Putra Sulsel Pertama Berhasil Menembus Jabatan Elite di Pasukan Baret Merah Kopassus

- Penulis

Kamis, 2 Februari 2023 - 20:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FILALIN, JAKARTA – Inilah putra Luwu Timur, Sulsel pertama yang berhasil menembus jabatan elite di pasukan baret merah Kopassus. Mayor Inf Edy Wahyu Satriyadi, SIP dilantik sebagai Komandan Batalyon 11 Grup 1 Kopassus/Atulo Sena Baladika, Rabu (1/2/23)

Upacara serah terima jabatan (Sertijab) dipimpin langsung oleh Komandan Grup 1 Kopassus, Kolonel Inf Romel Jangga Wardhana, SE, MI.Pol, M.Han. acara tersebut berlangsung di Lapangan Hijau Grup 1 Kopassus, Serang, Banten. Mayor Edy menggantikan Danyon sebelumnya, Mayor Inf Wirahady Harahap, SH, MIP.

Seorang Perwira TNI kelahiran Luwu Timur, 15 Oktober 1984 ini, sejak remaja telah menunjukkan karakter militan dan pantang menyerah. Ketika duduk di bangku kelas 3 SMU YPS Sorowako tahun 2002, tekadnya sudah bulat, mengabdikan diri kepada negara dengan menjadi prajurit TNI.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga : Pasutri Meninggal Dunia Terseret Banjir di Parepare

Bungsu dari tiga bersaudara yang merupakan putra dari pasangan H. Burahim Badulo dan Hj. Emmy Suyato ini, harus menempuh perjalanan darat sejauh kurang lebih 600 km dari kampungnya di Sorowako, Luwu Timur menuju Ibu Kota Sulawesi Selatan, Makassar. Tujuannya, mendaftar menjadi taruna Akademi Militer, Magelang melalui Kodam XVI/Wirabuana (sekarang Kodam XIV/Hasanuddin).

Rute darat Paros Palopo ditempuh sekitar 12 jam. Tak heran jika ia bolos sekolah, dan mengakibatan sering tertinggal pelajaran. “Tapi saya selalu izin kepada Wali Kelas,” kata Edy.

Usaha penghobi sepakbola dan basket ini tak sia-sia. Ia lolos masuk seleksi Akmil, dan lulus tahun 2006. Tak hanya itu, dari 294 teman satu lichting, 31 orang di antaranya terpilih menjadi perwira korps baret merah. “Saya termasuk prajurit Komando angkatan 87,” tuturnya.

Sejak Letnan Dua hingga Kapten, ia tergabung dalam Grup 1 Kopassus. Setelah mengikuti Pendidikan lanjutan Perwira 2/Diklapa 2 dan berpangkat mayor, Edy dipindahtugaskan ke Pusdiklatpassus Kopassus sebagai Komandan Kursus TBM dan Para Dasar. Bidang yang berkaitan dengan airborne dan dunia terjun payung.

Suami dari Siti Meiliza Putri Hapsari yang telah dikaruniai dua orang anak ini, tercatat lulus Sesko Tahun 2020 (angkatan 59) dengan predikat terbaik ke 3. Jabatan sebelum Danyon 11 Grup 1 Kopassus adalah Pabandya Binkar Spers Kopassus.

Baca Juga : Breaking News: Korban Meninggal Dunia Banjir Parepare adalah Pasutri

Sebagai pasukan elite, sejumlah penugasan telah dilakoni dengan baik. Di antaranya operasi Papua dan Ekspedisi NKRI. Di luar negeri, ia pernah mendapat penugasan ke sejumlah negara. Antara lain Australia, Malaysia, Thailand, dan Filipina.

Batalyon 11 Grup 1 Kopassus dengan semboyankan “ATULO SENA BALADIKA” yang memiliki arti “Prajurit pilihan yang tak tertandingi”. Sejumlah elite militer pernah menduduki jabatan yang kini disandang oleh Mayor Edy Wahyu Satriyadi, antara lain Letjen TNI Purn Letnan Jenderal TNI Sjafrie Sjamsoeddin (Wamenhan 2010 – 2014). Nama lainnya Jenderal TNI Pramono Edhie Wibowo (Kasad 2011 – 2013) dan Letjen TNI Purn Doni Monardo (Kepala BNPB 2019 – 2021, Ketua Umum PP PPAD 2021 – 2026).

Sedangkan, pejabat militer mantan Danyon 11 Grup 1 Kopassus yang masih aktif adalah Kepala BAIS TNI, Letjen TNI Rudianto dan Irjenad Letjen TNI Richard T.H Tampubolon.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mayor Inf Nizam: Ketahanan Negara Berawal dari Kekuatan TNI Bersama Rakyat
Mahasiswa Jurnalistik UIN Alauddin Belajar dan Praktik Siaran Radio di Raz FM Makassar
Juli 2026 Harga Naik! Kalla Toyota Ajak Pelanggan Ambil Keputusan Cerdas di Bulan Juni
TIM SAR GABUNGAN TEMUKAN LANSIA YANG TERSERET ARUS DI SUNGAI DESA BULU TANAH BONE
KESELAMATAN JADI PRIORITAS, PJM SAMARINDA SIAP WUJUDKAN LAYANAN MARITIM ANDAL
LANSIA TERSERET ARUS SUNGAI DI KAJUARA, TIM SAR GABUNGAN LAKUKAN PENCARIAN
Di Hari Ulang Tahun ke-48, BupAAS Luncurkan Buku “Jalan Pengabdian” Karya Nalarmedia dan Trubus
OJK Minta Korban Dugaan Investasi Bodong di Purwokerto Segera Melapor
Berita ini 78 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 09:53 WITA

Mayor Inf Nizam: Ketahanan Negara Berawal dari Kekuatan TNI Bersama Rakyat

Sabtu, 6 Juni 2026 - 19:47 WITA

Mahasiswa Jurnalistik UIN Alauddin Belajar dan Praktik Siaran Radio di Raz FM Makassar

Sabtu, 6 Juni 2026 - 11:06 WITA

Juli 2026 Harga Naik! Kalla Toyota Ajak Pelanggan Ambil Keputusan Cerdas di Bulan Juni

Sabtu, 6 Juni 2026 - 11:03 WITA

TIM SAR GABUNGAN TEMUKAN LANSIA YANG TERSERET ARUS DI SUNGAI DESA BULU TANAH BONE

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:15 WITA

KESELAMATAN JADI PRIORITAS, PJM SAMARINDA SIAP WUJUDKAN LAYANAN MARITIM ANDAL

Berita Terbaru