MUI Kota Makassar Mendorong Masyarakat Pahami Wakaf Tunai dan Wakaf Produktif

- Penulis

Sabtu, 3 Agustus 2024 - 14:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM, — Istilah wakaf sudah lazim terdengar di telinga masyarakat, namun masih banyak orang yang belum begitu paham tentang makna sesungguhnya. Tidak sedikit yang beranggapan bahwa wakaf serupa dengan hibah lahan.

 

Mengingat banyak wakaf berbentuk tanah yang kerap dibebaskan untuk pemanfaatan sosial terkait aktivitas keagamaan, seperti misalnya pembangunan masjid dan madrasah. Padahal wakaf terdiri dari beragam jenis yang memiliki  manfaat kebaikan sangat luas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Majelis Ulama Indonesia Kota Makassar melalui Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat menggelar seminar dengan Tema ” Peran Wakaf Produktif dalam Pemberdayaan Ekonomi Umat di Kota Makassar, di Hotel Horison Ultima, Sabtu (3/8/2024)

 

Sekertaris Majelis Ulama Indonesia Kota Makassar, Dr. K. H. Maskur Yusuf, dalam sambutan mengatakan kegiatan ini merupakan salah bentuk edukasi untuk mendorong masyarakat bagaimana memahami berwakaf tunai atau wakaf produktif yang tujuannya untuk membangun ummat.

 

“Potensi Wakaf di Indonesia, yang nilai cukup besar tapi karena belum dikelolanya dengan baik oleh wakaf Indonesia dan lembaga wakaf-wakaf lainnya. Apalagi belum masifnya edukasi kepada masyarakat sehingga hasilnya belum maksimal, MUI Makassar, berharap kiranya seluruh peserta dapat memahami dan wakaf tunai pun bisa berkembang di Kota Makassar.

 

Dalam kegiatan seminar tersebut MUI Kota Makassar menghadirkan 3 pemateri diantaranya Dr.H Idris Parakkasi.M.M (Ketua Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat DP MUI Kota Makassar), Dr. H. Iskandar Fellang. M.Pd (Ketua Badan Wakaf Indonesia Sulawesi Selatan) dan Ali Bustomi (GM Penghimpunan dan Literasi Waqaf Dompet Dhuafa Pusat)

 

GM Penghimpunan dan Literasi Wakaf Dompet Dhuafa Pusat Ali Bustomi, pada pemaparannya konteks wakaf di dompet duafa yaitu terkait Pengakusisan bisnis, bagaimana seorang muslim yang dapat mengakusisi lahan bisnis non muslim. Wakaf sebagai kekuatan ekonomi

 

“Wakaf sebagai kekuatan ekonomi dan, literasi wakaf di masyarakat perlu digaungkan di berbagai kalangan usia. Melalui peningkatan literasi tersebut, diharapkan kepercayaan masyarakat untuk berwakaf dapat terbangun secara berkelanjutan. Ini karena kepercayaan masyarakat terhadap para Nazhir adalah dasar utama dalam mendorong berjalannya ekosistem wakaf produktif tersebut”jelasnya

 

Keunikan dompet duafa, yayasan yang tidak ada pemiliknya, para pengurus tidak memilik hak waris kepada generasi tetapi hak dan milik masyarakat, “Ujar Ali.

 

Ditempat yang sama, Idris Parakkasi dalam materinya memaparkan tentang sejarah, jenis wakaf, kendala dan tantangan

 

“Harta benda yang dimanfaatkan harus memiliki manfaat sosial dan tidak untuk kepentingan pribadi atau keluarga adapun jenis wakaf ada tiga yaitu wakaf khairi, wakaf yang dilakukan tujuan kepentingan umum seperti Masjid, Sekolah dan Rumah Sakit atau Pusat sosial lainnya, wakaf ahli yaitu wakaf yang dilakukan untuk kepentingan waqif dan wakaf Musytarak adalah wakaf yang manfaatnya ditujukan kepada masyarakat dan keturunan wakaf” terangnya

 

Seminar ini, dibuka langsung oleh Kepala Dinas Perdagangan Aril Ariesta, yang mewakili Wali Kota Makassar.

 

Para peserta yang hadir dari keterwakilan pengurus MUI tingkat Kecamatan, memberi respon yang baik terlihat pada sesi tanya jawab, yang disampaikan ke pada 3 nara sumber.(*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BYD Haka Karebosi Raih Penghargaan Asia Pasifik, Harumkan Nama Makassar Tepat di Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Gema Takbir di Jantung Kota: Ribuan Jemaah Padati Salat Idulfitri 1447 H di Claro Makassar
Gema Takbir di Taman Dataran Indah: Hakikat penciptaan manusia dan Bakti pada Orangtua
Anggota Komosi IX DPR RI Tegaskan Pentingnya Program MBG
Kejari Makassar Bidik Aktor di Balik Dugaan Korupsi Dana Hibah BAZNAS 2023–2024
Tak Mudik Demi Energi Negeri: Pengabdian Perwira Elnusa Rayakan Idulfitri di Medan Operasi Morowali Utara dan Banggai
BERBAGI TAKJIL UNTUK PENGGUNA JALAN DI BULAN RAMADAN 
Pelindo Regional 4 Buka Puasa Bersama Pedagang Asongan Pelabuhan Makassar, Perkuat Kebersamaan di Bulan Ramadan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 22 Maret 2026 - 08:52 WITA

BYD Haka Karebosi Raih Penghargaan Asia Pasifik, Harumkan Nama Makassar Tepat di Hari Raya Idul Fitri 1447 H

Sabtu, 21 Maret 2026 - 16:01 WITA

Gema Takbir di Jantung Kota: Ribuan Jemaah Padati Salat Idulfitri 1447 H di Claro Makassar

Sabtu, 21 Maret 2026 - 12:24 WITA

Gema Takbir di Taman Dataran Indah: Hakikat penciptaan manusia dan Bakti pada Orangtua

Jumat, 20 Maret 2026 - 21:54 WITA

Anggota Komosi IX DPR RI Tegaskan Pentingnya Program MBG

Jumat, 20 Maret 2026 - 18:01 WITA

Tak Mudik Demi Energi Negeri: Pengabdian Perwira Elnusa Rayakan Idulfitri di Medan Operasi Morowali Utara dan Banggai

Berita Terbaru

Berita

Anggota Komosi IX DPR RI Tegaskan Pentingnya Program MBG

Jumat, 20 Mar 2026 - 21:54 WITA