Deputi BI Sulsel: Peran Media Penting di Tengah Tantangan Ekonomi Global

- Penulis

Selasa, 24 Juni 2025 - 12:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

0-3248x1440-0-0#

i

0-3248x1440-0-0#

YOGYAKARTA,FILALIN.COM, –Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Selatan, Wahyu Purnama, menegaskan pentingnya peran media dalam menyampaikan informasi ekonomi secara objektif dan edukatif di tengah dinamika global yang penuh tantangan. Hal itu ia sampaikan saat membuka Pelatihan Wartawan dan Media Gathering Sulsel 2025 yang digelar di Novotel Suites Hotel, Yogyakarta, Selasa (24/6/2025).

Dalam sambutannya, Wahyu menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan yang mempertemukan insan media Sulawesi Selatan dalam suasana edukatif dan santai.

“Kita bersyukur bisa hadir di Yogyakarta dalam suasana yang menyenangkan, namun tetap bermuatan wawasan. Kegiatan ini semoga tidak hanya menjadi ajang refreshing, tetapi juga sarana memperdalam pemahaman kita terhadap isu-isu strategis seperti ekonomi syariah, ekspor halal, hingga tantangan ekonomi global,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyinggung sejumlah konflik geopolitik seperti perang Ukraina-Rusia dan ketegangan Israel-Iran yang berpotensi memicu krisis energi global. Hal itu, menurutnya, berdampak langsung terhadap inflasi dunia, termasuk Indonesia.

“Kalau konflik Iran membuat Selat Hormuz ditutup, maka harga minyak akan melonjak. Ini bukan isu regional, ini global, dan bisa berdampak pada inflasi serta harga-harga kebutuhan masyarakat di Sulsel,” tambah Wahyu.

Ia juga menyoroti kekuatan destruktif senjata nuklir yang bisa mengancam peradaban manusia. Menurutnya, menjaga perdamaian global adalah bagian dari kepedulian seluruh umat manusia.

“Kita semua punya peran mencegah perang besar, termasuk lewat doa dan penyebaran pesan damai oleh media. Jangan anggap enteng. Dampak satu bom nuklir saja bisa luar biasa,” tegasnya.

Dari sisi ekonomi nasional, Wahyu mengungkapkan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2024 tercatat sebesar 4,98%, sementara Sulawesi Selatan berada sedikit lebih tinggi di angka 5,02%. Namun angka tersebut masih jauh dari pertumbuhan 8% yang pernah diraih Sulsel pada periode sebelum pandemi.

“Sulsel pernah mencapai 8,3% di masa lalu. Namun kini, untuk bisa menembus angka 6% saja sangat sulit, kecuali daerah-daerah yang punya potensi besar dari tambang seperti nikel dan tembaga,” tuturnya.

Kegiatan ini turut menghadirkan pembicara dari kalangan jurnalis senior, termasuk dari Majalah Tempo, yang membagikan pengalaman dan wawasan terkait tantangan dunia jurnalistik serta peran media dalam membangun literasi publik terhadap ekonomi dan kebijakan moneter. (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sinergi FKM UIT dan Desa Bungaejaya, Mahasiswa S1 Kesmas Gelar Penyuluhan TBC di SDN Borongkaramasa
Bukit Baruga Hadir di Pameran “The Showcase”, Tawarkan Konsep Kawasan Hunian Modern dan Berkelanjutan
KEMBALI LAKSANAKAN PROGRAM LEADERSHIP ENHANCEMENT, SPJM MATANGKAN KOMPETENSI UNTUK KEUNGGULAN LAYANAN DAN BISNIS
Royal Bay Hotel Makassar Usung Konsep “Nostalgia Ramadan”, Hadirkan Suasana dan Cita Rasa Tempo Dulu
Tingkatkan Layanan Pelabuhan, Pelindo Regional 4 Gelar Pelatihan Standardisasi dan Digitalisasi Layanan Tambat
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Perkuat Budaya Manajemen Risiko melalui MWT di Fuel Terminal Luwuk
DPD Gerakan Rakyat Gowa Gelar Konsolidasi Internal Pasca Rakernas
Satu Nelayan Jeneponto Belum Kembali, Basarnas Lakukan Pencarian
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 10:09 WITA

Sinergi FKM UIT dan Desa Bungaejaya, Mahasiswa S1 Kesmas Gelar Penyuluhan TBC di SDN Borongkaramasa

Selasa, 3 Februari 2026 - 09:15 WITA

Bukit Baruga Hadir di Pameran “The Showcase”, Tawarkan Konsep Kawasan Hunian Modern dan Berkelanjutan

Senin, 2 Februari 2026 - 21:00 WITA

KEMBALI LAKSANAKAN PROGRAM LEADERSHIP ENHANCEMENT, SPJM MATANGKAN KOMPETENSI UNTUK KEUNGGULAN LAYANAN DAN BISNIS

Senin, 2 Februari 2026 - 20:56 WITA

Royal Bay Hotel Makassar Usung Konsep “Nostalgia Ramadan”, Hadirkan Suasana dan Cita Rasa Tempo Dulu

Senin, 2 Februari 2026 - 15:23 WITA

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Perkuat Budaya Manajemen Risiko melalui MWT di Fuel Terminal Luwuk

Berita Terbaru