Basarnas Makassar Cari Nelayan Belum Kembali Melaut di Perairan Tanakeke Takalar

- Penulis

Rabu, 3 Januari 2024 - 05:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TAKALAR,FILALIN.COM,–Muis Munri (63), pria paruh baya yang merupakan nelayan asal Desa Banggae Kecamatan Mangarabombang Kabupaten Takalar dilaporkan belum kembali melaut di perairan sebelah barat Tanakeke Takalar sejak Selasa (2/1/2024).

Informasi tersebut diterima Basarnas Makassar dari Kalak BPBD Takalar pada Selasa (2/1/2024) malam. Hal itu langsung direspons Basarnas Makassar dengan mengerahkan 1 Tim menuju ke lokasi untuk melakukan pencarian.

“Kami menerima info dari Pemda Takalar adanya warga dari Desa Banggae Takalar yang hilang kontak saat mencari ikan di perairan Tanakeke Tekalar,” terang Andi Sultan, Kepala Operasi dan Siaga Basarnas Makassar yang memberangkatkan langsung Timnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sultan menjelaskan bahwa kronologi yang dilaporkan, Muis Munri pergi mencari ikan di perairan Tanakeke sejak subuh namun hingga sore hari korban tak kunjung pulang. Padahal kebiasaannya, nelayan tersebut selalu kembali sebelum sore hari.

“Kejadian ini kita kategorikan hilang kontak, karena kondisi korban dan kapalnya kita belum ketahui. Hanya mendapatkan informasi sempat terlihat terakhir kali berada di sebelah barat pulau Tanakeke Takalar sekitar pukul 14.00 Wita,” imbuh Sultan.

Adapun Tim Rescue Basarnas Makassar yang diberangkatkan nantinya akan berkoordinasi dengan aparat pemrintah setempat, keluarga, dan nelayan lainnya untuk memastikan informasi faktual di lapangan.

“Semoga nelayan tersebut hanya mengalami kendala mesin dan terdampar di sekitar pantai pulau Tanakeke,” harap Sultan.

Sementara itu, Kepala Kantor Basarnas Makassar Mexianus Bekabel di tempat terpisah menyampaikan bahwa kendala terbesar yang dihadapi Tim Sar saat menerima laporan kapal hilang kontak karena kapal-kapal nelayan tidak membekali diri dengan alat komunikasi. Sehingga posisi terakhir kapal jika mengalami kendala tidak bisa ditentukan.

Mexianus pun terus mengimbau agar nelayan yang akan keluar melaut sebisa mungkin melengkapi diri dengan alat komunikasi dan alat keselamatan diri berupa pelampung. Sehingga saat terjadi kendala yang tak terduga, nelayan bisa segera menghubungi Tim Sar atau keluarganya agar bisa ditentukan posisinya lebih cepat.

“Kita harapannya nelayan bisa membekali diri dengan alat komunikasi supaya bila terjadi kendala saat melaut bisa menghubungi keluarga ataupun Tim Sar untuk dievakuasi segera,” tegas Mexianus. (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

OJK, LPS, DAN BPS PASTIKAN KUALITAS DATA SURVEI NASIONAL LITERASI DAN INKLUSI KEUANGAN (SNLIK) 2026
Hari Ketiga, Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian Nelayan Jatuh di Perairan New Port Pelindo Makassar
Ayam Tungku, Pendatang Baru yang Siap Mencuri Perhatian di Ramadhan Marannu Swiss-Belinn Panakkukang Makassar
BBPOM Makassar Gandeng Komisi IX DPR RI Edukasi Masyarakat Soal Keamanan Obat dan Makanan
RUPS LB: TETAPKAN JAJARAN KOMISARIS BARU SPJM
Implementasi MoA FKM UIT–Desa Je’netallasa, Mahasiswa Kesmas Edukasi Gizi Seimbang melalui Program MBG
Kalla People Fest 2026 Hadirkan Director of Enterprise & Business Service PT Telkom Indonesia Berbagi Pentingnya Integritas dan Kepemimpinan
KPPU Jatuhkan Denda Rp6,7 Miliar dalam Perkara Hambatan Usaha PT Laboratorium Medio Pratama
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 11:08 WITA

OJK, LPS, DAN BPS PASTIKAN KUALITAS DATA SURVEI NASIONAL LITERASI DAN INKLUSI KEUANGAN (SNLIK) 2026

Selasa, 10 Februari 2026 - 17:36 WITA

Hari Ketiga, Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian Nelayan Jatuh di Perairan New Port Pelindo Makassar

Selasa, 10 Februari 2026 - 17:19 WITA

Ayam Tungku, Pendatang Baru yang Siap Mencuri Perhatian di Ramadhan Marannu Swiss-Belinn Panakkukang Makassar

Selasa, 10 Februari 2026 - 14:31 WITA

RUPS LB: TETAPKAN JAJARAN KOMISARIS BARU SPJM

Selasa, 10 Februari 2026 - 10:21 WITA

Implementasi MoA FKM UIT–Desa Je’netallasa, Mahasiswa Kesmas Edukasi Gizi Seimbang melalui Program MBG

Berita Terbaru