Murid Kelas Vl SDN Tanrara di Pukul Sampai Muntah,Kantor Hukum DJAYA JUMAIN & REKAN Bersedia Dampingi Korban

- Penulis

Kamis, 29 Agustus 2024 - 10:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GOWA,FILALIN.COM, Korban Bullyan anak murid kelas Vl SDN Tanrara merupakan tindakan yang tidak patut di contoh, pelaku di duga dilakukan oleh Kepala sekolah Hj. Rosdiana harus di copot dari jabatannya.

 

Korban atas nama Iksan mendapat dukungan dari Kantor Hukum DJAYA JUMAIN & REKAN dan Advokat serta Pendamping Hukum bersedia mendampingi Korban di Polres Gowa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Advokat Kantor Hukum DJAYA JUMAIN & REKAN , Djaya,SKM,SH.,LL.M mengatakan akan berkordinasi dengan orang tua korban terkait laporannya di Polres Gowa setelah menerima laporan dari rekan media online di Kabupaten Gowa.

 

langkah yang diambil untuk mendampingi korban telah di pertimbangkan sebagai Advokat bahwa anak di bawah umur sebagai korban harus mendapat perlindungan hukum, hal yang sama juga dilakukan pendampingan terhadap anak di bawah umur yang menjadi korban persetubuhan di Takalar.

 

Sebelumnya Iksan menuturkan kepada beberapa media online bahwa pemukulan dilakukan oleh ibu kepala sekolah yang mengakibatkan kepalanya sakit hal tersebut di sampaikan kepada orang tuanya sambil nangis. 28/08/2024.

 

Ikhsan menceritakan kronologisnya, saya dan teman lagi menyapu di halaman kelas sambil memungut sampah tiba tiba datang kepsek dan langsung menyuruh ikhsan masuk kelas, lalu ikhsan ambil sandal disitulah terjadi telinga saya di jewer sambil didorong pakai telapak tangan dan dengan kerasnya memukul saya sehingga saya merasakan sakit kepala sambil masuk kelas.

 

Saya tidak lagi bisa menahan rasa sakit di kepala sehingga saya tidak tahan dan langsung pulang kerumah didalam perjalan saya mual dan langsung muntah cerita ikhsan kepada tim media ini.

 

Di tempat terpisah para guru SDN Tanrara tidak ada yang berkomentar atau memberi penjelasan sementara kepala sekolah tidak ada di tempat sejak terjadi pemukulan informasi dari sumberlain kepsek sering melakukan hal yang sama kepada murid muridnya dan di kenal sangat kejam cara mendidik anak muridnya.

 

Menurut informasi keluarga Korban, Suami pelaku pemukulan mendatangi korban dirumahnya di jalan pa,kuburan desa Tanrara, datang hanya menyampaikan kalau ikhsan masuk saja sekolah, ucapnya, namun keluarga korban berharap hadirnya suami koran datang untuk minta maaf tapi itu tdk dilakukan kesal keluarga korban yang minta namanya tidak di tulis(*).

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

OJK, BEI, dan KSEI Tuntaskan Empat Agenda Reformasi Transparansi Pasar Modal
Kalla Toyota Hadirkan Program “Lebih Untung Tukar Tambah ke Veloz Hybrid EV”, Tawarkan Efisiensi Berkendara Hingga 1.000 KM
KOMITMEN OJK TINGKATKAN LITERASI DAN INKLUSI KEUANGAN SYARIAH
GMTD BERBAGI KEBAHAGIAAN SALURKAN DONASI KE 5 PANTI ASUHAN
Danramil Bontonompo Tunjuk Lokasi Pembangunan Kantor KDMP Desa Tanrara, Pengurus, Pemerintah Desa, BPD dan Tokoh Masyarakat Tegas Menolak Lokasi di Dusun Pa’la’la
Wujudkan Visi Sekolah, SMA Islam Athirah 1 Makassar Gelar English Camp 
Nur Hasbiah Main Wakili DPRD Sulsel Hadiri Musrenbang RKPD Barru 2027
Pelindo Regional 4 Layani 758.000 Penumpang Selama Lebaran 2026, Naik 10,41% YoY
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 20:34 WITA

OJK, BEI, dan KSEI Tuntaskan Empat Agenda Reformasi Transparansi Pasar Modal

Kamis, 2 April 2026 - 18:45 WITA

Kalla Toyota Hadirkan Program “Lebih Untung Tukar Tambah ke Veloz Hybrid EV”, Tawarkan Efisiensi Berkendara Hingga 1.000 KM

Kamis, 2 April 2026 - 18:42 WITA

KOMITMEN OJK TINGKATKAN LITERASI DAN INKLUSI KEUANGAN SYARIAH

Kamis, 2 April 2026 - 18:37 WITA

GMTD BERBAGI KEBAHAGIAAN SALURKAN DONASI KE 5 PANTI ASUHAN

Kamis, 2 April 2026 - 13:49 WITA

Danramil Bontonompo Tunjuk Lokasi Pembangunan Kantor KDMP Desa Tanrara, Pengurus, Pemerintah Desa, BPD dan Tokoh Masyarakat Tegas Menolak Lokasi di Dusun Pa’la’la

Berita Terbaru