“Diseminasi Hasil Riset Optimalisasi Pemanfaatan Cold Chain Produk Perikanan Laut Dalam Rangka Penerapan Blue Economy di Sulawesi Selatan

- Penulis

Kamis, 29 Februari 2024 - 16:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA,FILALIN.COM, —  Dalam rangka melaksanakaan peran & tugasnya sebagai advisor pemerintah di daerah, Kantor Perwakilan BI Provinsi Sulawesi Selatan (BI Sulsel) melakukan riset mengenai isu-isu  strategis di bidang ekonomi untuk memberikan rekomendasi dan dukungan formulasi kebijakan kepada pemerintah dan stakeholders di daerah yang berbasis pada kajian akademis (Research Based Policy). Salah satu topik riset yang diilakukan diseminasi pada bulan Februari 2024, yaitu optimalisasi pemanfaatan rantai dingin (cold chain) produk perikanan tangkap di Sulawesi Selatan. Di mana riset tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman dan awareness kepada stakeholders di daerah terkait strategi dalam pembangunan ekonomi daerah khususnya dalam meningkatkan kinerja sektor perikanan melalui optimalisasi rantai pasok dingin (Cold Chain). Riset tersebut merupakan hasil kerja sama (joint research) antara BI Sulsel dengan Sekolah Bisnis Institut Pertanian Bogor (SB IPB).

Kegiatan diseminasi diselenggarakan pada tanggal 27-29 Februari 2024 pada tiga lokasi yang berbeda, Kab.Bone, Kab. Bulukumba dan terakhir di Makassar. Acara diseminasi di Makassar dilaksanakan pada hari Kamis, 29 Februari 2024 bertempat di Four Points Hotel dengan mengundang antara lain: OPD Pemerintah Provinsi Sulsel, Pemko Makassar, Pemkab Takalar, dan Pemkab.Barru, Perbankan, Pelaku Usaha, Akademisi, Media, Kelompok Nelayan dan Penyuluh Perikanan.

Dalam sambutannya, Kepala Perwakilan BI Sulsel, Rizki Ernadi Wimanda mengatakan bahwa riset dengan topik optimalisasi pemanfaatan rantai dingin (cold chain) produk perikanan tangkap di Sulawesi Selatan ini, tentunya dengan melihat potensi sumber daya perikanan Sulawesi Selatan yang sangat besar. Sektor perikanan Sulawesi Selatan juga memiliki peran yang besar dalam perekonomian Sulawesi Selatan. Dimana berdasarkan data PDRB Sulawesi Selatan tahun 2022, peran sub sektor perikanan merupakan yang terbesar terhadap total PDRB sektor Pertanian, Kehutanan dan Perikanan yaitu sebesar 39,3% disusul oleh sub sektor Tanaman Pangan sebesar 29,9%.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adapun terkait perkembangan kondisi ekonomi terkini, Rizki menambahkan bahwa ekonomi Sulsel masih dihadapi dengan sejumlah tantangan, baik dari kondisi ekonomi global maupun domestik. Pertumbuhan Ekonomi Dunia diperkirakan menurun ke 3,00% (yoy) pada tahun 2024 yang disebabkan konflik geopolitik (perang Rusia-Ukraina & Israel-Palestina), sementara tingkat inflasi dunia cenderung masih tinggi. Lebih lanjut, pertumbuhan ekonomi nasional masih terjaga dengan laju pertumbuhan sebesar 5,05% di tahun 2023, melambat dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat sebesar 5,30%. Adapun laju inflasi nasional di tahun 2023 relatif masih terkendali, yakni sebesar 2,61% (yoy), masih berada pada sasaran inflasi nasional di tahun 2023 yaitu 3,0±1%.

Dari sisi perekonomian domestik, pertumbuhan ekonomi Sulsel di triwulan I-2024 diperkirakan tumbuh pada rentang 4,1%-4,9% (yoy),

sebesar 3,79% (yoy). Sumber pertumbuhan terutama diperkirakan berasal dari peningkatan kinerja sub sektor perikanan, aktivitas kampanye dan Pemilu 2024 serta adanya HBKN Ramadhan yang lebih panjang.

Sementara dari sisi perkembangan harga, inflasi Sulsel pada Januari 2024 secara tahunan tercatat sebesar 2,38% (yoy), lebih rendah dari akhir tahun 2023 dan masih terkendali pada rentang sasaran inflasi nasional 2.5±1% di tahun 2024. Komoditi penyumbang inflasi pada Januari 2024 bersumber dari kenaikan harga tomat, bawang merah, ikan-ikanan, udang basah, bawang putih, dan cumi. Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan dan Kesejahteraan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel, dr. Muhammad Ichsan Mustari, dalam sambutannya menyambut baik upaya BI Sulsel bersinergi dengan pemerintah daerah untuk menyelesaikan sejumlah permasalahan terkait pengembangan ekonomi dengan memberikan rekomendasi kebijakan yang berbasis riset (research-based policy). Adanya riset mengenai rantai pasok dingin ini, tentunya diharapkan dapat dimanfaatkan Pemprov Sulsel serta stakeholders terkait untuk mendorong pertumbuhan sektor perikanan melalui pengembangan infrastruktur rantai pasok dingin yang lebih optimal.

Dr. Nimmi Zulbainarni, S.Pi, M.Si selaku pemateri menyatakan bahwa terdapat dua hal yang menjadi rekomendasi kepada pemprov Sulsel berdasarkan dari riset yang telah dilakukan. Pertama, dalam pengembangan rantai pasok dingin, Pemerintah dan pihak terkait di Sulawesi Selatan perlu memprioritaskan investasi untuk peningkatan kapasitas dan penambahan pabrik es. Kebijakan ini bertujuan untuk mengamankan pasokan es yang stabil, yang krusial untuk menjaga kesegaran ikan khususnya di tingkat nelayan. Namun, Hal ini dihadapkan pada beberapa tantangan, seperti masalah lokasi dan aset, tantangan investasi, isu operasional, serta kecukupan pasokan listrik. Kedua, pemerintah dapat mempertimbangkan pengadaan mesin vacuum sealer yang dapat digunakan oleh nelayan atau pengelola TPI untuk meningkatkan kualitas penyimpanan ikan. Penerapan vacuum sealing sebagai langkah dalam proses cold chain dapat meningkatkan umur simpan ikan, menjamin kualitas produk hingga ke konsumen, dan memungkinkan nelayan untuk mencapai pasar yang lebih luas dengan produk yang lebih tahan lama.

Ke depan, BI Sulsel akan terus mendorong peningkatan sektor perikanan Sulsel melalui implementasi strategi yang tepat guna dan didukung oleh kebijakan yang berbasis riset dengan dukungan Lembaga Perguruan Tinggi yang kredibel. (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BrightGas Ramaikan CFD Makassar dengan Promo Refill, Trade-In dan Lomba Rakyat
Semarakkan HUT RI ke 81, PT Pelindo Jasa Maritim mendukung ekonomi UMKM lokal untuk bisa mandiri, berkembang dan naik kelas
Sahabat Erwin Hatta Gelar Doa Bersama dan Tunaikan Nazar Almarhum di Momentum HUT Kemerdekaan RI
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Semarakkan HUT ke-81 RI melalui Fun Riding dan Bakti Sosial
Rayakan HUT ke-81 RI, Bukit Baruga Padukan Semangat Kebersamaan dan Kepedulian Sesama
Claro Makassar Gelar Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia
Basarnas Makassar Siagakan 295 Personel Amankan Pendakian HUT ke-81 RI di Gunung Bawakaraeng
Semangat HUT RI ke-81, Pelindo Teguhkan Kedaulatan Maritim
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:16 WITA

BrightGas Ramaikan CFD Makassar dengan Promo Refill, Trade-In dan Lomba Rakyat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:54 WITA

Semarakkan HUT RI ke 81, PT Pelindo Jasa Maritim mendukung ekonomi UMKM lokal untuk bisa mandiri, berkembang dan naik kelas

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:27 WITA

Sahabat Erwin Hatta Gelar Doa Bersama dan Tunaikan Nazar Almarhum di Momentum HUT Kemerdekaan RI

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:03 WITA

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Semarakkan HUT ke-81 RI melalui Fun Riding dan Bakti Sosial

Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:02 WITA

Rayakan HUT ke-81 RI, Bukit Baruga Padukan Semangat Kebersamaan dan Kepedulian Sesama

Berita Terbaru