Presiden RI Optimis Buat Negara Lain Tetap Bergantung Dengan Indonesia

- Penulis

Sabtu, 3 Desember 2022 - 19:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FILALIN, MAKASSAR – Presiden RI Jokowidodo menyampaikan pidatonya di acara Kompas 100 CEO Tahun 2022 pada tanggal (2/12/22) kemarin.

Acara yang di hadiri oleh Liliek Oetamak selaku CEO Kompas Graha Media, Mentri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Mentri Politik, Hukum dan keamanan Mahfud MD dan para anggota lainnya.

Indonesia itu sendiri memiliki kekuatan yang besar dengan sumber daya alam (SDA), sumber daya manusia (SDM), dan juga memiliki pasar yang besar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pidatonya Presiden RI menyampaikan bahwa “kita melakukan keterbukaan ekonomi sehingga Indonesia harus melakukan negara lain tetap bergantung kepada kita, sehingga Indonesia itu sendiri tidak hanya menjadi cabang”.

Begitu pun “membangun ekosistem yang besar kita memiliki Nikel, Tembaga, dan Ten Timah, potensi kita sangat besar dari expore bahan mentah,” ujar Presiden RI dalam pidatonya.

Terkait dengan Income pendepatan negara Indonesia dari 2014 di industri logam itu hanya 9.8 T kini sudah meloncat sekitar 37.8 T, untuk nasional tahun 2014 itu 985 T sekarang sudah mencapai 1448 T, ketika ini tetap berjalan maka penerimaan pajaknya akan meningkat dan anggaran dana desa pun bisa bertambah dengan ini ekosistem yang di bagun semakin terlihat hasilnya.

“Masyarakat desa bisa menikmati ekosistem yang kita bangun ini bukan berhenti di situ saja, dana desa yang kita klontorkan selama 6 tahun sudah 468 triliun, artinya peredaran uang di desa-desa sudah 748 desa yang kita miliki terus berputar sehingga semakin banyak,” pungkasnya

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PERKUAT KEPERCAYAAN PUBLIK, OJK TERAPKAN QR CODE SURAT TANDA TERDAFTAR PIALANG ASURANSI DAN REASURANSI INDONESIA
Haka Auto Dukung Pengembangan Talenta Industri CEO Hariyadi Kaimuddin Berbagi Kunci Sukses di Acara Graduation Super Mentorship IATI ITB
Indosat Mencatat Pertumbuhan Dua Digit pada Kuartal I 2026, Membukukan Kinerja Kuat yang Dipercepat oleh Hyper-Personalization Berbasis AI
Partai Gerakan Rakyat Sulsel Resmi Daftar ke Kemenkum, Targetkan Legalitas Nasional 
Satgas PASTI Hentikan Kegiatan PT Malahayati Nusantara Raya, Diduga Langgar Ketentuan Perizinan
OJK TINDAK PRAKTIK PENAGIHAN MELANGGAR HUKUM DAN PANGGIL INDOSAKU
INISIATIF REFORMASI PASAR MODAL INDONESIA MENDAPAT PENGAKUAN DALAM ASESMEN MSCI
OJK AJAK PEREMPUAN TELADANI KARTINI, PERKUAT BUDAYA INTEGRITAS DAN ANTI-FRAUD
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 05:32 WITA

PERKUAT KEPERCAYAAN PUBLIK, OJK TERAPKAN QR CODE SURAT TANDA TERDAFTAR PIALANG ASURANSI DAN REASURANSI INDONESIA

Senin, 4 Mei 2026 - 14:11 WITA

Haka Auto Dukung Pengembangan Talenta Industri CEO Hariyadi Kaimuddin Berbagi Kunci Sukses di Acara Graduation Super Mentorship IATI ITB

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:09 WITA

Indosat Mencatat Pertumbuhan Dua Digit pada Kuartal I 2026, Membukukan Kinerja Kuat yang Dipercepat oleh Hyper-Personalization Berbasis AI

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:27 WITA

Partai Gerakan Rakyat Sulsel Resmi Daftar ke Kemenkum, Targetkan Legalitas Nasional 

Rabu, 29 April 2026 - 08:58 WITA

Satgas PASTI Hentikan Kegiatan PT Malahayati Nusantara Raya, Diduga Langgar Ketentuan Perizinan

Berita Terbaru