Prof Hadijah Jadi Guru Besar Universitas Bosowa

- Penulis

Senin, 28 November 2022 - 17:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FILALIN, MAKASSAR – Dosen Fakultas Pertanian Universitas Bosowa (Unibos) Prof Hadijah Mahyuddin menerima SK jabatan akademik. Senin (28/11/2022).

Dalam SK tersebut, perempuan sapaan Ijah ini diangkat sebagai Guru Besar (Profesor) melalui Surat Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi tentang Kenaikan Jabatan Akademik/Fungsional Dosen menjadi Profesor/Guru Besar.

Prof. Hadijah Mahyuddin merupakan dosen tetap di Universitas Bosowa sejak 16 Oktober 1994. Berdasarkan Keputusan Mendikbudristek Nomor 70410/MPK.A/KP.07.01/2022 terhitung mulai tanggal 22 November 2022 dinaikkan jabatannya menjadi Profesor/Guru Besar dalam bidang ilmu Budidaya Perikanan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rektor Universitas Bosowa mengapresiasi atas capaian Prof. Hadijah Mahyuddin, M.Si. Total saat ini di Unibos terdapat 10 dosen dengan jabatan guru besar.

“Selamat atas capaian tertinggi Prof. Hadijah Mahyuddin, di bidang akademik. Bertambahnya guru besar akan menunjang kualitas pendidikan di Unibos, karena kualitas Pendidikan juga ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia Institusi,” ungkap Prof. Batara.

Prof. Dr. Ir. Hadijah Mahyuddin, M.Si, mengucapkan terima kasih atas dorongan rektor unibos serta Yayasan Bosowa Education yang turut membantu meraih prestasi tertinggi sebagai guru besar dan sangat bangga menjadi Perempuan Pertama yang menjadi Guru Besar di Universitas Bosowa.

“Terima kasih kepada rektor dan yayasan serta keluarga yang selalu memberikan motivasi, dan doa sehingga mencapai tahapan tertinggi dosen, yaitu guru besar. Saya sangat senang bersyukur karena menjadi perempuan pertama yang meraih guru besar di Unibos,” ungkap Prof. Hadijah Mahyuddin.

“Guru Besar merupakan tuntutan sebagai seorang dosen, ibaratnya jika jadi tentara kita harus menjadi jenderal dan kalau jadi dosen harus mencapai professor,” tambahnya.

“Saya berpesan kepada dosen-dosen lain, jangan pernah merasa dan berpikir bahwa tidak pantas menjadi guru besar, karena semua dosen itu layak untuk bisa mendapatkan guru besar serta semua dosen mempunyai peluang yang sama untuk bisa menjadi guru besar. Motto saya Sabar, ikhlas, dan tekun,” pungkas Prof. Hadijah.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peningkatan Kompetensi Pandu, PT Pelindo Jasa Maritim Menggelar Kegiatan Endorsement Pandu Batch 1
SAATNYA LUNCH SERU DI VASAKA HOTEL MAKASSAR DENGAN PROMO “MAKIN RAME MAKIN HEMAT”
Penguatan TPQ di Pinrang, Dai LAZ Hadji Kalla Hadirkan Diklat Guru Mengaji Metode Tilawati
Kalla Institute dan Google Perkuat Kompetensi AI dan Smart Technology
Tawarkan Liburan Bareng yang Lebih Seru, Promo Funventure Rame-Rame Bugis Waterpark Adventure Diperpanjang
Satgas PASTI Hentikan Aktivitas Ilegal Magento, Diduga Gunakan Modus Investasi Berkedok E-Commerce
SPJM Bukukan Laba Bersih melampaui target RKAP pada Kuartal I 2026
PMSM DPD SulSel Dorong Transformasi Kepemimpinan Melalui Coaching Culture di HR Meet & Talk 2026
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 13:48 WITA

Peningkatan Kompetensi Pandu, PT Pelindo Jasa Maritim Menggelar Kegiatan Endorsement Pandu Batch 1

Sabtu, 16 Mei 2026 - 13:43 WITA

SAATNYA LUNCH SERU DI VASAKA HOTEL MAKASSAR DENGAN PROMO “MAKIN RAME MAKIN HEMAT”

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:51 WITA

Penguatan TPQ di Pinrang, Dai LAZ Hadji Kalla Hadirkan Diklat Guru Mengaji Metode Tilawati

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:27 WITA

Kalla Institute dan Google Perkuat Kompetensi AI dan Smart Technology

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:10 WITA

Tawarkan Liburan Bareng yang Lebih Seru, Promo Funventure Rame-Rame Bugis Waterpark Adventure Diperpanjang

Berita Terbaru