KPPU Kanwil VI Makassar Beri Antensi Khusus Soal Tiket Pesawat

- Penulis

Jumat, 2 Februari 2024 - 17:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM,– Masih tingginya harga tiket pesawat menjadi perhatian khusus dari Kantor Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Kantor Wilayah 6 Makassar. Pasalnya masalah ini berdampak pada berbagai sektor, bukan hanya transportasi udara, tapi juga pada sektor pariwisata.

Pihak KPPU menduga tingginya harga tiket pesawat dikarenakan oleh BBM pesawat yakni jenis avatur. Komisioner  KPPU-RI,  Hilman Pujana,mengungkapkan Kenaikan harga tiket pesawat mencapai sekitar 30% hingga 40%. Besar dugaan oleh pihak KPPU, kenaikan tersebut dikarenakan naiknya BBM penerbangan (avtur)

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal tersebut disampaikan oleh Hilman Pujana saat Forum Jurnalis digelar di Gedung Keuangan Negara Makassar,Jumat (2/2/2024).

 

Meski adanya kenaikan tersebut, KPPU mendukung penuh hal tersebut demi terciptanya multi akses dengan berbagai pertimbangan untuk program pariwisata di Indonesia.

 

“Ini kan kita bicara marketnya adalah seluruh Indonesia. Ada bandara yang memang permintaannya tinggi. Tapi juga ada bandara yang permintaannya rendah. Nanti tentunya perlu pengaturan regulator maupun oleh pemerintah untuk bagaimana nih mengatur bisnis faktur ini seperti apa,” ujar Hilman.

 

Menurut Hilman, pada prinsipnya, semakin apa ada pilihan industri penerbangan akan semakin baik untuk pasokannya.

 

Sementara itu, indikator persaingan usaha di Sulawesi Selatan dianggap relatif standar dari angka rata-rata nasional.

 

Taufik Ariyanto, Deputi bidang Kajian dan advokasi dalam paparannya mengatakan, berdasarkan survei di tiap daerah, indikator di Sulsel sekitar 4,6% relatif menengah persaingan dianggap sehat. Lebih rendah dibanding rata-rata nasional 4,91%.

 

Sektor di tingkat persaingan relatif rendah, responden menyampaikan pengadaan listrik, gas, pengolahan air, pertambangan, dan galian. Sementara yang dianggap tinggi yakni pada pelayanan seperti transportasi pergudangan, jasa keuangan dan asuransi, dan perdagangan besar atau eceran.

 

“Hal yang perlu disampaikan kepada daerah pertimbangkan persaingan usaha yang sehat,” ujarnya.

 

Meski demikian, KPPU akan terus melakukan perbaikan. Terkait indikator regulasi, untuk lebih intens koordinasi dengan biro hukum untuk bisa screening. Diharapkan kanwil 6 bisa lebih aktif untuk berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan juga fokus pada pasokan. Komoditi pangan yang terhambat dan itu yang dikeluhkan. (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semarak Syukuran HUT ke-28 GMTD Dirangkaikan dengan  Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Berikan Sanksi Pembinaan kepada SPBU Boddia, Suplai BBM Dihentikan 30 Hari
Transformasi Emas di Era AI: Menjangkau Masyarakat SulSelBarRa dan Maluku Lewat “Gold Experience” Pegadaian 
Makassar Half Marathon 2026 Hasilkan Perputaran Ekonomi Rp52,3 Miliar
Pelindo Marine Sukses Relokasi “Lumbung Energi” di Pelabuhan Benoa, Dukung Pengembangan Bali Maritime Tourism Hub
Bugis Waterpark Adventure Hadirkan Merdeka Flash Sale, Tiket Masuk Mulai Rp17 Ribu
Semarak HUT RI, Pelindo Group Wilayah Kerja Makassar Perkuat Kolaborasi
Ambo Esa Dosen Fakultas Hukum UIT Raih Gelar Doktor Hukum di UMI
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:21 WITA

Semarak Syukuran HUT ke-28 GMTD Dirangkaikan dengan  Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:18 WITA

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Berikan Sanksi Pembinaan kepada SPBU Boddia, Suplai BBM Dihentikan 30 Hari

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:53 WITA

Transformasi Emas di Era AI: Menjangkau Masyarakat SulSelBarRa dan Maluku Lewat “Gold Experience” Pegadaian 

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:47 WITA

Makassar Half Marathon 2026 Hasilkan Perputaran Ekonomi Rp52,3 Miliar

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:45 WITA

Pelindo Marine Sukses Relokasi “Lumbung Energi” di Pelabuhan Benoa, Dukung Pengembangan Bali Maritime Tourism Hub

Berita Terbaru