Ini 11 Daftar Kuliner yang Recommended Program Makassar Kota Makan Enak

- Penulis

Kamis, 26 Januari 2023 - 17:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FILALIN, MAKASSAR,- Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto resmi melaunching branding Makassar Kota Makan Enak sebagai upaya pengendalian inflasi daerah, Kamis, (26/01/2023).

Danny sapaan akrab Ramdhan Pomanto menilai langkah ini merupakan salah satu langkah paling nyata selain program Pasar Murah Kontainer yang dapat mempengaruhi angka inflasi di Makassar.

Banyak sekali makanan khas Makassar yang dapat menjadi ikon dalam branding ini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pihaknya mencatat sudah ada sekira 11 produk unggulan yang dipilih dan menjadi produk handal nan recommended Kota Makassar.

baca juga :Mirriam Eka Resmi Dipersunting Julian Jacob

“Hari ini kita launching Makassar Kota Makan Enak. Saya berharap ini menjadi sirkulasi ekonomi yang kuat dengan branding baru ini,” kata Danny di sela-sela Rapat Pengendalian Inflasi di Balaikota.

Hal itu, jelas dia, dilakukan berdasarkan arahan Presiden RI Joko Widodo dan Mendagri RI Tito Karnavian untuk menekan atau mengendalikan angka inflasi di daerah-daerah.

“Pak presiden dalam pengarahannya, maunya itu langsung. Seperti kota pisang, semua pisang. Kota jagung, kota golf dan seterusnya. Jadi kita kota makan enak,” jelas Danny.

Selain itu, ia mengungkapkan di Makassar makanan selalu tersedia 24 jam sehingga masyarakat atau pun pengunjung tidak kesulitan mencari makanan.

“Kota ini 24 jam tersedia makanan, kalau di tempat lain, di luar negeri itu jam 5 sore sudah tutup, di Jakarta jam 10 malam sulit cari makan. Nah, di Makassar satu-satunya kota bisa 24 jam cari makanan,” ungkapnya.

Belasan makanan itu nantinya akan juga distandarisasi sebagai makanan unggulan di Makassar. Di antaranya,

1. Jalangkote
2. Pisang Ijo
3. Coto Makassar
4. Sop Saudara
5. Konro
6. Mie kering
7. Nasi Kuning.
8. Pisang Epe
9. Sea Food
10. Barongko
11. Pallu basa dan masih banyak lagi.

Tercatat, saat ini inflasi Makassar mencapai 5,81 persen, sementara pertumbuhan ekonomi 4,47 persen. Olehnya ekonomi Makassar perlu recovery.

Apalagi sebelumnya Makassar pernah mencapai pertumbuhan ekonomi 8,7 persen dan inflasi 2,5 persen. (***)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lindungi Ekosistem Laut, Pertamina Trans Kontinental Gandeng Elemen Masyarakat Jaga Kebersihan Pantai di Bitung, Sulawesi
Pelindo Regional 4 Berbagi, Santuni 100 Anak Yatim 
BBPOM Makassar Edukasi Orang Tua SD Kartika soal Keamanan Jajanan Anak
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Pastikan Operasional SPBU Cokro Tetap Normal Pasca Insiden Antar Konsumen
FORKEIS Peduli Sesama: KSEI FORKEIS UIN Alauddin Makassar Salurkan Bantuan Sembako ke Panti Asuhan Al-Muflihun
The Art of Wedding Gallery #10 Resmi Dibuka, Wagub Sulsel Dorong Ekonomi Kreatif Wedding Makin Berkembang
Pekan Olahraga NIPAH 2026 Hadir Lebih Besar, Usung “Game On, Waste Gone” sebagai Langkah Baru Membangun Ekosistem Olahraga dan Keberlanjutan 
Pekan Olah Raga Nipah 2026 Hadirkan Konsep Ramah Lingkungan, Kolaborasi dengan Rasa Pasar Olah Limbah Jadi Instalasi
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 23:03 WITA

Lindungi Ekosistem Laut, Pertamina Trans Kontinental Gandeng Elemen Masyarakat Jaga Kebersihan Pantai di Bitung, Sulawesi

Senin, 20 Juli 2026 - 15:19 WITA

Pelindo Regional 4 Berbagi, Santuni 100 Anak Yatim 

Minggu, 19 Juli 2026 - 14:52 WITA

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Pastikan Operasional SPBU Cokro Tetap Normal Pasca Insiden Antar Konsumen

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:02 WITA

FORKEIS Peduli Sesama: KSEI FORKEIS UIN Alauddin Makassar Salurkan Bantuan Sembako ke Panti Asuhan Al-Muflihun

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:13 WITA

The Art of Wedding Gallery #10 Resmi Dibuka, Wagub Sulsel Dorong Ekonomi Kreatif Wedding Makin Berkembang

Berita Terbaru

Berita

Pelindo Regional 4 Berbagi, Santuni 100 Anak Yatim 

Senin, 20 Jul 2026 - 15:19 WITA