GOWA,FILALIN.COM,. – Lembaga Dakwah Fakultas (LDF) Al-Waziriyah Fakultas Dakwah dan Komunikasi menggelar Semarak Milad ke-4 dengan tema “Empat Tahun Menginspirasi, Bersinergi dalam Dakwah Al-Waziriyah”. Kegiatan yang berlangsung pada 22 hingga 25 Juni 2026 ini menjadi momentum refleksi perjalanan LDF Al-Waziriyah dalam membangun ruang pembinaan, pengembangan potensi mahasiswa, serta syiar Islam di lingkungan kampus.
Rangkaian kegiatan milad diisi dengan berbagai perlombaan, seperti lomba debat, ceramah, tilawatil Quran, dan syarhil Quran. Kegiatan tersebut diikuti mahasiswa lingkup Fakultas Dakwah dan Komunikasi hingga mahasiswa Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar.
Ketua panitia Semarak Milad LDF Al-Waziriyah, Agung Firmansyah, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan di bidang keislaman, intelektual, dan kreativitas.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Tema ini dipilih sebagai bentuk refleksi perjalanan empat tahun LDF Al-Waziriyah dalam menjalankan peran sebagai wadah pembinaan, pengembangan, dan syiar Islam yang moderat,” ujar Agung.
Acara puncak Semarak Milad turut menghadirkan berbagai penampilan dari kader dan pengurus LDF Al-Waziriyah sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas mahasiswa.
Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi Prof. Dr. H. Abdul Rasid Masri, S.Ag., M.Pd., M.Si., M.M. yang diwakili Wakil Dekan III Fakultas Dakwah dan Komunikasi Prof. Dr. H. Syamsuddin AB, S.Ag., M.Pd., mengapresiasi keberlangsungan LDF Al-Waziriyah yang telah berjalan selama empat tahun.
Dalam sambutannya, Prof. Syamsuddin menyampaikan apresiasi kepada jajaran pimpinan fakultas, pengurus, dan panitia yang telah mendukung kegiatan tersebut.
Ia menilai kreativitas panitia menjadi salah satu faktor penting sehingga kegiatan milad dapat terlaksana dengan baik.
“Kalau kita ingin melaksanakan suatu kegiatan seperti ini, kita tidak bisa terlepas dari dana atau anggaran. Tetapi berkat kreativitas panitia, kegiatan sebesar ini bisa terlaksana dan kita harus memberikan apresiasi,” kata Prof. Syamsuddin.
Ia juga menekankan pentingnya keseimbangan antara nilai spiritual dan intelektual bagi mahasiswa.
“Spiritual harus selalu ikut dengan intelektual. Kami dari LDF Al-Waziriyah terus berupaya memberikan wadah dan ruang belajar bagi teman-teman di Fakultas Dakwah dan Komunikasi,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum LDF Al-Waziriyah Jahlul Irfani mengatakan perjalanan empat tahun organisasi tersebut tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, terutama pimpinan Fakultas Dakwah dan Komunikasi.
Ia menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan sehingga LDF Al-Waziriyah dapat terus berkembang dan menjalankan program-program dakwah di lingkungan kampus.
Menurut Jahlul, keberadaan LDF Al-Waziriyah bukan hanya sebagai organisasi internal, tetapi juga menjadi ruang belajar bagi mahasiswa yang ingin mengembangkan wawasan keislaman dan kemampuan berdakwah.
“LDF Al-Waziriyah hadir untuk memberikan ruang bagi teman-teman yang ingin belajar. Tidak hanya bagi yang sudah bergabung, tetapi juga terbuka bagi seluruh mahasiswa yang ingin mengikuti kajian dan kegiatan keislaman,” ujarnya.
Ia berharap momentum milad keempat ini dapat memperkuat sinergi antar mahasiswa serta meningkatkan kontribusi LDF Al-Waziriyah dalam menghadirkan dakwah yang edukatif, moderat, dan bermanfaat.
Semarak Milad LDF Al-Waziriyah diharapkan menjadi langkah lanjutan dalam memperkuat peran mahasiswa sebagai generasi intelektual yang memiliki kepedulian terhadap nilai-nilai keislaman dan sosial. (*)




















