Kuasa Hukum Prof Basri Moding,Minta UMI Pulihkan Nama Baik Kliennya

- Penulis

Rabu, 17 April 2024 - 05:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM,– Pasca dicabutnya laporan pihak kampus Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar ke polisi, tim kuasa hukum Prof. Basri Moding mendesak pihak UMI untuk minta maaf dan memulihkan nama baik mantan rektor UMI tersebut.

 

“Semestinya pihak UMI meminta maaf dan memulihkan nama baik klien kami, karena apa yang dilaporkan kepolisi tidak terbukti,” tegas Dr.Muhammad Nur, Ketua Tim Hukum Prof. Basri Moding, saat menggelar prescom di kantornya, Selasa (16/4/2024).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Muhammad Nur menjelaskan, UMI sebagai kampus yang islamih semestinya bisa meminta maaf untuk menjaga nilai-nilai luhur kemanusian yang selama ini dianut. Dia mengakui meski pihaknya berlapang dada atas apa yang telah terjadi, namun untuk tetap menjaga harmonisasi dan silaturahmi, ada baiknya pihak UMI meminta maaf.

 

“Meski klien kami sudah berlapang dada menerima kejadian yang menimpanya selama ini, tapi pihak UMI memulihkan nama baik kliennya,” ujarnya.

 

Muhammad Nur, menegaskan bahwa apa yang dituduhkan selama ini pada kliennya tidaklah benar. Ini terbukti dari audit internal yang dilakukan yayasan UMI, tidak ditemukan adanya kerugian apalagi korupsi seperti yang dituduhkan.

 

“Selama ini klien kami dituduh korupsi hingga milyaran rupiah, menjadi dasar pelaporan, namun setelah di audit ternyata tidak terbukti, karenanya mereka mencabut laporannya,”paparnya.

 

Dia menjelaskan Kasus ini bergulir sejak dilaporkan pada tahun 2023, dugaan kerugian angkanya bervariasi, ada yang mengatakan 28 miliar dan juga 11 miliar, bahkan ada angka lain yang nilainya miliaran. Akan tetapi, semua angka itu tidak jelas setelah dilakukan audit internal dan pihak yayasan kampus mengatakan bahwa tidak ada kerugian terhadap yayasan dan telah dilakukan pencabutan laporan pada bulan Maret 2024.

 

Sedang Prof. Basri Modding menyinggung nasibnya yang dipecat mendadak sebagai Rektor UMI 10 Oktober 2023. Pemecatan disusul isu yang tak sedap hingga upaya pelaporan ke Polda.

 

“Kasus ini berawal ketika saya diberhentikan secara tiba-tiba pada tanggal 10 Oktober. Tiba-tiba ada prosesi pemberian SK Pelaksana Tugas dan dilakukan pelantikan kepada Plt Rektor UMI. Setelah ditelusuri, saya diduga menilep dana 28 miliar padahal itu saya tidak pernah lakukan. Setahu saya, dana tersebut hanya dialihkan dari tekening proyek ke rekening yayasan dan saya tidak terlibat,” kata Basri Modding.

 

“Proyek yang dilaporkan adalah videotron, Taman Firdaus, boarding school, dengan total kerugian 11 miliar. Tapi polisi klarifikasi hanya 8 miliar. Saya dituduh penggelapan dana, saya tidak terlibat dalam proyek ini, dan termasuk fitnah bagi saya. Kasus ini bergulir sejak tanggal 25 Oktober 2023 dan dilakukan pencabutan laporan pada bulan Maret 2024 karena saya tidak terbukti,” Basri Modding menambahkan.

 

Meski tuduhan tersebut tidak terbukti, Prof Basri Moding memastikan tidak akan melapor balik.

“Saya mencintai UMI,” tegasnya. (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Akselerasi Inklusi Keuangan, Bank Mandiri Layani Transaksi Keuangan Universitas Negeri Gorontalo
Four Points by Sheraton Makassar Hadirkan Program Buka Puasa “Lentera Ramadhan”, Tawarkan Kesempatan Gratis Umrah
Cegah Bullying Sejak Dini, Satbinmas Polres Gowa Edukasi Pelajar SMA Negeri 19 Gowa
Koperasi Kelurahan Merah Putih Paccerakkang Gelar Rapat Anggota Tahun 2025
Ramai Dikunjungi Pelajar, Kalla Institute Hadirkan Pengalaman Belajar Berbeda di Sulawesi Education & Techno Expo 2026
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Percepat Pemulihan Distribusi BBM dan LPG di Luwu Utara dan Luwu Timur
Operasi SAR Pencarian Lansia Hilang di Selayar Resmi Ditutup, Hasil Nihil
Sinergi FKM UIT dan Desa Bungaejaya, Mahasiswa S1 Kesmas Gelar Penyuluhan TBC di SDN Borongkaramasa
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 18:26 WITA

Akselerasi Inklusi Keuangan, Bank Mandiri Layani Transaksi Keuangan Universitas Negeri Gorontalo

Rabu, 4 Februari 2026 - 17:28 WITA

Four Points by Sheraton Makassar Hadirkan Program Buka Puasa “Lentera Ramadhan”, Tawarkan Kesempatan Gratis Umrah

Rabu, 4 Februari 2026 - 13:15 WITA

Cegah Bullying Sejak Dini, Satbinmas Polres Gowa Edukasi Pelajar SMA Negeri 19 Gowa

Rabu, 4 Februari 2026 - 13:10 WITA

Koperasi Kelurahan Merah Putih Paccerakkang Gelar Rapat Anggota Tahun 2025

Rabu, 4 Februari 2026 - 12:00 WITA

Ramai Dikunjungi Pelajar, Kalla Institute Hadirkan Pengalaman Belajar Berbeda di Sulawesi Education & Techno Expo 2026

Berita Terbaru