Politisi Denmark Bakar Alquran saat Demonstrasi Anti-Turki di Swedia

- Penulis

Senin, 23 Januari 2023 - 15:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rasmus Paludan / Foto: AFP/Fredrik Sandberg

i

Rasmus Paludan / Foto: AFP/Fredrik Sandberg

Filalin, Swedia – Politisi Denmark berkewarganegaraan Swedia, Rasmus Paludan melakukan aksi pembakaran kitab suci Alquran di Stockholm, Swedia, Sabtu (21/1/2023).

Paludan membakar Alquran saat aksi demonstrasi Anti-Turki dan menolak Swedia bergabung dengan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO).

Rasmus Paludan adalah seorang pemimpin partai politik sayap kanan Denmark, Stram Kurs. Ia juga telah beberapa kali membakar Alquran ketika menggelar demonstrasi di masa lalu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Luar Negeri mengecam tindakan itu.  “Indonesia mengutuk keras aksi pembakaran kitab suci Al-Qur’an oleh Rasmus Paludan, politisi Swedia, di Stockholm (21/1/2023),” kata Kemenlu melalui akun twitternya.

Baca Juga: Jemaah Umrah asal Sulsel Lecehkan Wanita saat Tawaf di Masjidil Haram

Kemenlu juga mengatakan aksi pembakaran Alquran tersebut menodai toleransi umat beragama.

“Aksi penistaan kitab suci ini telah melukai dan menodai toleransi umat beragama. Kebebasan ekspresi harus dilakukan secara bertanggung jawab,” lanjut Kemenlu.

Diketahui aksi pembakaran Alquran itu telah mengantongi izin dari pihak kepolisian Swedia. Paludan mengklaim aksi itu dilakukan untuk menentang upaya Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan dalam mempengaruhi kebebasan berekspresi di Swedia.

Sementara itu, Perdana Menteri Swedia, Ulf Kristersson juga mengecam aksi Rasmus Paludan tersebut. Menurutnya, pembakaran Alquran oleh Paludan merupakan tindakan yang sangat tidak sopan.

“Kebebasan berekspresi adalah bagian mendasar dari demokrasi. Tapi apa yang legal, belum tentu sesuai. Membakar buku yang suci bagi banyak orang adalah tindakan yang sangat tidak sopan,” katanya.

“Saya ingin mengungkapkan simpati saya untuk semua muslim yang tersinggung dengan apa yang terjadi di Stockholm hari ini,” lanjutnya.

Baca Juga: Pemerintah Usul Menaikkan Biaya Haji 2023 Jadi Rp69 Juta per Jamaah

Swedia dan Finlandia mendaftar untuk bergabung dengan NATO setelah invasi Rusia ke Ukraina. Namun, kedua negara tersebut harus menerima persetujuan dari 30 negara anggota jika ingin bergabung, termasuk Turki.

Akibat peristiwa tersebut, pemerintah Turki membatalkan kunjungan Menteri Pertahanan Swedia dan memanggil Kedutaan Besar Swedia.

Sejumlah negara Islam turut mengutuk aksi pembakaran Alquran oleh Rasmus Paludan tersebut. Di antaranya, Indonesia, Turki, Arab Saudi, Maroko, Iran, Pakistan, Yordania, Malaysia, Kuwait, Uni Emirate Arab, Qatar, dan Mesir.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pengguna Tri Nikmati Layanan Roaming Stabil dan Terjangkau di Singapura
Karantina Tahfizh Internasional Haramain Resmi Dibuka di Makkah Al-Mukarramah: Siap Wujudkan Generasi Qur’ani dari Penjuru Dunia
Tim INASAR Bertolak ke Lokasi Gempa Myanmar
Strategi Penguatan Ekspor Produk Sulsel Di Tengah Gejolak Ekonomi Global
BNN -Bea Cukai Berhasil Ungkap Kasus Penyelundupan Ganja Thailand
Pemuda Amerika Mengikuti Program Hafal Qur’an Karantina Tahfizh Nasional DI di Taeng, Kab. Gowa
OJK Sampaikan Upaya Peningkatan Tata Kelola Industri Jasa Keuangan Di Forum Internasional
Ketahahan Perbankan Tetap Terjaga Saat Penguatan Dolar AS Dan Tekanan Geopolitik Global
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 April 2025 - 15:14 WITA

Pengguna Tri Nikmati Layanan Roaming Stabil dan Terjangkau di Singapura

Selasa, 8 April 2025 - 16:22 WITA

Karantina Tahfizh Internasional Haramain Resmi Dibuka di Makkah Al-Mukarramah: Siap Wujudkan Generasi Qur’ani dari Penjuru Dunia

Selasa, 1 April 2025 - 19:01 WITA

Tim INASAR Bertolak ke Lokasi Gempa Myanmar

Jumat, 16 Agustus 2024 - 15:10 WITA

Strategi Penguatan Ekspor Produk Sulsel Di Tengah Gejolak Ekonomi Global

Senin, 5 Agustus 2024 - 17:38 WITA

BNN -Bea Cukai Berhasil Ungkap Kasus Penyelundupan Ganja Thailand

Berita Terbaru