amir juga menyampaikan perlunya kegiatan edukasi seperti hari ini untuk terus dilakukan dan khususnya bagi UMKM agar memperoleh informasi mengenai produk dan layanan jasa keuangan yang tepat agar tidak terjebak kepada penawaran pinjaman online ilegal.

Materi yang disampaikan pada kegiatan tersebut antara lain pengenalan OJK, waspada penipuan investasi dan pinjaman online ilegal, pengenalan produk dan layanan jasa keuangan meliputi Kredit Usaha Rakyat, kredit mikro, dan tabungan emas, serta perencanaan keuangan.

Rangkaian kegiatan edukasi tersebut dilaksanakan pada tanggal 11 s.d. 13 September 2023 meliputi kegiatan Edukasi Keuangan bagi Pelaku UMKM dan Ibu Rumah Tangga, Talkshow Radio serta Training of Trainers (ToT) bagi Guru SD/MI se-Kabupaten Gowa yang akan menghadirkan narasumber Kepala OJK Regional 6 Sulawesi, Maluku, dan Papua Darwisman, Direktur Literasi dan Edukasi Keuangan OJK Horas V. M. Tarihoran dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gowa Taufiq Mursad. (*/rls)

 

 

 

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Seleksi Komisioner BAZNAS Makassar Diserbu 68 Pendaftar
Road to Pekan Reksa Dana 2026 Digelar, APRDI Dorong Generasi Muda Melek Investasi
Terkait Seruan Aksi Dukungan untuk Pak JK KALLA: Agar Semua Pihak Menahan Diri
Promo Funventure Weekend Special, Bugis Waterpark Adventure Hadirkan Liburan Hemat Akhir Pekan
Raih Pendanaan Riset dan Pengabdian 2026, Kalla Institute Perkuat Komitmen Tri Dharma
Industri Reksa Dana Tumbuh Pesat, APRDI Gencarkan Literasi Investasi di Makassar
25 Dosen UIT Makassar Raih Pendanaan Kemdiktisaintek 2026
Andi Irwan Wirasasti Kritisi Validitas Indikator Kinerja dan Efektivitas Anggaran Sektor Kelautan dan Pangan
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 13:52 WITA

Seleksi Komisioner BAZNAS Makassar Diserbu 68 Pendaftar

Jumat, 17 April 2026 - 13:20 WITA

Road to Pekan Reksa Dana 2026 Digelar, APRDI Dorong Generasi Muda Melek Investasi

Kamis, 16 April 2026 - 19:59 WITA

Terkait Seruan Aksi Dukungan untuk Pak JK KALLA: Agar Semua Pihak Menahan Diri

Kamis, 16 April 2026 - 18:40 WITA

Promo Funventure Weekend Special, Bugis Waterpark Adventure Hadirkan Liburan Hemat Akhir Pekan

Kamis, 16 April 2026 - 18:00 WITA

Raih Pendanaan Riset dan Pengabdian 2026, Kalla Institute Perkuat Komitmen Tri Dharma

Berita Terbaru

Berita

Seleksi Komisioner BAZNAS Makassar Diserbu 68 Pendaftar

Jumat, 17 Apr 2026 - 13:52 WITA