Operasi Pencarian KM Bintang Tamalate Resmi Ditutup, Lima Korban Masih Hilang

- Penulis

Kamis, 10 Oktober 2024 - 06:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM, — Tim sar gabungan telah mengakhiri operasi pencarian terhadap kelima korban dari tenggelamnya KM Bintang Tamalate yang hilang di perairan Takalar, Sulawesi Selatan. Setelah tujuh hari pencarian intensif, tim SAR gabungan belum berhasil menemukan lima orang yang berada di atas kapal tersebut.

 

Kecelakaan ini bermula pada 2 Oktober 2024, ketika KM Bintang Tamalate berangkat dari Pulau Matalaan, Kabupaten Pangkep, dengan tujuan Galesong Utara, Kabupaten Takalar. Kapal tersebut membawa empat anak buah kapal (ABK) dan satu penumpang. Namun, pada 3 Oktober 2024, kapal tersebut tidak tiba di tujuan, dan pihak keluarga melaporkan kejadian ini kepada otoritas setempat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Setelah dilakukan pencarian, kapal ditemukan tenggelam di perairan Takalar, sekitar 22 mil laut dari Pulau Tanah Keke, namun tanpa tanda-tanda keberadaan para awak kapal.

 

Operasi pencarian yang dimulai sejak laporan diterima, melibatkan berbagai unsur, termasuk Basarnas, BPBD, tim SAR dari beberapa universitas, serta nelayan setempat. Kapal KPP Orca 05 juga dikerahkan untuk membantu pencarian.

 

Area pencarian yang cukup luas dibagi menjadi tiga sektor dengan menggunakan tiga Search Rescue Unit (SRU), namun hingga hari ketujuh, upaya pencarian belum membuahkan hasil.

 

Pada hari ketujuh, pukul 17.00 Wita, operasi SAR resmi dihentikan setelah dilakukan evaluasi dan briefing bersama keluarga korban serta instansi terkait.

 

“Tim sar gabungan bersama dengan keluarga korban telah bersepakat untuk menutup operasi sar kecelakaan kapal KM Bintang Tamalate karena sudah memasuki hari ketujuh, dan tidak ditemukannya keberadaan tanda-tanda korban,” ujar Muhammad Arif Anwar, selaku Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Makassar.

 

Arif menambahkan meskipun operasi SAR dihentikan, apabila nanti ada penemuan korban maka operasi sar dapat dibuka kembali dengan operasi pelaksanaan evakuasi.

 

“Pihak keluarga juga telah menandatangi kesepakatan untuk melakukan penandatanganan penghentian operasi sar,” tambah Arif.

 

Pihak Basarnas menyampaikan terima kasih atas partisipasi dan kerjasama dari berbagai pihak dalam operasi ini, termasuk tim SAR dari berbagai instansi, nelayan setempat, serta keluarga korban yang terus mendukung proses pencarian.

 

Operasi SAR ini telah melibatkan berbagai pihak, termasuk Basarnas, BPBD, Marteam, SAR dari beberapa universitas, SAR Ojol, CORE, dan beberapa tim penyelamat lainnya. Semua unsur yang terlibat telah kembali ke kesatuan masing-masing setelah operasi resmi ditutup.

 

Berikut nama korban KM Bintang Tamalate yang hilang yaitu Dg Taba, Dg Pole, Dandy, Zul, serta satu orang yang belum teridentifikasi. (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

WFH ASN Tuai Kritik, Mayoritas Warganet Masih Tunggu Bukti Kebijakan
OJK DORONG PENGUATAN LITERASI KEUANGAN LEWAT PENDIDIKAN FORMAL
Seleksi Komisioner BAZNAS Makassar Diserbu 68 Pendaftar
Road to Pekan Reksa Dana 2026 Digelar, APRDI Dorong Generasi Muda Melek Investasi
Terkait Seruan Aksi Dukungan untuk Pak JK KALLA: Agar Semua Pihak Menahan Diri
Promo Funventure Weekend Special, Bugis Waterpark Adventure Hadirkan Liburan Hemat Akhir Pekan
Raih Pendanaan Riset dan Pengabdian 2026, Kalla Institute Perkuat Komitmen Tri Dharma
Industri Reksa Dana Tumbuh Pesat, APRDI Gencarkan Literasi Investasi di Makassar
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 23:31 WITA

WFH ASN Tuai Kritik, Mayoritas Warganet Masih Tunggu Bukti Kebijakan

Jumat, 17 April 2026 - 22:04 WITA

OJK DORONG PENGUATAN LITERASI KEUANGAN LEWAT PENDIDIKAN FORMAL

Jumat, 17 April 2026 - 13:52 WITA

Seleksi Komisioner BAZNAS Makassar Diserbu 68 Pendaftar

Jumat, 17 April 2026 - 13:20 WITA

Road to Pekan Reksa Dana 2026 Digelar, APRDI Dorong Generasi Muda Melek Investasi

Kamis, 16 April 2026 - 19:59 WITA

Terkait Seruan Aksi Dukungan untuk Pak JK KALLA: Agar Semua Pihak Menahan Diri

Berita Terbaru

Berita

Seleksi Komisioner BAZNAS Makassar Diserbu 68 Pendaftar

Jumat, 17 Apr 2026 - 13:52 WITA