Bom Bunuh Diri di Polsek Astana Anyar, Polisi Temukan Kertas Bertuliskan Penolakan RKUHP

- Penulis

Kamis, 8 Desember 2022 - 10:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FILALIN, JAKARTA – Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Listyo sigit Prabowo, buka suara terkait peristiwa bom bunuh diri yang terjadi di Polsek Astana Anyar, Bandung, yang dimana juga menewaskan 1 anggota Kepolisian, Rabu (07/12/2022).

Dalam aksinya, pelaku bom bunuh diri, turut membawa sejumlah kertas bertuliskan penolakan terhadap Revisi KUHP yang baru saja disahkan menjadi Undang-undang (UU).

“Di TKP kita juga temukan ada belasan kertas yang bertuliskan protes penolakan terhadap Rancangan KUHP yang baru saja disahkan,” ucap Listyo.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Listyo mengungkapkan pelaku bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar merupakan mantan narapidana kasus terorisme bernama Agus Sujatno alias Abu Muslim.

“Hasil sidik jari dan face recognition identik menyebutkan identitas pelaku Agus Sujatno,” kata Listyo di Polsek Astana Anyar.

Agus sempat ditahan di Lapas Kelas II A Pasir Putih Nusakambangan. Dia divonis selama empat tahun penjara terkait kasus terorisme sebelum akhirnya bebas pada Maret 2021 lalu

Kapolda Jawa Barat Inspektur Jenderal (Irjen) Suntana menyebut jumlah korban bom bunuh diri diPolsek Astana Anyar sebanyak 11 orang. Jumlah ini termasuk pelaku yang tewas di lokasi akibat ledakan bom.

Menurut Suntana, korban lain adalah satu orang anggota Polri yang meninggal dunia dan sembilan orang luka-luka.

“Akibat ledakan 11 orang korban, satu orang meninggal Aipda Sopyan dan sembilan kategori luka akibat pecahan (bom) tersebut,” ujar Suntana.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kalla Toyota Berjaya di Ajang Toyota Dealer Convention 2026
Belum Clean and Clear, Lahan Disewa IHIP di Luwu Timur Simpan Potensi Masalah Hukum
Presiden Prabowo ; Masa Anak Murid Salah, Kepala Sekolah Dicopot, Tindak Murid Seperti itu
KPPU Jatuhkan Denda Rp6,7 Miliar dalam Perkara Hambatan Usaha PT Laboratorium Medio Pratama
Kongres IMPS Istimewa XXXlV Berakhir dengan Sukses
Kajian Ekonomi DOB Luwu Tengah Sudah Rampung, Ketua KKLR Sulsel Minta Polemik Dihentikan
Mobil Listrik Pertama LEPAS di Dunia, Diperkenalkan pada IIMS 2026
Satu Nelayan Jeneponto Belum Kembali, Basarnas Lakukan Pencarian
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 16 Februari 2026 - 09:28 WITA

Kalla Toyota Berjaya di Ajang Toyota Dealer Convention 2026

Minggu, 15 Februari 2026 - 18:06 WITA

Belum Clean and Clear, Lahan Disewa IHIP di Luwu Timur Simpan Potensi Masalah Hukum

Minggu, 15 Februari 2026 - 11:44 WITA

Presiden Prabowo ; Masa Anak Murid Salah, Kepala Sekolah Dicopot, Tindak Murid Seperti itu

Senin, 9 Februari 2026 - 21:04 WITA

KPPU Jatuhkan Denda Rp6,7 Miliar dalam Perkara Hambatan Usaha PT Laboratorium Medio Pratama

Senin, 9 Februari 2026 - 05:22 WITA

Kongres IMPS Istimewa XXXlV Berakhir dengan Sukses

Berita Terbaru