Saya Perempuan Anti Korupsi (SPAK) Serukan Perempuan Jangan Takut Membuat Pilihan Yang Benar

- Penulis

Jumat, 19 Januari 2024 - 09:07 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM,– Data KPU menunjukkan bahwa pemilih perempuan dalam Pemilu 2024 berjumlah 102,58 juta atau 50% dari seluruh jumlah pemilih. Data ini menunjukkan bahwa perempuan menjadi kunci penting arah politik, demokrasi dan pemerintahan Indonesia ke depan. Ini adalah sebuah pilihan yang perlu ditentukan dalam pesta demokrasi tanggal 14 Februari 2024 nanti.

Maria Kresentia,Direktur SPAK Indoenesia menegaskan jika Suara Perempuan Berharga adalah sebuah kenyataan. Berharga untuk menjadi pintu masuk perjuangan bagi terbangunnya wajah politik, demokrasi dan pemerintahan Indonesia yang berpihak pada kepentingan-kepentingan perempuan, anak, disabilitas dan kelompok marjinal lain.

“Karenanya Saya Perempuan Antikorupsi (SPAK) Indonesia dan Kolaisi Perempuan Indonesia (KPI) dengan dukungan Bawaslu RI menyerukan ” PEREMPUAN, JANGAN TAKUT MEMBUAT PILIHAN YANG BENAR!, ” ujarnya Jumat, (19/1/2024).
Dia menjelaskan pilihan yang benar adalah calon akan memajukan Indonesia dengan memastikan keberagaman sebagai kekayaan Indonesia yang merupakan identitas bangsa, Membuka peluang dan kebebasan bagi perempuan, anak, disabilitas dan kelompok marjinal lain di seluruh daerah di Indonesia, untuk berpartisipasi dan meraih presetasi dalam politik, demokrasi, ekonomi, pemerintahan dan pembangunan di semua sector .Akan menghantar seluruh daerah di Indonesia menjadi bagian penting dari setiap kebijakan nasional

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

” Jangan berpikir apalah arti satu suara saya,karena setiap suara penting untuk masa depan Indonesia
Karena berharga untuk masa depan negeri kita, jangan jual atau tukar suara kita dengan apapun. Waspada! Jual beli suara (Politik Uang) bisa terjadi sampai sesaat sebelum kita masuk bilik suara”, tegasnya.

Menurutnya. Politik uang bisa dilakukan untuk Membeli kekebalan hukum agar penyelenggara pemilu, saksi dan penegak hukum tidak menyalahkan praktik uang yang dilakukan – Membeli suara rakyat
Praktik politik uang menjadikan politik berbiaya tinggi yang akan menghasilkan pemipin daerah yang selalu berpikir untuk mengembalikan modalnya dan tidak akan memikirkan kepentingan rakyat.

Mereka yang terpilih kerena politik uang, biasanya orang yang tidak memiliki kompetensi kepemimpinan, pengetahuan dan ketrampilan untuk menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

Uang negara yang kelak dikelolanya, berpotensi dikorupsi/digunakan untuk kepentingan pemodal atau kepentingan pribadi/keluarga untuk mengganti uang yang telah digunakan membiayai pemenangannya.

Sedang disisi lain, Mike Verawati Sekretaris Jenderal Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) meminta agar mempelajari latar belakang calon sebelum menentukan piliahan.

“Perilaku masa lalu biasanya akan berulang di masa depan. Oleh karenanya pelajari dengan teliti calon pemimpin daerahmu. Dan tentukan pilihan pada mereka yang jelas rekam jejaknya, jelas visi-misinya dan program kerjanya serta terus membuka peluang perempuan untuk terlibat mewujudkan Indonesia yang adil dan sejahtera. Karena Indonesia akan tertinggal bila perempuan tidak diikutsertakan dalam seluruh proses bernegara dan berbangsa,” tegasnya.

Dia menghimbau agar memastikan calon pilihan tidak memiliki latar belakang, Pernah terindikasi korupsi atau yang kerap berperilaku koruptif. Karena bukan tidak mungkin dia akan mengambil hak warganya baik melalui kebijakan yang dibuat atau dari praktik-praktik korupsi lainnya. Calon ini bisa tidak peduli dengan tugas dan kewajibannya.
– Pernah terindikasi melakukan pelecehan atau kekerasan terhadap perempuan, anak, disabilitas dan kelompok marjinal lain. Karena bila calon melecehkan kelompokkelompok ini, mereka tidak menghargai kehidupan.
– Diskriminatif (mengedapankan SARA). Karena diskirimasi bertentangan dengan UUD’45 dan Pancasila. Diskriminasi akan memecah belah Indonesia, karena memicu konflik-konflik berkepanjangan. (*)

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indosat Hadirkan IM3 Istimewa di Makassar, Kuota Tak Hangus hingga Gratis Roaming 7 Negara
OJK LUNCURKAN RP3I 2026-2030, PERKUAT RESILIENSI DAN PERAN PERBANKAN SEBAGAI PENGGERAK EKONOMI
Dandim Baru 1409/Gowa Siapkan Program Perbaikan Jalan hingga Rumah Warga
Kalla Toyota Hadirkan TOYOTA END YEAR SALE : Momen Terbaik Wujudkan  Mobil Impian Tanpa Harus Menunggu Akhir Tahun
DPN Kunjungi PJM, Perkuat Silaturahmi dan Koordinasi Sektor Kemaritiman
PLN UPT Makassar Audiensi dengan Wakil Bupati Pinrang, Bahas Karhutla dan Pengamanan Aset Transmisi
Rektor UIT Buka Monev Internal Penelitian dan PKM, Sesi Perdana Bersama Fakultas Pertanian.
PERKUAT ORGANISASI, OJK LANTIK PEJABAT BARU
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 22:17 WITA

Indosat Hadirkan IM3 Istimewa di Makassar, Kuota Tak Hangus hingga Gratis Roaming 7 Negara

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:40 WITA

OJK LUNCURKAN RP3I 2026-2030, PERKUAT RESILIENSI DAN PERAN PERBANKAN SEBAGAI PENGGERAK EKONOMI

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:27 WITA

Dandim Baru 1409/Gowa Siapkan Program Perbaikan Jalan hingga Rumah Warga

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:21 WITA

Kalla Toyota Hadirkan TOYOTA END YEAR SALE : Momen Terbaik Wujudkan  Mobil Impian Tanpa Harus Menunggu Akhir Tahun

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:27 WITA

DPN Kunjungi PJM, Perkuat Silaturahmi dan Koordinasi Sektor Kemaritiman

Berita Terbaru