Pasar Modal dan Investasi Terus Tumbuh, AUM Capai Rp811,97 Triliun per Maret 2025

- Penulis

Minggu, 13 April 2025 - 14:59 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA,FILALIN.COM,  – Industri pasar modal Indonesia menunjukkan tren pertumbuhan positif hingga akhir kuartal pertama 2025. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), nilai Asset Under Management (AUM) tercatat sebesar Rp811,97 triliun per 27 Maret 2025. Angka ini mencerminkan kenaikan sebesar 0,45 persen secara month-to-date (mtd), meskipun mengalami penurunan 3,71 persen secara year-to-date (ytd).

Sementara itu, Nilai Aktiva Bersih (NAB) reksa dana tercatat sebesar Rp493,91 triliun, meningkat 0,75 persen mtd dan hanya mengalami sedikit koreksi sebesar 1,07 persen ytd. Dari sisi aliran dana, reksa dana masih mencatatkan net subscription sebesar Rp0,92 triliun secara mtd dan Rp1,35 triliun secara ytd.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Inarno Djajadi, menyampaikan optimisme terhadap perkembangan sektor pasar modal nasional.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami melihat stabilitas dan daya tarik pasar modal Indonesia masih terjaga, tercermin dari pertumbuhan dana kelolaan serta minat investor yang tetap tinggi di tengah dinamika global,” ujar Inarno dalam keterangan tertulis, Jumat (28/3).

Penghimpunan Dana dan Potensi Emiten Baru

OJK juga mencatat bahwa nilai Penawaran Umum hingga akhir Maret 2025 mencapai Rp57,68 triliun, termasuk Rp3,24 triliun dari 5 emiten baru. Selain itu, terdapat 155 pipeline penawaran umum dengan nilai indikatif mencapai Rp72,54 triliun yang berpotensi menambah semarak pasar modal dalam waktu dekat.

“Banyaknya perusahaan yang bersiap masuk ke bursa menandakan kepercayaan yang kuat terhadap iklim investasi kita,” tambah Inarno.

Pertumbuhan Sektor Alternatif dan Inovatif

Untuk sektor Securities Crowdfunding (SCF), sejak peraturan diberlakukan hingga 26 Maret 2025, telah ada 18 penyelenggara resmi yang terdaftar di OJK. Dari platform tersebut, tercatat 785 penerbitan efek oleh 503 penerbit, dengan melibatkan 177.717 pemodal dan total dana yang dihimpun mencapai Rp1,49 triliun.

Di sisi lain, pasar derivatif keuangan juga menunjukkan geliat. Sepanjang periode 2 Januari hingga 31 Maret 2025, volume transaksi mencapai 571.610 lot dengan akumulasi nilai sebesar Rp710,63 triliun. Terdapat 31 pelaku dan 5 penyelenggara yang telah mengantongi izin prinsip dari OJK.

Bursa Karbon: Inisiatif Hijau yang Mulai Tumbuha

Dalam perkembangan Bursa Karbon sejak peluncurannya pada 26 September 2023, OJK mencatat total volume perdagangan sebesar 1.598.693 ton CO₂ ekuivalen (tCO₂e), dengan nilai transaksi sebesar Rp77,91 miliar hingga 27 Maret 2025. Jumlah pengguna jasa yang telah mengantongi izin mencapai 111 entitas.

“Kami terus mendorong pengembangan instrumen berkelanjutan seperti bursa karbon sebagai bagian dari komitmen mendukung transisi energi dan pembangunan hijau,” pungkas Inarno. (*)

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tak Sekadar Buka Rekening, OJK Dorong Akses Keuangan bagi Disabilitas hingga Pelaku UMKM
Pelantikan Pengurus BEM Fakultas Psikologi Priode 2026-2027 di Aula Kosentrasi UIT Makassar
OJK Limpahkan Dua Petinggi BPR DCN Malang ke Jaksa, Dugaan Penyimpangan Dana Capai Rp54,9 Miliar
BIK 2026 Bukukan 27,23 Juta Rekening Keuangan, OJK: Kepercayaan Masyarakat Jadi Kunci
OJK Sulselbar Manfaatkan Jalan Sehat untuk Dekatkan Literasi Keuangan Syariah kepada Masyarakat
LAZ Hadji Kalla Dampingi UMKM Perkuat Legalitas dan Akses Pasar
Dari Atap Bocor Menuju Harapan Baru, Rumah Muh. Ramli di Gowa Kini Dikerjakan TNI
Denda Rp2,1 Triliun Lunas, Transparansi Pelaku Manipulasi Saham Masih Jadi Sorotan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:52 WITA

Tak Sekadar Buka Rekening, OJK Dorong Akses Keuangan bagi Disabilitas hingga Pelaku UMKM

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:47 WITA

Pelantikan Pengurus BEM Fakultas Psikologi Priode 2026-2027 di Aula Kosentrasi UIT Makassar

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:41 WITA

OJK Limpahkan Dua Petinggi BPR DCN Malang ke Jaksa, Dugaan Penyimpangan Dana Capai Rp54,9 Miliar

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:36 WITA

BIK 2026 Bukukan 27,23 Juta Rekening Keuangan, OJK: Kepercayaan Masyarakat Jadi Kunci

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 20:59 WITA

OJK Sulselbar Manfaatkan Jalan Sehat untuk Dekatkan Literasi Keuangan Syariah kepada Masyarakat

Berita Terbaru