Industri Reksa Dana Tumbuh Pesat, APRDI Gencarkan Literasi Investasi di Makassar

- Penulis

Kamis, 16 April 2026 - 15:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

0-3248x1440-0-0-{}-0-24#

i

0-3248x1440-0-0-{}-0-24#

MAKASSAR,FILALIN.COM, — Industri reksa dana di Indonesia mencatat pertumbuhan signifikan sepanjang 2025. Data terbaru menunjukkan total dana kelolaan (asset under management/AUM) reksa dana mencapai Rp679,24 triliun, meningkat 35,06% dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp502,92 triliun. Secara keseluruhan, total dana kelolaan investasi bahkan menembus Rp1.007,65 triliun atau naik 25,19%—menjadi capaian tertinggi dalam lima tahun terakhir.

Pertumbuhan ini didorong oleh kinerja berbagai produk reksa dana, terutama reksa dana pendapatan tetap yang mencatat lonjakan tertinggi, disusul reksa dana pasar uang, terproteksi, dan saham. Sementara itu, reksa dana indeks justru mengalami kontraksi, mencerminkan kecenderungan investor domestik yang masih berhati-hati di tengah dinamika pasar.

Kinerja imbal hasil juga menunjukkan tren positif. Reksa dana saham mencatat return tertinggi sebesar 17,23% sepanjang 2025, diikuti reksa dana campuran 12,48%, pendapatan tetap 6,96%, dan pasar uang 3,18%. Capaian ini sejalan dengan penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang tumbuh 22,13%.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di sisi lain, jumlah investor terus meningkat. Data dari Kustodian Sentral Efek Indonesia mencatat jumlah Single Investor Identification (SID) mencapai 19,2 juta per akhir 2025, naik dari 18,6 juta pada 2024. Menariknya, lebih dari separuh investor didominasi generasi muda di bawah usia 30 tahun.

Melihat potensi tersebut, Asosiasi Pelaku Reksa Dana dan Investasi Indonesia bersama Otoritas Jasa Keuangan dan Bursa Efek Indonesia terus mendorong literasi dan inklusi investasi melalui program Sosialisasi dan Edukasi Reksa Dana 2026 (SOSEDU APRDI 2026).

Program ini menjadi bagian dari rangkaian “Road to Pekan Reksa Dana 2026” yang digelar di sejumlah kota besar, termasuk Makassar pada 16–17 April 2026. Kegiatan di Makassar diawali dengan edukasi bagi jurnalis di Kantor OJK Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, serta sosialisasi kepada mahasiswa di berbagai kampus.

Kepala OJK Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, Moch. Muchlasin, mengungkapkan bahwa hingga Februari 2026 terdapat 569.610 investor reksa dana di Sulawesi Selatan. Ia menilai potensi pertumbuhan masih sangat besar, terutama dari kelompok usia muda.

“Penduduk usia 15–34 tahun mencapai hampir 89 juta jiwa, tetapi partisipasi investasi reksa dana masih sekitar 12,82%. Ini menunjukkan ruang peningkatan inklusi masih sangat luas,” ujarnya.

Sebagai bagian dari strategi nasional, APRDI akan meluncurkan program PINTAR Reksa Dana (Program Investasi Terencana dan Berkala) pada 27 April 2026 di Main Hall BEI, Jakarta. Program ini diharapkan dapat mendorong kebiasaan investasi rutin di masyarakat.

Dewan Presidium APRDI, Marsangap P. Tamba, menegaskan pentingnya menjaga momentum pertumbuhan industri melalui edukasi yang lebih interaktif dan mudah dipahami.

“Generasi muda kini mendominasi investor. Karena itu, pendekatan literasi harus lebih partisipatif agar masyarakat semakin memahami pentingnya investasi yang terencana,” jelasnya.

Untuk mendukung kampanye ini, APRDI juga menggelar kompetisi bagi jurnalis dan mahasiswa dengan total hadiah Rp55 juta. Lomba meliputi penulisan artikel dan pembuatan konten Instagram Reels, dengan pengumuman pemenang pada 17 Juni 2026.

Pekan Reksa Dana 2026 sendiri akan berlangsung pada 25 April hingga 1 Mei 2026, sebagai puncak dari rangkaian edukasi nasional yang bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap investasi yang aman, legal, dan terencana. (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rapat pengurus dan jamaah Masjid Raudhatul Muflihien Amanahkan Syarif Sarabba sebagai Ketua panitia Qurban
WFH ASN Tuai Kritik, Mayoritas Warganet Masih Tunggu Bukti Kebijakan
OJK DORONG PENGUATAN LITERASI KEUANGAN LEWAT PENDIDIKAN FORMAL
Seleksi Komisioner BAZNAS Makassar Diserbu 68 Pendaftar
Road to Pekan Reksa Dana 2026 Digelar, APRDI Dorong Generasi Muda Melek Investasi
Terkait Seruan Aksi Dukungan untuk Pak JK KALLA: Agar Semua Pihak Menahan Diri
Promo Funventure Weekend Special, Bugis Waterpark Adventure Hadirkan Liburan Hemat Akhir Pekan
Raih Pendanaan Riset dan Pengabdian 2026, Kalla Institute Perkuat Komitmen Tri Dharma
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 16:39 WITA

Rapat pengurus dan jamaah Masjid Raudhatul Muflihien Amanahkan Syarif Sarabba sebagai Ketua panitia Qurban

Jumat, 17 April 2026 - 23:31 WITA

WFH ASN Tuai Kritik, Mayoritas Warganet Masih Tunggu Bukti Kebijakan

Jumat, 17 April 2026 - 22:04 WITA

OJK DORONG PENGUATAN LITERASI KEUANGAN LEWAT PENDIDIKAN FORMAL

Jumat, 17 April 2026 - 13:52 WITA

Seleksi Komisioner BAZNAS Makassar Diserbu 68 Pendaftar

Jumat, 17 April 2026 - 13:20 WITA

Road to Pekan Reksa Dana 2026 Digelar, APRDI Dorong Generasi Muda Melek Investasi

Berita Terbaru

Berita

Seleksi Komisioner BAZNAS Makassar Diserbu 68 Pendaftar

Jumat, 17 Apr 2026 - 13:52 WITA