MAKASSAR,FILALIN.COM, –Kementerian Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional Tandatangani Kerjasama dengan Universitas Indonesia Timur (UIT) Makassar, yang di gelar di Auditorium Drs.KH. Muhyiddin Zain UIM, Kamis sore, 9 Juli 2026.
Penandatanganan ini dilakukan Menteri Agraria dan Tata Ruang, Nusron Wahid dengan Rektor UIT Dr.Abdul Rahman, S.Pt, SE, MM, M.Kes.
Selain UIT, ada beberapa Pimpinan Perguruan Tinggi juga telah melakukan Penandatanganan Kerjasama dengam Kementerian ART/BPN
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan ini tindak lanjut kerja sama antara kementerian ATR/BPN dengan Perguruan Tinggi dalam mendukung pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Pertanahan sebagai bentuk kolaborasi strategis antara dunia pendidikan dan pemerintah dalam meningkatkan pelayanan pertanahan kepada masyarakat.
Penandatanganan nota kesepahaman ini dihadiri pimpinan perguruan tinggi se Sulawesi Selatan, Jajaran Kementerian ATR/BPN, serta para pemangku kepentingan lainnya. Melalui kerjasama ini diharapkan terbangun sinergi yang mampu memperkuat pelaksanaan Tridharma perguruan tinggi khususunya pada aspek pengabdian kepada masyarakat.
Rektor UIT Dr.Abdul Rahman. S.Pt, SE, MM, M.Kes mengatakan mendukung program pemerintah khususnya di bidang agraria dan tata ruang, sekeligus memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam pembangunan nasional.
Menurut Dr. Abdul Rahman, kerjasama ini merupakan strategis dalam memperluas ruang pengabdian kepada masyarakat.
Universitas Indonesia Timur Makassar siap mendukung implementasi KKN Tematik Pertanahan sebagai bagian dari Tridhama Perguruan Tinggi. Sinergi antara perguruan tinggi dan Kementerian ATR/BPN diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kesadaran hukum pertanahan serta mendukung percepatan layanan pertanahan yang berkualitas.
Adanya penandatanganan nota kesapahaman ini diharapkan hubungan kemitraan antara Kementerian ATR/ BPN dan perguruan tinggi di Sulawesi Selatan semakin erat sehingga mampu melahirkan berbagai program kolaboratif yang berdampak langsung bagi masyarakat dan pembangunan daerah,” kata Dr.Abdul Rahman
(*/Humas UIT/ Beddu Lahi).




















