33 Pekerja Diperiksa, Polisi Tetapkan 17 Orang Tersangka Bentrok Morowali Utara

- Penulis

Senin, 16 Januari 2023 - 13:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FILALIN.COM, MOROWALI – Polisi menetapkan 17 tersangka terkait bentrokan di area pabrik smelter PT Gunbuster Nickel Industri (GNI), Morowali Utara, Sulawesi Tengah, pada Sabtu (14/1/2022).

Tiga orang tewas dalam aksi bentrok pekerja lokal dan asing. Dua tewas adalah tenaga kerja lokal Sedangkan satu tewas teridentifikasi sebagai warga negara asal Cina. Sementara 69 pekerja sementara ini dalam interogasi kepolisian di Polres Morowali Utara

Menurut Kombes Didik, unjuk rasa karena sehari sebelumnya, pada Jumat (13/1/2023) terjadi ketidaksepakatan mediasi antara serikat pekerja dan PT GNI di Kantor Dinas Ketenagakerjaan (Disnakertrans) Morowali Utara. “Ketidaksepakatan itu terkait satu dari delapan tuntutan pekerja yang tidak bisa dipenuhi PT GNI,” tutur Kombes Didik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga : Morowali Rusuh dan Memakan Korban… Ini kronologinya

Ke 17 tersangka tersebut telah terbukti melakukan pembakaran dan pengrusakan.  “Iya 17 orang terbukti melakukan pembakaran dan perusakan. Sudah ditetapkan sebagai tersangka,” kata Kabid Humas Polda Sulawesi Tengah, Kombes Pol Didik Supranoto kepada CNNIndonesia.com, Senin (16/1).

Didik menerangkan dalam aksi kerusuhan di PT GNI di Morowali Utara personel gabungan Polri dan TNI telah mengamankan sekitar 70 orang pekerja saat kejadian tersebut

“33 orang sudah diperiksa dan 16 orang wajib lapor. Sisanya masih dalam pemeriksaan,” jelasnya.

Saat ini, kata Didik, situasi di PT GNI pasca kejadian bentrokan antara para pekerja yang terjadi pada Sabtu (14/1) kemarin telah berangsur-angsur pulih.

Baca Juga : RSUD Tenriwalu Bone Berubah Status BLUD

Pemicunya adalah karena adanya karyawan divisi Dump Truck PT GNI yang awalnya ingin bekerja tetapi kemudian berkumpul di parkiran dump truck untuk melakukan mogok kerja, saat kembali dilakukan pengawalan oleh unit patroli Polres Morowali Utara, namun ada karyawan Divisi Dump Trcuk PT GNI yang tidak mengikuti pengawalan dan melintas di area Smelter-1

“Namun untuk saat ini, Situasinya sudah kondusif dan aman,” imbuhnya.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Keluarga Besar Nyampa Daeng Siama Berharap Namanya Diabadikan Jadi Nama Jalan di Makassar
Visitasi Internal Universitas Hasanuddin Tinjau Pelaksanaan PPK Ormawa 2026 Tim CARA’DE di Desa Tinggimae
KKI 2026 Jadi Momentum Emas UMKM Sulsel Tembus Pasar Ekspor
Dorong Semangat Petani Desa Julubori, Babinsa Koramil 1409-05/Pallangga Lakukan Pendampingan Penanaman Padi
Kota Makassar Siap Sambut 1.600 Lebih Kafilah MTQ VIII KORPRI Nasional 2026
Progres Jembatan Beton Pabbundukang Capai 59%, Akses Warga Bontonompo Selatan Segera Terhubung
Sosialisasi Kenakalan Remaja dan Dampak Hukumnya Digelar di Desa Nirannuang
Pererat Silaturahmi, Babinsa Kodim 1409/Gowa Gelar Safari Subuh dan Komsos di Desa Kalebarembeng
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 16:16 WITA

Keluarga Besar Nyampa Daeng Siama Berharap Namanya Diabadikan Jadi Nama Jalan di Makassar

Minggu, 23 Agustus 2026 - 14:20 WITA

Visitasi Internal Universitas Hasanuddin Tinjau Pelaksanaan PPK Ormawa 2026 Tim CARA’DE di Desa Tinggimae

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:54 WITA

KKI 2026 Jadi Momentum Emas UMKM Sulsel Tembus Pasar Ekspor

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:46 WITA

Dorong Semangat Petani Desa Julubori, Babinsa Koramil 1409-05/Pallangga Lakukan Pendampingan Penanaman Padi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:42 WITA

Kota Makassar Siap Sambut 1.600 Lebih Kafilah MTQ VIII KORPRI Nasional 2026

Berita Terbaru