Oknum Polisi Diduga Menganiaya Warga Dengan Cara Membenturkan Kepala ke Aspal

- Penulis

Minggu, 1 Januari 2023 - 22:26 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Filalin, luwu Timur – Oknum polisi di Kecamatan Tomohon, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan yang bertugas dalam pengamanan malam tahun baru di duga menganiaya seorang remaja. Akibatnya korban mengalami luka di kepala bagian belakang akibat benturan di aspal, di lansir dari akun youtube TV One, Minggu (1/1/2023)

Delon (15) di duga di aniaya oleh oknum polisi berseragam lengkap saat malam pergantian tahun. Korban di larikan oleh wartawan ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan pertolongan lantaran darah terus keluar dari kepalanya akibat benturan.

Saat kejadian korban dan temannya sedang berada di depan salah satu toko melihat keramaian malam tahun baru. Tiba-tiba di datangi beberapa polisi menggunakan motor lalu membentak korban dan temannya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga : Duka Akhir Tahun Raffi Ahmad

Korban dan temannya takut dan berusaha lari saat para polisi melabrak mereka. Nahas korban yang berlari di tangkap oleh salah satu polisi lalu di benturkan di aspal. Saat terbentur di aspal korban sepatah sadarkan diri. Namun oknum polisi masih menyeret korban kerbau jalan lalu dibentur-benturkan.

Aksi di duga polisi tersebut terhenti setelah korban kembali sadarkan diri. Warga yang melihat aksi polisi tersebut histeris dan meminta agar korban tidak di pukuli. Korban di sangka ikut dalam konvoi dan aksi geber-geber knalpot.

Baca Juga : Polrestabes Makassar Memastikan Perayaan Tahun Baru Berjalan Aman dan Kondusif

Sementara saat kejadian motor korban terparkir dan masih menggunakan knalpot standar. Kapolsek mangkutana AKP Nyoman Sutarja yang menyaksikan kejadian itu dalam keterangan tertulisnya membantah korban di benturkan oleh anggotanya.

Menurut Kapolsek korban luka akibat terjatuh setelah lari saat di bubarkan. Hingga saat ini pihak kepolisian belum memberikan keterangan ke awak media atas insiden ini.

 

#polisi #luwuktimur, #penganiayaan

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pertumbuhan Penjualan Meroket, Kalla Toyota Gelar Pameran Otomotif Terbesar di Indonesia Timur  
OJK DORONG GENERASI MUDA PAHAMI PELUANG DAN RISIKO TOKENISASI ASET NYATA
BI Perkuat Layanan Rupiah, Dorong Ekonomi Lokal, dan Lestarikan Budaya melalui Ekspedisi Rupiah Berdaulat Sulawesi Selatan 2026
TMMD KE-130 TAHUN 2026 RESMI DIBUKA DI GOWA, SINERGI TNI DAN MASYARAKAT PERCEPAT PEMBANGUNAN DESA
Pelindo Kembali Layani Ship-to-Ship di Nipa, Perkuat Peran Indonesia di Jalur Pelayaran Internasional
IB FAIR KE-11 UIN ALAUDDIN MAKASSAR ANGKAT TANTANGAN EKONOMI SYARIAH DI ERA AI, AKADEMISI DAN PRAKTISI BERTEMU DALAM SEMINAR NASIONAL
LBH Makassar Pertanyakan Verifikasi Tanah dalam Penerbitan HPL Petani Laoli
Rektor UIT Tandatangani Kontrak Hibah DPPM Batch 2, Dorong Riset Berkelanjutan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:33 WITA

Pertumbuhan Penjualan Meroket, Kalla Toyota Gelar Pameran Otomotif Terbesar di Indonesia Timur  

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:10 WITA

OJK DORONG GENERASI MUDA PAHAMI PELUANG DAN RISIKO TOKENISASI ASET NYATA

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:24 WITA

BI Perkuat Layanan Rupiah, Dorong Ekonomi Lokal, dan Lestarikan Budaya melalui Ekspedisi Rupiah Berdaulat Sulawesi Selatan 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:10 WITA

TMMD KE-130 TAHUN 2026 RESMI DIBUKA DI GOWA, SINERGI TNI DAN MASYARAKAT PERCEPAT PEMBANGUNAN DESA

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:53 WITA

Pelindo Kembali Layani Ship-to-Ship di Nipa, Perkuat Peran Indonesia di Jalur Pelayaran Internasional

Berita Terbaru