Royal Bay Hotel Makassar Usung Konsep “Nostalgia Ramadan”, Hadirkan Suasana dan Cita Rasa Tempo Dulu

- Penulis

Senin, 2 Februari 2026 - 20:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM,  – Bulan suci Ramadan selalu identik dengan kebersamaan, khususnya momen berbuka puasa bersama keluarga, kerabat, maupun rekan kerja. Hal inilah yang menjadi latar belakang Royal Bay Hotel Makassar dalam menghadirkan konsep spesial bertajuk “Nostalgia Ramadan” pada Ramadan tahun ini.

 

General Manager Royal Bay Hotel Makassar, Darwin Sasandolo, mengatakan bahwa Ramadan merupakan momen yang selalu dirindukan, bukan hanya dari sisi ibadah, tetapi juga kebersamaan dan sajian menu khas berbuka puasa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Yang paling kita rindukan saat Ramadan itu tentu kebersamaan bersama keluarga, kemudian makanan-makanan saat berbuka puasa, baik buka atau berlatakan.

 

Dari konsep ini, kami berharap penjualan Ramadan tahun ini bisa lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,” ujarnya.

Ia menambahkan, Makassar sebagai kota metropolitan yang juga dikenal sebagai kota wisata dan bisnis menjadi pasar potensial selama Ramadan. Oleh karena itu, Royal Bay Hotel menargetkan segmen utama berupa keluarga serta kelompok rekan kerja yang ingin menggelar acara buka puasa bersama.

 

“Market utama kami di Ramadan ini adalah keluarga-keluarga dan rekan kerja yang ingin berbuka puasa bersama. Kegiatan kami akan difokuskan untuk memenuhi kebutuhan tersebut,” jelas Darwin.

 

Mengusung tema Nostalgia Ramadan, Royal Bay Hotel menghadirkan konsep dekorasi dan pengalaman yang membawa tamu bernostalgia ke suasana tempo dulu. Konsep ini dirancang langsung oleh tim internal hotel dengan ide-ide baru yang terinspirasi dari pengalaman Ramadan sebelumnya.

 

Konsep dekorasi ini dijelaskan lebih lanjut oleh Koko, selaku perancang konsep dekorasi Nostalgia Ramadan di Royal Bay Hotel. Menurutnya, tema ini dipilih untuk memberikan pengalaman unik, terutama bagi generasi muda.

 

“Kami ingin menghadirkan pasar tersendiri. Generasi Z mungkin belum pernah merasakan suasana zaman dulu. Dari sisi dekorasi dan makanan, kami ingin memberikan sentuhan tempo dulu agar mereka bisa merasakannya,” ungkapnya.

 

Ia menjelaskan, sejak memasuki area lobby hotel, tamu akan langsung disuguhkan suasana khas zaman dulu. Berbagai permainan tradisional akan ditampilkan dan dapat dimainkan langsung oleh pengunjung.

 

“Nanti di lobby, tamu bisa melihat dan mencoba langsung permainan zaman dulu. Kami ingin menginspirasi bahwa ketika masuk ke area hotel, mereka seolah masuk ke masa lampau. Kami juga menyediakan beberapa spot foto dengan dekorasi tempo dulu,” jelas Koko.

Tak hanya dari sisi visual, nuansa nostalgia juga dihadirkan melalui sajian kuliner khas Ramadan tempo dulu. Tamu akan diajak bernostalgia melalui cita rasa masakan yang mengingatkan pada suasana Ramadan di masa lalu.

 

“Di bulan suci Ramadan ini, tamu akan merasakan suasana zaman dulu, termasuk dari menu makanan yang kami sajikan. Masakan-masakan khas tempo dulu akan kami hadirkan khusus selama Ramadan,” tambahnya.

 

Dengan konsep Nostalgia Ramadan ini, Royal Bay Hotel Makassar berharap dapat memberikan pengalaman berbuka puasa yang berbeda, berkesan, dan penuh kenangan bagi seluruh tamu yang datang selama bulan suci Ramadan. (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Anggota Komisi I DPR RI Soroti Ancaman Kejahatan Digital dalam Dialog Kebangsaan di Gowa
Mimpi Anak Pulau Itu Kini Bernama Sarjana
Ketika Data Menjadi Senjata Pembangunan
Di Balik Angka Sensus Ekonomi: Kisah Abdul Rahman Menembus Lorong Demi Data untuk Negeri
Resmikan Kantor DPD Tangsel, IWO Indonesia Perkuat Struktur dan Sinergi
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Perkuat Budaya Kerja Sehat melalui Mental Health Day 2026
Pegadaian Kanwil Makassar SulSelBarRa Maluku Cetak Kinerja Gemilang per April 2026: Omset Tembus Rp20,19 Triliun dan Perkuat Ekosistem Emas
PHRI Sulsel Apresiasi Makassar Half Marathon sebagai Penggerak Pariwisata dan Ekonomi Daerah
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 14:52 WITA

Anggota Komisi I DPR RI Soroti Ancaman Kejahatan Digital dalam Dialog Kebangsaan di Gowa

Minggu, 10 Mei 2026 - 13:11 WITA

Mimpi Anak Pulau Itu Kini Bernama Sarjana

Minggu, 10 Mei 2026 - 12:39 WITA

Ketika Data Menjadi Senjata Pembangunan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:45 WITA

Di Balik Angka Sensus Ekonomi: Kisah Abdul Rahman Menembus Lorong Demi Data untuk Negeri

Sabtu, 9 Mei 2026 - 16:35 WITA

Resmikan Kantor DPD Tangsel, IWO Indonesia Perkuat Struktur dan Sinergi

Berita Terbaru

Caption : Suharli saat Wisuda dikampus UNM Makassar. Foto : ist

Berita

Mimpi Anak Pulau Itu Kini Bernama Sarjana

Minggu, 10 Mei 2026 - 13:11 WITA

Kepala BPS Sulsel, Aryanto.Foto : ist

Berita

Ketika Data Menjadi Senjata Pembangunan

Minggu, 10 Mei 2026 - 12:39 WITA