Kampanyekan Anti Hate Speech, Indosat Ooredoo Hutchison Gelar Kompetisi dan Festival Film Pendek SOS 2023

- Penulis

Rabu, 15 November 2023 - 15:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM, – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) berkolaborasi dengan Narasi menyelenggarakan ajang Festival Film Pendek Save Our Socmed (SOS) 2023. Kompetisi pembuatan film pendek ini diadakan dengan tujuan menginspirasi anak muda Indonesia agar bijak dalam menggunakan media sosial sekaligus meningkatkan literasi digital mereka. Festival Film Pendek SOS 2023 mengampanyekan anti hate speech dengan tema ‘Bicara Baik di Digital, Hindari Emosi Tanpa Substansi’. Ajang penuh kreatifitas anak muda ini akan berlangsung sejak pendaftaran dibuka pada tanggal 26 Oktober 2023 hingga pengumuman pemenang di bulan Februari 2024 mendatang.

SVP-Head of Corporate Communications Indosat Ooredoo Hutchison, Steve Saerang, mengatakan, “Media sosial merupakan rumah dari berbagai karya dan tempat kita berkolaborasi bersama. Media sosial, harusnya jadi tempat yang nyaman untuk kita, bukan tempat menebar kebencian. Melalui kampanye ini, Indosat mengajak generasi muda untuk #BijakBerkreasiTanpaBatas, di mana kekuatan cerita dan visual dapat menyebarkan pesan perdamaian, kesetaraan, dan toleransi. Dengan dukungan teknologi dan digitalisasi, kita dapat mengubah dunia serta membangun masyarakat yang lebih inklusif dan peduli dengan sesama.“

Sejalan dengan pernyataan di atas, Founder Narasi, Najwa Shihab, mengatakan, “Inisiatif Indosat menyelenggarakan Festival Film Pendek SOS 2023 patut didukung. Sebagai kawan kolaborasi, kami punya semangat serupa, melawan penyebaran ujaran kebencian. Apalagi, kita sudah memasuki hari-hari jelang pesta demokrasi yang rentan menjadi lahan subur ulah tingkah informasi yang memecah belah. Lewat film-film pendek ini, kami berharap dapat memberikan suara dan gagasan yang dibutuhkan tentang kesetaraan, toleransi, dan perdamaian.”

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program Festival Film Pendek SOS yang telah sukses terselenggara sejak 2021 ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial (CSR) Indosat di pilar Pendidikan Digital yang memiliki rangkaian kegiatan seperti roadshow ke berbagai kampus, sosialisasi, workshop pelatihan, seleksi penjurian, dan acara pengumuman pemenangnya. Adapun kegiatan workshop pelatihan akan menyajikan lokakarya online dengan menghadirkan para pakar perfilman untuk meningkatkan keterampilan para peserta. Aktifitas roadshow kampus akan diselenggarakan di empat kota, mulai dari Medan, Makassar, Jember, dan Pontianak. Kegiatan sosialisasi turut dilakukan di enam kota lainnya, yaitu Palembang, Bandung, Semarang, Surabaya, Bali, dan Mataram.

Makassar menjadi kota pertama di Indonesia Timur dimana Roadshow Festival Film Pendek SOS 2023 Goes to Campus diselenggarakan di 2 (dua) Universitas, yakni Universitas Hasanuddin Makassar dan UIN Alauddin. Roadshow pertama diawali di Auditorium LPPM Universitas Hasanuddin pada Rabu (15/11). Hadir di acara tersebut, District Operation Head Regional Kalimatan Sulawesi – Rusdi Mardan, AVP Social Media Strategist – Aziman Fadhli, Group Account Manager Narasi – Ghinar Panigoro. Roadshow ini juga dihadiri sineas lokal kelahiran Makassar yang karyanya juga sudah dikenal di kancah nasional yaitu Khozy Rizal dan Aco Tenri.

Festival Film Pendek ini bisa diikuti oleh anak muda yang ada di kota lainnya dengan mengirimkan karya secara online. Nantinya, hasil karya dari pemenang kompetisi akan ditampilkan dalam acara Anugerah Karya Festival Film Pendek SOS tahun 2024 mendatang.

“Ujaran kebencian dapat menjadi awal terjadinya polarisasi. Hal ini menjadi pendorong kami untuk berkontribusi menyampaikan narasi positif di dunia digital melalui pendekatan kreatif. Harapannya kampanye program Festival Film Pendek SOS ini dapat menginspirasi berbagai pihak untuk bergotong royong menciptakan media sosial sebagai tempat yang lebih bermakna untuk kita. nyaman dan aman untuk berekspresi,” tutup Steve. (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Resiliensi Ekonomi Sulsel Diuji Tekanan Global, Cuaca, dan Struktur Investasi
PHI dan YPI Mega Rezky Teken MoU Pengembangan SDM Kreatif di Claro Hotel
Usung Konsep Serambi Madinah, MaRI Sambut Ramadan dengan Sentuhan Budaya Gorontalo
CAPAIAN SAFETY SPJM : 19 JUTA JAM PELAYANAN DENGAN ZERO FATALITY
SERAMBI 2026: Rupiah Memberi Makna di Bulan Penuh Berkah
SINERGI OJK, BPS DAN LPS KAWAL SNLIK 2026 DI SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT, DORONG MASYARAKAT MAKIN MELEK KEUANGAN
Jaga Kamtibmas Ramadan, Satlantas Polres Gowa Edukasi Warga Desa Pannyangkalang
Rahmansyah Fokus Menangkan PSI di Sulsel Konsolidasi Total Hingga Akar Rumput Jadi Prioritas
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 20 Februari 2026 - 17:39 WITA

Resiliensi Ekonomi Sulsel Diuji Tekanan Global, Cuaca, dan Struktur Investasi

Jumat, 20 Februari 2026 - 17:24 WITA

PHI dan YPI Mega Rezky Teken MoU Pengembangan SDM Kreatif di Claro Hotel

Jumat, 20 Februari 2026 - 16:12 WITA

Usung Konsep Serambi Madinah, MaRI Sambut Ramadan dengan Sentuhan Budaya Gorontalo

Jumat, 20 Februari 2026 - 08:48 WITA

CAPAIAN SAFETY SPJM : 19 JUTA JAM PELAYANAN DENGAN ZERO FATALITY

Kamis, 19 Februari 2026 - 19:17 WITA

SERAMBI 2026: Rupiah Memberi Makna di Bulan Penuh Berkah

Berita Terbaru

Bisnis

SERAMBI 2026: Rupiah Memberi Makna di Bulan Penuh Berkah

Kamis, 19 Feb 2026 - 19:17 WITA