Pemerintah Usul Menaikkan Biaya Haji 2023 Jadi Rp69 Juta per Jamaah

- Penulis

Jumat, 20 Januari 2023 - 15:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Filalin, Jakarta – Kementerian Agama (Kemenag) mengusulkan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) tahun ini naik menjadi Rp69 juta per calon jamaah.

Jumlah itu merupakan 70 persen dari usulan rata-rata BPIH yakni Rp98 juta. Sedangkan 30 persen sisanya akan ditanggung oleh dana nilai manfaat sebanyak Rp29,7 juta.

“Jadi dana manfaat atau bahasa awamnya itu orang sering menyebut subsidi itu dikurangi, tinggal 30 persen. Yang 70 persen menjadi tanggung jawab jemaah,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga: Marak ‘Ngemis Online’ di TikTok, Menteri Sosial Terbitkan Surat Edaran

Usulan ini disampaikan oleh Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas pada rapat kerja bersama Komisi VIII DPR, Kamis (19/1/2023).

“Tahun ini pemerintah mengusulkan rata-rata BPIH per jemaah sebesar Rp 98.893.909, ini naik sekitar Rp 514 ribu dengan komposisi Bipih Rp 69.193.733 dan nilai manfaat sebesar Rp 29.700.175 atau 30 persen,” kata Yaqut saat raker.

Kenaikan BPIH tahun ini melonjak dua kali lipat dari tahun lalu sebesar Rp39,8 juta. Kenaikan ini, kata Yaqut, untuk menjaga kestabilan dana nilai manfaat di masa depan.

Ia juga berpendapat bahwa pembebanan BPIH mestinya mengedepankan prinsip keadilan. Maka dari itu, pemerintah mengusulkan kenaikan BPIH untuk penyeimbangan beban yang ditanggung jemaah.

Pembebanan BPIH harus mengedepankan prinsip isthitha’ah dan likuiditas penyelenggaraan ibadah haji tahun-tahun berikutnya,” ucap Yaqut.

Namun, biaya hidup yang diberikan ke jemaah haji tahun 2023 diusulkan menjadi 1000 riyal atau sekitar Rp4 juta. Angka itu menurun 500 riyal dari tahun 2022.

Baca Juga: Hore Libur! Pemerintah Tetapkan 23 Januari Sebagai Hari Cuti Bersama Imlek

“Dengan pertimbangan jemaah haji sudah menerima layanan akomodasi, konsumsi, dan transportasi selama mereka berada di Arab Saudi. Tapi pemerintah memperhatikan kebutuhan selain layanan itu, sehingga mengurangi living cost,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan jumlah kuota haji pada tahun ini sebesar 221 ribu. Jemaah haji reguler sebanyak 203.320. Sementara pendamping haji sebanyak 1.543 dan 250 pendamping.

“Untuk haji khusus (sebanyak) 17.680 jemaah sehingga total 221 ribu jemaah haji, (dengan jumlah) kloter sebanyak 820,” pungkas Yaqut.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Zee Asadel & Emir Mahira Sah Sebagai Pasutri di Official Trailer Film “Kupilih Jalur Langit”: Saat Akad Sudah Diucap, Namun Hati Suami Masih Milik Wanita Lain
Dukung Infrastruktur IKN, Kalla Beton Suplai Beton Ready Mix untuk Proyek KIPP 1A dan 1B
Trafik Data Meroket Lebih Dari 20%, #LebihBaikIndosat Buktikan Jaringan Tangguh Layani Jutaan Pemudik
Resmi Dipimpin Friderica Widyasari Dewi, OJK Periode 2026-2032 Siap Kawal Stabilitas dan Perkuat Penegakan Hukum
Program MBG Hadir Sebagai Terobosan Pemerintah Melawan Permasalahan Gizi di Masyarakat
DPR RI Tetapkan Lima Calon Anggota Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi Jadi Ketua
Obet Pastikan Program MBG Tepat Sasaran Dan Dirsakan Masyarakat Manokwari
Sosialisasi Program MBG, Ashabul Kahfi Tekankan Pentingnya Kesadaran Masyarakat
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 16:34 WITA

Dukung Infrastruktur IKN, Kalla Beton Suplai Beton Ready Mix untuk Proyek KIPP 1A dan 1B

Kamis, 26 Maret 2026 - 17:48 WITA

Trafik Data Meroket Lebih Dari 20%, #LebihBaikIndosat Buktikan Jaringan Tangguh Layani Jutaan Pemudik

Rabu, 25 Maret 2026 - 19:16 WITA

Resmi Dipimpin Friderica Widyasari Dewi, OJK Periode 2026-2032 Siap Kawal Stabilitas dan Perkuat Penegakan Hukum

Senin, 16 Maret 2026 - 10:20 WITA

Program MBG Hadir Sebagai Terobosan Pemerintah Melawan Permasalahan Gizi di Masyarakat

Kamis, 12 Maret 2026 - 20:08 WITA

DPR RI Tetapkan Lima Calon Anggota Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi Jadi Ketua

Berita Terbaru

Berita

Kalla Institute Perkuat Komitmen Cetak Entrepreneur

Selasa, 31 Mar 2026 - 15:45 WITA