Forum Multi Sektor (FMS) Percepatan Eliminasi Tuberkulosis Makassar,Libatkan Media Untuk Edukasi

- Penulis

Jumat, 24 November 2023 - 10:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Forum Multi Sektor (FMS) Percepatan Eliminasi Tuberkulosis Makassar melakukan pelatihan untuk penulisan artikel dan berita, di Hotel Aston, Kamis (23/11/2023).

Hal ini untuk sosialisasi penulisan untuk mendukung langkah pencegahan terhadap penyakit tuberkulosis (TB) atau TBC.

Tim FMS Eliminasi TBC sekaligus pengelola program TBC Dinas Kesehatan Kota Makassar, Sierli Natar mengatakan, sosialisasi ini penting mengingat Makassar termasuk daerah tertinggi penyakit yang ditularkan lewat udara tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia menjelaskan, keterlibatan media penting untuk mengedukasi masyarakat, terutama dalam penguatan publikasi pemberitaan terkait isu tuberculosis.

“TBC merupakan penyakit menular langsung manusia ke manusia, bisa menyerang paru dan organ dan bagian tubuh lainnya seperti tulang kalenjar, kulit dan lainnya,”

Sementara Tim FMS bidang Komunitas dari Yayasan KNCV Indonesia, dr Fenni menambahkan, FMS dibentuk berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 67 tahun 2021 tentang penanggulangan tuberkulosis. Menyusul kasus TB di Indonesia, masuk dalam kategori tertinggi secara global.

“Jadi Indonesia masuk peringkat dua dunia, estimasi sebanyak 1.060.000 kasus tahun 2023, itu naik dibanding tahun 2021 hanya 989.000 kasus,” katanya.

Dia menjelaskan faktor penyebab TBC seperti merokok, kekurangan nutrisi, hiv, diabetes dan penyalahgunaan alkohol. Kemudian gejala seperti batuk berdahak, sesak napas dan nyeri dada, badan lemas, nafsu maka berkurang, demam meriang berkepanjangan, berat badan menurun dan berkeringat malam hari tanpa berkegiatan.

Cara mencegah bisa dilakukan dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, makan makanan bergizi dan tidak meludah sembarangan. Langkah penanganan penderita TBC yaitu pengobatan selama 6 bulan lamanya.

“Kalau pengobatan tidak tuntas, kuman berubah jadi kebal sehingga pengobatan bertambah menjadi 9 sampai 24 bulan. Jadi satu penderita TBC tidak diobati, bisa menulari 10 sampai 15 orang di sekitarnya,” jelasnya.

Tercatat sebanyak 5.444 kasus dari estimasi 14 ribu lebih dari Januari sampai September 2023. (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Upacara Hari Bhayangkara ke-80 di Mapolda Sulsel Berlangsung Khidmat, Kapolda Tegaskan Komitmen Penguatan Polri Presisi
Pecah Rekor di Juni! Kalla Toyota Langsung Tancap Gas, dengan Hadirkan Event Spesial di Awal Juli 
Djaya Jumain: Masyarakat Gowa Diminta Menghentikan Penyebaran Informasi yang Menyerang Kehormatan Bupati Gowa
TEMUKAN SPOT PRODUKTIF FAVORIT ANDA DENGAN PAKET WFC (WORK FROM CANTING) DI VASAKA HOTEL MAKASSAR
Penjualan Kalla Toyota Naik, Target 2.000 Unit Dibidik pada Juli 2026
Kalla Aspal Siap Layani Kebutuhan Aspal Emulsi di Kalsel dan Kalteng
LIPPOLAND, MELALUI GMTD GELAR CSR TABUNG KARYA Vol 4, MERANGKAI KREATIVITAS – MENCIPTA NILAI
Perkuat Komitmen Zero Corruption, Pelindo Jasa Maritim Melalui Edaran Larangan Suap, Gratifikasi, Kecurangan, dan Benturan Kepentingan
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:51 WITA

Upacara Hari Bhayangkara ke-80 di Mapolda Sulsel Berlangsung Khidmat, Kapolda Tegaskan Komitmen Penguatan Polri Presisi

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:59 WITA

Pecah Rekor di Juni! Kalla Toyota Langsung Tancap Gas, dengan Hadirkan Event Spesial di Awal Juli 

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:55 WITA

Djaya Jumain: Masyarakat Gowa Diminta Menghentikan Penyebaran Informasi yang Menyerang Kehormatan Bupati Gowa

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:52 WITA

TEMUKAN SPOT PRODUKTIF FAVORIT ANDA DENGAN PAKET WFC (WORK FROM CANTING) DI VASAKA HOTEL MAKASSAR

Rabu, 1 Juli 2026 - 06:05 WITA

Penjualan Kalla Toyota Naik, Target 2.000 Unit Dibidik pada Juli 2026

Berita Terbaru