Harga Kedelai Melonjak, Produksi Tempe di Gowa Tak Terganggu

- Penulis

Rabu, 30 April 2025 - 08:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

0-0x0-0-0#

i

0-0x0-0-0#

Kenaikan harga kedelai yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir belum berdampak signifikan terhadap produksi tempe di Kelurahan Pangkabinanga, Kecamatan Palangga, Kabupaten Gowa. Para pengrajin tempe masih mempertahankan produksi seperti biasa tanpa menaikkan harga jual.

 

Kedelai yang menjadi bahan baku utama pembuatan tempe mengalami kenaikan harga sebesar Rp500 hingga Rp1.000 per kilogram sejak dua minggu terakhir. Meski demikian, para pengusaha tempe enggan mengurangi porsi kedelai maupun menaikkan harga jual produk mereka.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Kami tetap produksi seperti biasa. Harga naik sih memang, tapi kalau kita naikkan harga tempe, bisa-bisa pelanggan kabur,” ujar Ilham, salah satu pengrajin tempe di Pangkabinanga.

 

Menurut Ilham, harga kedelai mulai merangkak naik sejak Maret dan kini sudah menyentuh angka Rp10.000 per kilogram. Ia mengaku, selama pasokan kedelai tetap tersedia, proses produksi masih bisa berjalan normal.

 

Kenaikan harga kedelai ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti kenaikan harga di pasar internasional serta perubahan cuaca yang memengaruhi hasil panen kedelai di berbagai daerah.

 

Meski dihadapkan pada tantangan kenaikan harga bahan baku, para pengrajin tempe di Gowa tetap optimis dan berharap kondisi pasar segera stabil. Mereka juga berharap adanya perhatian dari pemerintah, khususnya terkait stabilisasi harga kedelai impor yang sangat memengaruhi kelangsungan usaha rumahan ini. (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pelindo Ajak Shipping Line Bangun Jaringan Logistik Terintegrasi
PERKUAT KINERJA ORGANISASI, OJK LANTIK PEJABAT BARU
NADI JKN, Solusi Menjaga Keaktifan Peserta JKN
Mahasiswa KKN Unhas Bantu Perancangan Bank Sampah Berkelanjutan di Kelurahan Kassi
Pertamina Respons Cepat Tambah Pasokan LPG 3 Kg, Kondisi Penyaluran di Sulawesi Selatan Berlangsung Kondusif
Swiss-Belinn Panakkukang Makassar dan PMI Sulsel Kumpulkan 135 Kantong Darah Lewat Aksi Donor Darah
Customer Engagement Wilayah 4: Pelindo Jasa Maritim Dengar Keluhan dan Kebutuhan Pelanggan
Gerakan Menanam Sejak Dini di SDN 174 Pinrang, Mahasiswa KKN Unhas Kenalkan Urban Farming kepada Siswa
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 11:45 WITA

Pelindo Ajak Shipping Line Bangun Jaringan Logistik Terintegrasi

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:39 WITA

PERKUAT KINERJA ORGANISASI, OJK LANTIK PEJABAT BARU

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:43 WITA

NADI JKN, Solusi Menjaga Keaktifan Peserta JKN

Rabu, 5 Agustus 2026 - 05:24 WITA

Mahasiswa KKN Unhas Bantu Perancangan Bank Sampah Berkelanjutan di Kelurahan Kassi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 20:45 WITA

Pertamina Respons Cepat Tambah Pasokan LPG 3 Kg, Kondisi Penyaluran di Sulawesi Selatan Berlangsung Kondusif

Berita Terbaru

Berita

PERKUAT KINERJA ORGANISASI, OJK LANTIK PEJABAT BARU

Rabu, 5 Agu 2026 - 09:39 WITA

Berita

NADI JKN, Solusi Menjaga Keaktifan Peserta JKN

Rabu, 5 Agu 2026 - 07:43 WITA