Serunya Pameran Temporer di Museum Kota Makassar, Ini Yang Dipamerkan

- Penulis

Senin, 28 November 2022 - 23:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilmu kepurbakalaan atau lebih dikenal dengan sebutan Arkeologi adalah ilmu yang mempelajari kebudayaan umat masa lalu melalui kajian sistematis atas data bendawi yang ditinggalkan.

Sebelum menjadi ilmu, pada abad ke-15 (jaman Renaissance) khususnya di italia, beberapa orang senang mengoleksi benda-benda antik.

Dijelaskan Kepala UPT Museum, Nurharlah Dahlan pada pameran Temporer Museum Kota Makassar, yang digelar di Museum Kota Makassar, Senin (28/11/2022). Sulawesi Selatan merupakan wilayah yang kaya akan tinggalan arkeologis yang tersebar di berbagai daerah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tinggalan arkeologis tersebut berasal dari masa prasejarah, masa kerajaan hingga masa kolonial. Sebagian besar peninggalan arkeologis tersebut masih dapat ditemukan di Kota Makassar,” ujar Kepala UPT Museum tersebut.

Pameran Temporer Museum ini digelar selama tiga hari mulai hari ini, Senin, 28 Nov hingga 30 Nov 2022, hasil kerjasama Departemen Arkeologi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Hasanuddin dan Museum Kota Makassar.

Kepala Dinas Kebudayaan Kota Makassar, Ir Herfida Attas yang membuka secara resmi event tersebut mengatakan “Dengan adanya pameran ini, diharapkan kepada seluruh pengunjung dapat mengetahui tentang kearkeologian, khususnya tentang Kota Makassar,” ucapnya.

Pameran ini menghadirkan beragama koleksi berupa gerabah, bata dan batu pipisan merupakan artefak arkeologis yang diperoleh dari kegiatan ekskavasi Mahasiswa Arkeologi Universitas Hasanuddin bekerja sama dengan BPCB SUL-SEL. Mengangkat tema Kolekai Arkeologika dan hasil riset kearkeologian tentang Kota Makassar.

Selain koleksi beberapa artefak, dipamerkan juga poster hasil penelitian dari mahasiswa Arkeologi FIB UNHAS terhadap bangunan – bangunan kolonial yang ada di Kota Makassar seperti Gedung Mulo, Gedung Kesenian, Gedung Museum Kota, Fort Rotterdam, bangunan Klenteng, Ruko di Kawasan Pecinaan, bangunan makam kuno di antaranya Makam Raja-raja Tallo, serta bangunan-bangunan Kolonial lainnya yang bersejarah di Kota Makassar.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Itwasum Polri Apresiasi Nuansa Adat di Pos Minasamaupa Saat Peninjauan di Gowa
BYD Haka Karebosi Raih Penghargaan Asia Pasifik, Harumkan Nama Makassar Tepat di Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Gema Takbir di Jantung Kota: Ribuan Jemaah Padati Salat Idulfitri 1447 H di Claro Makassar
Gema Takbir di Taman Dataran Indah: Hakikat penciptaan manusia dan Bakti pada Orangtua
Anggota Komosi IX DPR RI Tegaskan Pentingnya Program MBG
Kejari Makassar Bidik Aktor di Balik Dugaan Korupsi Dana Hibah BAZNAS 2023–2024
Tak Mudik Demi Energi Negeri: Pengabdian Perwira Elnusa Rayakan Idulfitri di Medan Operasi Morowali Utara dan Banggai
BERBAGI TAKJIL UNTUK PENGGUNA JALAN DI BULAN RAMADAN 
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 23 Maret 2026 - 19:23 WITA

Itwasum Polri Apresiasi Nuansa Adat di Pos Minasamaupa Saat Peninjauan di Gowa

Minggu, 22 Maret 2026 - 08:52 WITA

BYD Haka Karebosi Raih Penghargaan Asia Pasifik, Harumkan Nama Makassar Tepat di Hari Raya Idul Fitri 1447 H

Sabtu, 21 Maret 2026 - 16:01 WITA

Gema Takbir di Jantung Kota: Ribuan Jemaah Padati Salat Idulfitri 1447 H di Claro Makassar

Sabtu, 21 Maret 2026 - 12:24 WITA

Gema Takbir di Taman Dataran Indah: Hakikat penciptaan manusia dan Bakti pada Orangtua

Jumat, 20 Maret 2026 - 21:54 WITA

Anggota Komosi IX DPR RI Tegaskan Pentingnya Program MBG

Berita Terbaru

Berita

Anggota Komosi IX DPR RI Tegaskan Pentingnya Program MBG

Jumat, 20 Mar 2026 - 21:54 WITA