KALLA Lepas Mahasiswa/wi Program Kampus Merdeka

- Penulis

Kamis, 21 Desember 2023 - 11:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM,– Human Capital Business Partner KALLA melepas sejumlah mahasiswa/wi yang telah menyelesaikan masa pembelajaran selama kurang lebih 5 bulan di KALLA, melalui Program Kampus Merdeka dan Kalla Internship Program, di Saoraja Ballroom Wisma Kalla, (20/12/23). Mahasiswa/wi tersebut berasal dari beberapa universitas di Indonesia, beberapa diantaranya dari Universitas Hasanuddin, Universitas Brawijaya, Universitas Telkom, Universitas Negeri Surabaya, Universitas Amikom Purwokerto, Universitas Mataram, Universitas Sulawesi Barat.

Diakhir kegiatan pelepasan mahasiwa/wi, Agus Prianto selaku Human Capital Business Partner & Culture Department Head mengatakan, Magang dan Studi Independen Bersertifikasi (MSIB) merupakan kali kedua KALLA bergabung dalam program Kampus Merdeka. MSIB berfokus kepada kurikulum yang berbasis teknologi, sehingga sebagian besar kita tempatkan pada sistem digital, ICT, yang ada di KALLA. Alhamdulillah dari awal pendaftaran minat mahasiswa untuk bergabung bersama KALLA sebanyak 3000 – 4000 mahasiswa, kemudian kita seleksi menjadi 50 orang dan yang terpilih 38 orang mahasiswa.

“Salah satu hal yang membedakan MSIB tahun sebelumnya yakni sebagian besar mahasiswa berasal dari luar Kota Makassar. Meskipun terlihat adanya culture shock diawal mereka bergabung, namun para mahasiswa dapat dengan cepat menyesuaikan diri. Apalagi dengan adanya project yang ditargetkan oleh para mentor. Alhamdulillah project yang ditargetkan oleh para mentor dalam kurung waktu 5 bulan dapat di selesaikan dengan baik dan sebagian besar para mentor puas dengan kinerja para mahasiswa”, ungkap Agus.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mentor yang membimbing para mahasiswa/wi tersebut berasal dari internal KALLA, yang sebelumnya telah diseleksi dan mengikuti sosialisasi mengenai pengenalan Kampus Merdeka, program kerja, dan calender of event.

“Evaluasi dibagi menjadi 2 proses yaitu evaluasi progres dan evaluasi akhir atau hasil. Proses kerja yang dijalani para mahasiswa selama di KALLA memperlihatkan progress yang sangat signifikan dari target yang diberikan oleh para mentornya”, lanjutnya.

“Kita harapkan soft skill para mahasiswa selama kurun waktu 5 bulan semakin meningkat. Dimana kedepannya para mahasiswa dapat segera terserap ke dunia kerja bahkan dapat menciptakan lapangan kerja baru. Kami berharap MSIB tahun selanjutnya bukan hanya di fokuskan pada digital, tapi lebih mengenai bidang bisnis, terlebih bisnis yang dimiliki KALLA. Sehingga mahasiswa memiliki pengetahuan yang lebih luas dalam memahami dunia bisnis. Dimana KALLA sangat progresif dalam perkembangan dunia bisnis yang dijalani dan mahasiswa sangat penting untuk belajar hal tersebut”, tutup Agus.

Dalam kegiatan pelepasan mahasiswa/wi, Human Capital Business Partner KALLA memberikan secara langsung sertifikat kepada setiap mahasiswa/wi dalam Program Kampus Merdeka dan Kalla Internship Program. Selain itu, terdapat sesi pemberian penghargaan kepada best internship dan mentor. Dimana untuk best internship diberikan kepada Fransisko Tinambunan, Muh. Ikhsan, dan Ahmad Mustofa Akbar. Sementara untuk best mentor diraih oleh Suryadi, Yulia Herman, dan Akhmad Maknur.

Seperti diketahu, Kampus Merdeka pada dasarnya menjadi sebuah konsep baru yang membiarkan mahasiswa mendapatkan kemerdekaan belajar di perguruan tinggi. Program Kampus Merdeka Merdeka Belajar (MBKM) merupakan bagian dari kebijakan Merdeka Belajar oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa/i untuk mengasah kemampuan sesuai bakat dan minat dengan terjun langsung ke dunia kerja sebagai persiapan karier masa depan.

Program Kampus Merdeka dan Kalla Internship Program kali ini berfokus pada pengembangan kapasitas mahasiswa yang terdiri dari soft maupun hard competency yang dibutuhkan pada dunia kerja. Output yang ingin dicapai yaitu mengurangi competency gap yang terjadi antara dunia kampus dan dunia kerja. Program Kampus Merdeka dan Kalla Internship Program menggunakan framework experiential learning, dimana setiap mahasiswa akan diarahkan untuk merancang solusi dan mendapatkan insight melalui cycle process, mulai dari concrete experience, reflective observation, abstract conceptualization, hingga active experimentation. (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Antrean BBM Makassar Semakin Landai, Pertamina Tambah SPBU Modular di CPI
Pertamina Salurkan 173.160 Tabung LPG 3 Kg di Sulse
Basarnas Makassar Kerahkan KN SAR Kamajaya, 130 Korban KMP Virgo Masih Dicari
Komisi Perempuan MUI Makassar Dorong Keluarga Jadi Benteng Perlindungan Anak
LBH Suara Panrita Keadilan Apresiasi Respons Cepat Penanganan Dugaan Perundungan Siswi SD
BBM Langka dan Memicu Bentrok Warga, Ketum INTIS Dr. Affandy Agusman Aris Desak Pemerintah Ambil 5 Langkah Darurat
LBH Suara Panrita Keadilan Desak Pemulihan Trauma Siswi SD Diduga Korban Bullying
Four Points by Sheraton Makassar Tandai 11 Tahun Perjalanan dengan Donor Darah dan Syukuran
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 13:40 WITA

Antrean BBM Makassar Semakin Landai, Pertamina Tambah SPBU Modular di CPI

Senin, 14 September 2026 - 09:19 WITA

Pertamina Salurkan 173.160 Tabung LPG 3 Kg di Sulse

Senin, 14 September 2026 - 09:11 WITA

Basarnas Makassar Kerahkan KN SAR Kamajaya, 130 Korban KMP Virgo Masih Dicari

Sabtu, 12 September 2026 - 14:51 WITA

Komisi Perempuan MUI Makassar Dorong Keluarga Jadi Benteng Perlindungan Anak

Sabtu, 12 September 2026 - 14:32 WITA

LBH Suara Panrita Keadilan Apresiasi Respons Cepat Penanganan Dugaan Perundungan Siswi SD

Berita Terbaru

Berita

Pertamina Salurkan 173.160 Tabung LPG 3 Kg di Sulse

Senin, 14 Sep 2026 - 09:19 WITA