Turunkan Angka Stunting, Indosat Business Fasilitasi Gelang Kesehatan Pintar untuk Ibu Hamil

- Penulis

Kamis, 30 November 2023 - 14:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMEDANG,FILALIN.COM, – Sebagai bagian dari komitmen memberdayakan masyarakat Indonesia, Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) melalui Indosat Business bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Sumedang dalam menyediakan gelang kesehatan pintar untuk memantau kondisi ibu hamil. Dukungan ini merupakan upaya Indosat Business untuk membantu Pemkab Sumedang melakukan pencegahan stunting sejak dalam kandungan lewat pemanfaatan teknologi digital. Hal ini turut menjadi langkah awal Indosat Business dalam mempercepat penerapan smart city pada program Smart Kabupaten Sumedang (SKS).

Director and Chief Business Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Muhammad Buldansyah, mengungkapkan, “Indosat Business berkomitmen untuk memberdayakan Indonesia dengan mempercepat transformasi digital di tanah air. Dengan pemanfaatan teknologi Internet of Things (IoT) terkini dalam kolaborasi dengan Pemkab Sumedang. Indosat Business dapat menciptakan solusi berkelanjutan, serta membuka peluang pertumbuhan tanpa batas bagi pembangunan sosial serta mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia. Hal ini merupakan langkah nyata Indosat memberdayakan masyarakat Indonesia lewat pemanfaatan teknologi.”

Program ‘IoT Smart Wearable Pilot Project’ ini merupakan kelanjutan dari Nota Kesepahaman (MoU) antara Indosat dengan Pemkab Sumedang dalam penyediaan layanan internet serta solusi teknologi informasi dan komunikasi untuk solusi kota pintar Sumedang, Jawa Barat. Gelang kesehatan pintar berbasis bluetooth yang terhubung dengan smartphone ini berfungsi untuk memantau kondisi kesehatan para ibu hamil melalui indikasi denyut nadi, tekanan darah, saturasi oksigen (SpO2), suhu tubuh, dan indikator kesehatan penting lainnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat ini Kabupaten Sumedang menjadi salah satu tolok ukur kota/kabupaten dalam penerapan progam Smart City oleh pemerintah Indonesia. Kabupaten Sumedang dengan 1,5 juta jiwa penduduk akan membutuhkan sekitar 25 ribu unit gelang kesehatan pintar per tahunnya.

Selain gelang Kesehatan pintar, Indosat juga mendukung implementasi Smart City di Kabupaten Sumedang lewat peningkatan kualitas dan cakupan jaringan 4G, membangun media konektivitas berupa fiber optic/radio yang menghubungkan semua fungsi dinas atau operasional (Kecamatan/OPD), membangun command center, dan mengembangkan aplikasi IoT. Layanan dan solusi yang dihadirkan Indosat Business diharapkan akan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat Kabupaten Sumedang. (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

JATUH DARI HAMMOCK DAN CEDERA PENDAKI GUNUNG BULU BARIA DIEVAKUASI TIM SAR GABUNGAN
Achmad Muhammad Bawa Pulang BYD Seal Performance, Pengundian Shop & Greet Berlangsung Transparan dan Disaksikan Publik
IJTI TANGGAPI PERNYATAAN PRESIDEN PRABOWO: PERS ADALAH PILAR DEMOKRASI, BUKAN “LONDO IRENG”
Dirjen Keuda Kemendagri Dukung Program Prioritas Makassar, APBD Harus Berdampak Untuk Publik
Basarnas Klarifikasi Kronologi Penanganan Darurat KM Nurul Salsa: Laporan Diterima Pukul 11.07 Wita
Saat Energi Menjadi Variabel Strategis: Indosat Business Luncurkan Solusi Manajemen Energi Berbasis AI
Honda Terus Perluas Jaringan Layanan di Indonesia, Resmikan Dua Jaringan Dealer Baru di Sulawesi Selatan
UIT Makassar Tandatangan MoU dengan Hamaren Corproation Jepang
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 13:48 WITA

JATUH DARI HAMMOCK DAN CEDERA PENDAKI GUNUNG BULU BARIA DIEVAKUASI TIM SAR GABUNGAN

Minggu, 26 Juli 2026 - 09:59 WITA

Achmad Muhammad Bawa Pulang BYD Seal Performance, Pengundian Shop & Greet Berlangsung Transparan dan Disaksikan Publik

Minggu, 26 Juli 2026 - 09:41 WITA

IJTI TANGGAPI PERNYATAAN PRESIDEN PRABOWO: PERS ADALAH PILAR DEMOKRASI, BUKAN “LONDO IRENG”

Minggu, 26 Juli 2026 - 08:44 WITA

Dirjen Keuda Kemendagri Dukung Program Prioritas Makassar, APBD Harus Berdampak Untuk Publik

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:01 WITA

Basarnas Klarifikasi Kronologi Penanganan Darurat KM Nurul Salsa: Laporan Diterima Pukul 11.07 Wita

Berita Terbaru