Danny-Azhar Diserang Narasi SARA Pendukung Andalan Hati, Jubir DiA: Biarkan Rakyat Menilai!

- Penulis

Jumat, 1 November 2024 - 22:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM, – Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel nomor urut 1, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto – Azhar Arsyad (DiA) belakangan ini diserang sejumlah narasi bertendensi SARA.

 

Pada Rabu (30/10), Ketua DPW Partai Nasdem, Rusdi Masse (RMS) menyerang personal Cawagub Azhar Arsyad dengan menyebutnya sebagai “orang Pinrang yang tidak bawa apa-apa untuk Pinrang”.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Pernyataan itu disampaikan suami dari Cawagub nomor urut 2 Fatmawati Rusdi saat menyampaikan orasi dalam kegiatan pertemuan bersama Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep di Lapangan Bosowa, Kecamatan Watang Sawitto, Kabupaten Pinrang, Rabu (30/10/2024).

 

Ia menyebut, Calon Wakil Gubernur Sulsel yang bertarung melawan partai usungannya hanya sebatas mengaku sebagai orang Pinrang, tanpa memberikan kontribusi apa-apa.

 

“Apalagi calon wakil Gubernur yang mengaku orang Pinrang, tapi tidak ada apa-apa yang bisa dibawa ke Pinrang,” demikian penggalan ungkapan RMS yang terekam jelas dalam video yang kini viral di jagad maya.

 

Hal serupa dialami oleh Danny Pomanto. Hanya karena pernyataannya yang tak segan akan “kandatto” (memukul kepala) setiap orang yang mencoba main-main dengannya, ia lantas diancam akan dikembalikan ke tanah leluhurnya di Gorontalo.

 

“Danny jangan begitu kalau tidak mau kita kembalikan ke tanah leluhurnya (di Gorontalo),” kata Andi Mustamin Patawari Philip, Jumat (01/11/2024).

 

Mantan Aktivis 98 yang akrab disapa Bang Philip itu merasa tersinggung dengan istilah “kandatto” dan menyebut hal tersebut sebagai gambaran sifat arogansi Danny.

 

“Ini jelas menunjukkan sifat asli dia, calon pemimpin arogan, tidak cocok dengan masyarakat Sulsel yang menjunjung tinggi nilai kearifan lokal yaitu sipakatau, sipakalebbi, sipakainge,” sebutnya.

 

Merespon hal yang dialami kedua kandidatnya, Juru Bicara Danny – Azhar, Asri Tadda mengaku prihatin dengan cara-cara yang diperagakan oleh pendukung Paslon Andalan Hati.

 

“Sungguh disayangkan ada pernyataan tendensius menyerang sisi personal Pak Danny dan Pak Azhar. Ini juga sangat berbau SARA karena menyebut nama etnis dan daerah tertentu,” kata Asri, Jumat (01/11/2024).

 

Padahal, tambah Asri, baik Danny Pomanto maupun Azhar Arsyad tak sekalipun pernah menyerang pihak lawan dengan pernyataan tendensius berbau kesukuan atau etnisitas.

 

Selain itu, kubu Danny-Azhar (DiA) juga sudah berkomitmen untuk mengusung politik gagasan di Pilgub Sulsel agar masyarakat bisa tercerahkan, bukan malah terjebak pada politik SARA yang merusak kualitas demokrasi.

 

“Kami juga heran mengapa pernyataan-pernyataan tendensius seperti ini bahkan berasal dari figur tokoh politik yang seharusnya jadi teladan bagi masyarakat. Ini sudah berlebihan dan tidak baik bagi demokrasi kita,” ujar Asri.

 

Kendati begitu, Asri meyakini masyarakat Sulsel sudah sangat cerdas melihat dan menilai kandidat mana yang bisa membawa masa depan daerah ini menjadi lebih baik.

 

“Masyarakat sudah cerdas menilai. Lagi pula, biasanya serangan tendensius berbau SARA itu berasal dari pihak yang merasa terancam akan kalah sehingga mulai menghalalkan segala cara untuk menyerang lawan. Jadi ini tanda-tanda kemenangan DiA,” ujar Asri.

 

Karena itu, Danny – Azhar akan terus fokus bekerja untuk meningkatkan capaian elektoral demi memenangkan Pilgub Sulsel pada 27 November 2024 mendatang.

 

“Perjuangan Danny – Azhar di Pilgub ini adalah perjuangan untuk menyelamatkan Sulsel, juga menyelamatkan masa depan rakyat, agar para petani, nelayan dan rakyat kecil bisa lebih sejahtera. Karena itu mari kita bantu DiA,” pungkas Asri. (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

28 Tahun GMTD,  Hadir dan Tumbuh Bersama Masyarakat melalui Serangkaian Kegiatan CSR
Pertamina Patra Niaga Maksimalkan Distribusi BBM Sulawesi Selatan, Antisipasi Kebutuhan Irigasi dan Pertanian Masyarakat Pascapanen
Mercure Makassar Nexa Pettarani Kumpulkan 134 Kantong Darah di HUT ke-7
Rektor UIT Lantik 5 Pejabat Struktural di UIT
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Luncurkan Bright Gas untuk Petani di Gowa, Hadirkan Energi Alternatif bagi Pompa Irigasi
Literasi dan Inklusi Keuangan Indonesia Lampaui Target RPJMN 2029
PERINGATI HUT RI ke-81, SMM CAPITAL GROUP KEMBALI GELAR AKSI DONOR DARAH
Bukan Sekadar Prompting, DekatLokal Ajak Mahasiswa Gunakan AI untuk Selesaikan Masalah Nyata UMKM
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:00 WITA

28 Tahun GMTD,  Hadir dan Tumbuh Bersama Masyarakat melalui Serangkaian Kegiatan CSR

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:22 WITA

Pertamina Patra Niaga Maksimalkan Distribusi BBM Sulawesi Selatan, Antisipasi Kebutuhan Irigasi dan Pertanian Masyarakat Pascapanen

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:03 WITA

Mercure Makassar Nexa Pettarani Kumpulkan 134 Kantong Darah di HUT ke-7

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:45 WITA

Rektor UIT Lantik 5 Pejabat Struktural di UIT

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:57 WITA

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Luncurkan Bright Gas untuk Petani di Gowa, Hadirkan Energi Alternatif bagi Pompa Irigasi

Berita Terbaru

Berita

Rektor UIT Lantik 5 Pejabat Struktural di UIT

Kamis, 13 Agu 2026 - 08:45 WITA