Pasokan Minyak Curah Tersendat, Harga Kemasan 17 Ribu Per Liter

- Penulis

Rabu, 25 Januari 2023 - 13:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menghadapi hari besar Imlek, Komisi Pengawasan dan Persaingan Usaha (KPPU) Wilayah VI Makassar bersama Dinas Perdagangan Propinsi Sulawesi Selatan melakukan Sidak ke pasar Terong, Rabu (25/1).

i

Menghadapi hari besar Imlek, Komisi Pengawasan dan Persaingan Usaha (KPPU) Wilayah VI Makassar bersama Dinas Perdagangan Propinsi Sulawesi Selatan melakukan Sidak ke pasar Terong, Rabu (25/1).

FILALIN, MAKASSAR – Menghadapi hari besar Imlek, Komisi Pengawasan dan Persaingan Usaha (KPPU) Wilayah VI Makassar bersama Dinas Perdagangan Propinsi Sulawesi Selatan melakukan Sidak ke pasar Terong, Rabu (25/1).

Sidak dilakukan untuk mengetahui situasi harga sembako di masyarakat menghadapi hari besar keagamaan yang berpotensi menyebabkan inflasi. Ditemukan pasokan minyak curah di pasar sejak awal Januari terhambat pasokannya. Beberapa toko grosir di pasar terong mengaku pasokan minyak sudah kosong sepanjang Januari awal tahun 2023 ini.

Tersendatnya pasokan minyak curah tersebut berimbas pada harga minyak kemasan yang naik dari HET Rp14 ribu per liter hingga dijual Rp17 ribu per liternya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Kantor Wilayah VI Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Hilman Pujana, mengungkapkan pihaknya mengimbau pedagang tidak menahan pasokan dan menjualnya terlalu tinggi.

” Pasokan (minyak curah) tersendat tapi kami Imbau penjual untuk menjual saja pasokan yang ada. Kita mohon jangan ambil kesempatan dalam kesempitan. (Masalah pasokan tersendat) Bersama pemerintah akan memperlancar ini. Supaya bisa stabil minyak curah dan kemasan,” ungkap Hilman Pujana, di lokasi sidak.

Sementara Kepala Dinas Perdagangan Sulsel, Andi Arwin aziz menyampaikan bahwa mencegah inflasi yang ada membutuhkan kolaborasi antara pemerintah propinsi dan daerah (kota/kabupaten) untuk turun langsung memantau pasar agar harga tetap stabil.

“Diharapkan memang pemerintah daerah turun langsung. Apalagi sebentar lagi hari besar seperti Ramadan biasanya (harga) selalu mahal. Kita Memastikan bersama KPPU harga-harga dan bahan-bahan tidak terlalu naik,” ungkap Andi Arwin Aziz.

Ia berjanji pihaknya akan mengecek ketersediaan pasokan di distributor apakah memang pasokan berkurang atau ada penyebab lain hingga ia berharap terjadi stabilitas harga.

Para pedagang di pasar Terong berharap kepada pemerintah segera mengatasi masalah pasokan yang terhambat tersebut.

” Harapan semoga pemerintah pasokan lancar,” ungkap Ihsan salah satu pemilik toko di pasar Terong.(#)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketika Dokumen Lama Berbicara tentang Tanah Tanjung Bunga 
Pertamina Patra Niaga Memahami & Mendengar Aspirasi Masyarakat, Layanan SPBU diperkuat
Vasaka Hotel Makassar Hadirkan The Late Shift, Promo Kuliner Malam hingga 20 September
Menguji Rasionalitas Pasar di Balik Pergantian Purbaya
Pelindo Regional 4 Perkuat Keamanan Pelabuhan melalui Sertifikasi PFSO
Antrean BBM Makassar Semakin Landai, Pertamina Tambah SPBU Modular di CPI
Pertamina Salurkan 173.160 Tabung LPG 3 Kg di Sulse
Komisi Perempuan MUI Makassar Dorong Keluarga Jadi Benteng Perlindungan Anak
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 19:43 WITA

Ketika Dokumen Lama Berbicara tentang Tanah Tanjung Bunga 

Selasa, 15 September 2026 - 12:32 WITA

Pertamina Patra Niaga Memahami & Mendengar Aspirasi Masyarakat, Layanan SPBU diperkuat

Selasa, 15 September 2026 - 11:05 WITA

Vasaka Hotel Makassar Hadirkan The Late Shift, Promo Kuliner Malam hingga 20 September

Senin, 14 September 2026 - 20:39 WITA

Pelindo Regional 4 Perkuat Keamanan Pelabuhan melalui Sertifikasi PFSO

Senin, 14 September 2026 - 13:40 WITA

Antrean BBM Makassar Semakin Landai, Pertamina Tambah SPBU Modular di CPI

Berita Terbaru