Tepat di Hari Valentine Day! Deng Ical Bakal Come Back di Dunia Politik

- Penulis

Senin, 23 Januari 2023 - 20:20 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Deng Ical (tengah) saat hadir sebagai bintang tamu di Podcast Filalin, Senin (23/1/2023).

i

Deng Ical (tengah) saat hadir sebagai bintang tamu di Podcast Filalin, Senin (23/1/2023).

Filalin.com, Makassar – Syamsu Rizal Marzuki Ibrahim atau yang akrab disapa dengan Deng Ical adalah Wakil Wali Kota Makassar periode 2014-2019 bersama dengan Danny Pomanto.

Sempat berhenti di dunia politik 2 tahun, Deng Ical mengaku bakal terjun kembali ke dunia politik. Hal ini ia ungkapkan pada Podcast Filalin Entertainment, Senin (23/1/2023)

“Di dunia politik itu sempat stuck 2 tahun, karena saya urus kembali bisnis. Setelah itu Covid, sehingga suasana memang luar biasa,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga: Gabung PKB, Deng Ical Siap Nyaleg DPR RI di Pemilu 2024

“bisa lagi masuk politik, insya Allah mulai 14 Februari 2023, kita ‘kick off’,“ tambahnya.

Ia menganggap politik sebagai medan pengabdian, sehingga tidak bisa lepas dari kegiatan politik.

Deng Ical akan mencalonkan diri di tahun 2024 sebagai calon legislatif untuk DPR-RI Dapil Sulsel I wilayah Makassar, Gowa, Takalar, Jeneponto, Bantaeng, dan Selayar.

Ia menganggap bahwa masyarakat masih menyetujui ia untuk mencalonkan diri sesuai apa yang dibutuhkan.

Syamsu Rizal merupakan Ketua PMI Kota Makassar. Ia menegaskan bahwa relawan yang ada pada PMI sangat anti politik. Namun, Deng Ical membangun komitmen bahwa ini adalah masalah kemanusiaan dan tidak ada sangkut pautnya dengan politik.

Baca Juga: Survey Capres Terbaru, Ganjar Ungguli Anies

“Relawan di Palang Merah alergi politik, begitu kita disuruh masuk ke politik, maka langsung ditinggalkan. Tetapi saya berkomitmen urus kemanusiaan di Palang Merah itu,” ungkap Deng Ical.

“Jadi waktu saya urus PMI yang kedua. Disitu ada Golkar, Demokrat, Gerindra, PKB, PDI dan PPP. Tapi kita komitmennya adalah menggunakan sumber daya juga untuk kemanusiaan, visi kita kurang lebih sama. Dan alhamdulillah semuanya menyatu, akhirnya relawan juga melihat bahwa urusan Palang Merah Indonesia tidak ada urusanya dengan politik,” sambungnya.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IAS Minta Pengurus Golkar Melek Media Dan Digital
Golkar Sulsel Tunda Musda Enrekang, Tunggu Surat Diskresi DPP 
IAS Tegaskan Anggota Fraksi Golkar Jadi Prioritas Caleg Mendatang
Golkar Gowa Mulai Panaskan Kontestasi, Lukman B Kady Dijadwalkan Kembalikan Formulir Calon Ketua
Golkar Bidik Pemilih Digital, Regenerasi Jadi Ujian Menuju Pemilu 2029
IAS Pimpin Konsolidasi Golkar Sulsel, 197 Pengurus Resmi Dilantik Menuju Pemilu 2029
Surat MA Nyasar ke Pengadilan Agama, Kuasa Hukum Bupati Gowa Endus Dugaan Sabotase
Rapimnas Forkonas PP DOB, Hasbi Syamsu Ali Bawa Aspirasi 4 CDOB dan Provinsi Luwu Raya
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 16:57 WITA

IAS Minta Pengurus Golkar Melek Media Dan Digital

Selasa, 3 November 2026 - 14:31 WITA

Golkar Sulsel Tunda Musda Enrekang, Tunggu Surat Diskresi DPP 

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:49 WITA

IAS Tegaskan Anggota Fraksi Golkar Jadi Prioritas Caleg Mendatang

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:52 WITA

Golkar Gowa Mulai Panaskan Kontestasi, Lukman B Kady Dijadwalkan Kembalikan Formulir Calon Ketua

Senin, 26 Oktober 2026 - 05:06 WITA

Golkar Bidik Pemilih Digital, Regenerasi Jadi Ujian Menuju Pemilu 2029

Berita Terbaru