Aksi Jilid II, KPPM Kembali Seruduk PT. Pupuk Indonesia

- Penulis

Jumat, 15 Maret 2024 - 04:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM,– Koalisi Perjuangan Pemuda Mahasiswa (KPPM), Kembali lakukan Aksi Unjuk Rasa (Unras) Jilid II di depan Kantor PT. Pupuk Indonesia Sul-Sel, terkait adanya dugaan kasus Mafia pupuk di Kabupaten Jeneponto, Kamis [14/3/2024].

 

Aksi Unras jilid II yang dilakukan oleh KPPM didepan PT. Pupuk indonesia Sul-Sel merupakan bentuk penegasan dan pengklarifikasian lebih dalam terkait adanya dugaan kecurangan yang dilakukan oleh pihak Distributor KPI & CV Anjas pada proses penyaluran dan penjualan diatas HET [Harga Eceran Tertinggi] pada tahun 2021-2022 lalu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Lebih lanjut, dalam Aksi Jilid II ini KPPM layangkan beberapa tuntutan, antara lain:

 

1. Mendesak Pupuk indonesia pusan dan pupuk indonesia sul-sel memutus kontrak kerja sama dengan CV. Turatea Agro Perkasa yang diduga, Direktur CV. Anjas dan Direktur CV. Turatea Agro Perkasa memiliki hubungan darah dan diduga akan melakukan tindakan berulang.

 

2. Mendesak Direktur Utama Pupuk Indonesia Pusat mengevaluasi Pupuk Indonesia Sul-sel dan mencopot Industrial Engineering (IE) wilayah Maros-Bulukumba karena diduga lalai dalam menelusuri masalah pupuk yang berada dikab. Jeneponto.

 

3. Mendesak Menteri BUMN untuk menurunkan Tim Investigasi terkait Alokasi pupuk yang diduga ada permainan antara PI Sul-Sel dan Distributor.

 

4. Mendesak PI Sul-Sel memperlihatkan Alokasi Pupuk diJeneponto dan Sinkronisasinya dengan RDKK.

 

5. Sejahterahkan Petani.

 

Setelah beberapa menit berorasi, pihak PT. Pupuk Indonesia, meminta untuk melakukan Audiensi didalam ruangan rapat.

 

Saat Audiensi Herlan Ariputra, Selaku wakil Jendral Lapangan [Wajenlap] menyampaikan Aksi Unras Jilid II ini untuk mempertegas agar pihak PT. Pupuk Indonesia Sul-Sel lebih mengedepankan aspek Sosial dan Ekonomi dalam memilih Distributor bukan hanya karena dia mempunyai modal lantas dipilih sebagai Distributor meskipun memenuhi semua syarat tetapi perlu dipertimbangkan apakah seseorang itu bisa berlaku Adil atau malah sebaliknya dalam memberikan jatah Pupuk kepada Masyarakat.

 

“pupuk merupakan dan agar bagaimana PT. Pupuk Indonesia Sul-sel memustuskan kontrak kerja sama atau melakukan pemberhentian suplai terhadap pihak terkait” terang Putra, sapaan akrabnya.

 

Pihak dari PT. Pupuk Indonesia Sul-Sel menanggapi hal tersebut “sebelumnya kami memohon maaf, tetapi meskipun kasus semacam ini itu sudah jelas, kami tidak bisa melakukan cut atau pemberhentian suplai kepada pihak terkait ketika belum ada ketukan palu dari pengadilan, dan saya beri sedikit saran kepada adik-adik kalau mau tuntutan semacam ini cepat ditangani silahkan langsung melakukan pelaporan kepada dinas perdagangan, jujur saya sangat bersemangat ketika adik-adik dapat peka melihat keadaan sosial karena dijaman sekarang ini sangat langka mahasiswa maupun pemuda yang peka terhadap sosialnya” Tuturnya (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Keluarga Besar Nyampa Daeng Siama Berharap Namanya Diabadikan Jadi Nama Jalan di Makassar
Visitasi Internal Universitas Hasanuddin Tinjau Pelaksanaan PPK Ormawa 2026 Tim CARA’DE di Desa Tinggimae
KKI 2026 Jadi Momentum Emas UMKM Sulsel Tembus Pasar Ekspor
Dorong Semangat Petani Desa Julubori, Babinsa Koramil 1409-05/Pallangga Lakukan Pendampingan Penanaman Padi
Kota Makassar Siap Sambut 1.600 Lebih Kafilah MTQ VIII KORPRI Nasional 2026
Progres Jembatan Beton Pabbundukang Capai 59%, Akses Warga Bontonompo Selatan Segera Terhubung
Sosialisasi Kenakalan Remaja dan Dampak Hukumnya Digelar di Desa Nirannuang
Pererat Silaturahmi, Babinsa Kodim 1409/Gowa Gelar Safari Subuh dan Komsos di Desa Kalebarembeng
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 16:16 WITA

Keluarga Besar Nyampa Daeng Siama Berharap Namanya Diabadikan Jadi Nama Jalan di Makassar

Minggu, 23 Agustus 2026 - 14:20 WITA

Visitasi Internal Universitas Hasanuddin Tinjau Pelaksanaan PPK Ormawa 2026 Tim CARA’DE di Desa Tinggimae

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:54 WITA

KKI 2026 Jadi Momentum Emas UMKM Sulsel Tembus Pasar Ekspor

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:46 WITA

Dorong Semangat Petani Desa Julubori, Babinsa Koramil 1409-05/Pallangga Lakukan Pendampingan Penanaman Padi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:42 WITA

Kota Makassar Siap Sambut 1.600 Lebih Kafilah MTQ VIII KORPRI Nasional 2026

Berita Terbaru