Mercurius Top FM Kini Lahir Kembali Dalam Bentuk Radio Digital

- Penulis

Senin, 11 Maret 2024 - 13:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM, — The Radio Will Never Die! Ini mungkin yang ada dibenak sejumlah mantan penyiar radio Mercurius Top FM saat launching siaran radio digital lewat Mercurius Classic Makassar (MCM) Radio Streaming, Minggu (10/4).

 

Perkembangan pesat teknologi informasi tidak akan membuat siaran radio kehilangan eksistensinya. Dengan kekhasan yang dimiliki, radio tetap memiliki penggemar hingga saat ini ungkap Yosi Karyadi, salah satu penggagas lahirnya MCM Streaming Radio.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Sebagai stasiun radio ternama di Makassar era 80 hingga 2000an, masyarakat pendengar banyak yang mengaku rindu dengan suara penyiar dan lagu=lagu khas radio ini. Tidak hanya pendengar di Makassar, tetapi bagi mereka yang kini di luar Makassar bahkan berkarir di negara lain.

 

“Meski radio Mercurius Top FM sudah tak lagi menemani pendengar diranah siaran analog, masyarakat bisa lebih fleksibel mendengar Mercurius lewat hape dimanapun dan kapanpun. Termasuk bisa didengarkan di seluruh dunia” jelas Yosi.

 

Sifatnya yang auditif akan membangkitkan imajinasi di pikiran para pendengar. Hal ini tidak akan tergantikan dengan media visual. Demikian ungkap Muhammad Idris, Dosen Komunikasi UMI.

 

“Radio tidak akan pernah mati bila mampu beradaptasi di era digital. Kini yang perlu teman-teman lakukan adalah berkreasi di ruang multiplatform kekinian seperti podcast dan media sosial” pesan Idris yang juga mantan reporter dan host Mercurius Top FM era 2000an.

 

Andy Mangara, mantan penyiar Mercurius era 80 hingga 90an mengatakan kehadiran MCM Radio Streaming di tengah ekosistem digital, bukti radio juga tidak menunjukkan akan mati. Hal ini juga sekaligus menjadi tantangan bagi para pengelola untuk terus bertahan dan beradaptasi di dunia digital.

 

“Ada banyak hal yang perlu dipersiapkan, di antaranya adalah meracik konten yang kreatif,” ujar Andi yang kini menjadi Anggota Komisi Informasi Publik (KIP) Sulsel.

 

Untuk menikmati siaran digital MCM Streaming radio, Anda cukup join di https://radiostream.my.id/mercuriusclassic/index.html.

 

Selain Andy Mangara, Yosi Karyadi, Idris Muhammad, turut hadir di event launching MCM Radio Streaming diantaranya Imsan Muhaimin, Alvin Anggara, Neno Hakim, Diah Widiswara, Sandra Chaeriah dan Rubi Sudikio. (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indosat Mencatat Pertumbuhan Dua Digit pada Kuartal I 2026, Membukukan Kinerja Kuat yang Dipercepat oleh Hyper-Personalization Berbasis AI
Rektor UIT Meyudisium Tiga Mahasiswa MIAN, Wakil Bupati Mappi Asal Papua Selatan
Hardiknas 2026: Institut KAPAL Perempuan Soroti Komersialisasi Pendidikan hingga Krisis Aman Perempuan di Kampus
Dirut Pelindo Perkuat Budaya HSSE & Sinergi Operasional di Regional 4
Dosen Fakultas Psikologi UIT Laksanakan Pengabdian Masyarakat melalui Psikoedukasi Anti Bullying di Pangkep
BERSIH-BERSIH PANTAI AKKARENA  KUMPULKAN 306 KILOGRAM SAMPAH 
Kepuasan Pelindo di Atas 90%, Sinyal Positif Bagi Perbaikan Layanan Pelabuhan
Partai Gerakan Rakyat Sulsel Resmi Daftar ke Kemenkum, Targetkan Legalitas Nasional 
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:09 WITA

Indosat Mencatat Pertumbuhan Dua Digit pada Kuartal I 2026, Membukukan Kinerja Kuat yang Dipercepat oleh Hyper-Personalization Berbasis AI

Minggu, 3 Mei 2026 - 00:06 WITA

Rektor UIT Meyudisium Tiga Mahasiswa MIAN, Wakil Bupati Mappi Asal Papua Selatan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:38 WITA

Hardiknas 2026: Institut KAPAL Perempuan Soroti Komersialisasi Pendidikan hingga Krisis Aman Perempuan di Kampus

Sabtu, 2 Mei 2026 - 10:55 WITA

Dirut Pelindo Perkuat Budaya HSSE & Sinergi Operasional di Regional 4

Jumat, 1 Mei 2026 - 21:08 WITA

Dosen Fakultas Psikologi UIT Laksanakan Pengabdian Masyarakat melalui Psikoedukasi Anti Bullying di Pangkep

Berita Terbaru