Sektor Jasa Keuangan Sulampua Tangguh Hadapi Tekanan Global, OJK: Pertumbuhan Ekonomi Terjaga

- Penulis

Selasa, 29 April 2025 - 10:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM,– Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat menegaskan bahwa sektor jasa keuangan di wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua) tetap tangguh dan aktif dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi daerah meskipun adanya tekanan dari ketidakpastian ekonomi global.

 

Kepala OJK Sulselbar, Moch Muchalasin, dalam konferensi pers yang digelar pagi ini, mengungkapkan bahwa meskipun proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia menurun, sektor jasa keuangan di Sulampua terus menunjukkan kinerja yang positif dan adaptif. “Kami sangat mengapresiasi ketahanan sektor keuangan kita di tengah tantangan global yang semakin berat. Hal ini menjadi bukti bahwa sektor jasa keuangan di Sulampua tidak hanya berkembang, tetapi juga berperan besar dalam menjaga stabilitas ekonomi di daerah ini,” ujar Moch Muchalasin.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Menurut data terbaru, Organisasi untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (OECD) telah merevisi proyeksi pertumbuhan PDB global menjadi 3,1 persen pada 2025 dan 3 persen pada 2026. Penurunan ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk meningkatnya hambatan perdagangan, ketidakpastian kebijakan, dan risiko geopolitik yang semakin meningkat.

 

Perbankan Sulampua Tetap Solid

 

Meski tantangan global semakin besar, OJK Sulselbar mencatat bahwa sektor perbankan di Sulampua tetap solid dalam menjalankan fungsi intermediasi. Per Februari 2025, kredit perbankan di wilayah ini tumbuh 7,05 persen (yoy), sementara Dana Pihak Ketiga (DPK) tercatat tumbuh 3,86 persen (yoy).

 

“Tingginya pertumbuhan kredit dibandingkan DPK ini mencerminkan bahwa sektor perbankan di Sulampua tetap optimal dalam menyalurkan pembiayaan untuk sektor riil, yang sangat penting bagi perekonomian daerah,” tambah Moch Muchalasin. Dengan rasio Loan to Deposit Ratio (LDR) mencapai 130,54 persen, perbankan di Sulampua semakin menunjukkan kepercayaan industri keuangan nasional terhadap potensi ekonomi di kawasan ini.

 

Rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) juga terjaga dengan baik di angka 2,45 persen, menunjukkan kualitas kredit yang tetap terjaga di tengah ketidakpastian ekonomi global.

 

Pembiayaan dan Dana Pihak Ketiga

 

Total penyaluran kredit di wilayah Sulampua tercatat mencapai Rp434,24 triliun, dengan proporsi kredit konsumtif sebesar Rp220,99 triliun dan kredit produktif sebesar Rp213,24 triliun. DPK di Sulampua juga didominasi oleh tabungan yang mencapai Rp198,94 triliun, diikuti oleh deposito senilai Rp67,02 triliun dan giro sebesar Rp66,69 triliun.

 

“Keberagaman sumber dana yang dimiliki oleh sektor perbankan ini semakin memperkuat kemampuan mereka untuk mendukung pembiayaan yang produktif, serta memperluas inklusi keuangan di Sulampua,” pungkas Moch Muchalasin.

 

Dengan kinerja yang terus positif dan adaptif terhadap perkembangan global, OJK Sulselbar yakin sektor jasa keuangan akan terus menjadi pilar utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan menciptakan stabilitas ekonomi yang berkelanjutan di Sulampua. (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pertamina Setop Sementara Solar Subsidi di SPBU Sinjai, Temuan Penyaluran Tak Sesuai Aturan
Resmi Dipimpin Friderica Widyasari Dewi, OJK Periode 2026-2032 Siap Kawal Stabilitas dan Perkuat Penegakan Hukum
RAYAKAN KEBERSAMAAN PASCA-RAMADAN, VASAKA HOTEL MAKASSAR HADIRKAN PROMO HALAL BIHALAL SPESIAL
Pria 23 Tahun Ditemukan Tewas Gantung Diri di Kamar Kos, Tamalate Makassar
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Lakukan Investigasi Dugaan Penyimpangan Penyaluran BBM Subsidi di SPBU Sinjai
Mubes KKDB: Appi Gaungkan Kolaborasi, Usulkan Corner Wisata Terpadu di Makassar
Itwasum Polri Apresiasi Nuansa Adat di Pos Minasamaupa Saat Peninjauan di Gowa
BYD Haka Karebosi Raih Penghargaan Asia Pasifik, Harumkan Nama Makassar Tepat di Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 25 Maret 2026 - 21:07 WITA

Pertamina Setop Sementara Solar Subsidi di SPBU Sinjai, Temuan Penyaluran Tak Sesuai Aturan

Rabu, 25 Maret 2026 - 19:16 WITA

Resmi Dipimpin Friderica Widyasari Dewi, OJK Periode 2026-2032 Siap Kawal Stabilitas dan Perkuat Penegakan Hukum

Rabu, 25 Maret 2026 - 18:44 WITA

RAYAKAN KEBERSAMAAN PASCA-RAMADAN, VASAKA HOTEL MAKASSAR HADIRKAN PROMO HALAL BIHALAL SPESIAL

Rabu, 25 Maret 2026 - 14:17 WITA

Pria 23 Tahun Ditemukan Tewas Gantung Diri di Kamar Kos, Tamalate Makassar

Selasa, 24 Maret 2026 - 22:23 WITA

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Lakukan Investigasi Dugaan Penyimpangan Penyaluran BBM Subsidi di SPBU Sinjai

Berita Terbaru