Pencarian Korban Kapal Tenggelam KLM Asia Mulia di Perairan Bantaeng Di Hentikan

- Penulis

Sabtu, 28 Juni 2025 - 20:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM, — Hari ke 10 pencarian ketiga abk korban Kapal tenggelam KLM Asia Mulia di Perairan Bantaeng, Provinsi Sulawesi Selatan dinyatakan berakhir dan selesai pada Sabtu, 28 Juni 2025.

 

Hal ini diungkapkan oleh Muhammad Arif Anwar, S.Sos., MM, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Makassar petang ini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Operasi Sar Kapal KLM Asia Mulia ini telah dilaksanakan selama tujuh hari, kemudian dilakukan penambahan selama tiga hari atas permintaan keluarga korban, dan di hari ke sepuluh ini, operasi sar kami nyatakan selesai, dengan hasil nihil,” lanjut Arif.

 

Arif menambahkan bahwa sejak adanya laporan dari serpihan kapal kayu dan bangkai kerbau yang memakai tag muatan KLM Asia Mulia. Maka pencarian di perluas hingga ke arah Takalar.

 

“SRU (_Search Rescue Unit_) hingga petang ini telah di bagi untuk melakukan pencarian di Perairan Bantaeng, Jeneponto dan Takalar. Sru 1 (Rubber Boat Mks ) Melakukan penyisiran dari pantai Tope Jawa dengan radial 2 derajat arah utara sejauh 5 Nm. Sru 2 (Rubber boat Bantaeng) melakukan penyisiran dari pantai Tope Jawa dengan radial 181 derajat arah selatan sejauh 5 Nm. Sru 3 (Speed Boat TNI AL ) melakukan penyisiran dari pantai Tope Jawa dengan radial 170 derajat arah selatan sejauh 10 Nm. Sru 4 (Infanteri) melakukan pencarian dengan berjalan kaki di pesisir pantai tak berpenghuni di pantai Tope Jawa, Kab. Takalar,” ujar Arif.

 

Dan dengan penandatanganan berita acara serah terima penghentian dan penutupan operasi sar hari ke sepuluh yang berlangsung di Kabupaten Takalar dan dengan di saksikan oleh pemerintah setempat, maka pencarian terhadap abk KLM Asia Mulia dihentikan dan ditutup.

 

“Pemerintah setempat yang mewakili pihak keluarga menandatangani berita acara dan penutupan operasi sar, dengan hasil ketiga abk tersebut dinyatakan hilang dan tidak ditemukan keberadaannya, maka operasi sar KLM Asia Mulia kami nyatakan dihentikan dan ditutup, namun akan dibuka kembali jika terdapat ada tanda-tanda keberadaan korban untuk kemudian dilakukan evakuasi,” tutup Arif.

 

Sebelumnya di ketahui bahwa KLM Asia Mulia yang memuat delapan orang abk dan mengangkut 57 ekor kerbau dengan rute Pulau Rote, NTT menuju ke Pelabuhan Bunge, Kabupaten Jeneponto pada Kamis, 19 Juni 2025 pukul 04.00 wita telah ditabrak oleh kapal besi yang melintas di jalur yang sama, sehingga menyebabkan KLM Asia Mulia terbalik.

 

Adapun data penumpang KLM Asia Mulia adalah sebagai berikut:

 

Korban Selamat:

1. Asrul (L / 41 Tahun)

2. Ebit (L/ 30 Tahun)

3. Pence (L / 31 Tahun)

4. Laki (L / 32 Tahun)

5. Supri (L / 25 Tahun )

 

Korban Dinyatakan Hilang:

1. Supriadi Nunung (L /46 Tahun) (Nahkoda)

2. Asdar (L /52 Tahun) (KKM)

3. Aldi (L /27 Tahun) (Kelasi) (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Lakukan Investigasi Dugaan Penyimpangan Penyaluran BBM Subsidi di SPBU Sinjai
Mubes KKDB: Appi Gaungkan Kolaborasi, Usulkan Corner Wisata Terpadu di Makassar
Itwasum Polri Apresiasi Nuansa Adat di Pos Minasamaupa Saat Peninjauan di Gowa
BYD Haka Karebosi Raih Penghargaan Asia Pasifik, Harumkan Nama Makassar Tepat di Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Gema Takbir di Jantung Kota: Ribuan Jemaah Padati Salat Idulfitri 1447 H di Claro Makassar
Gema Takbir di Taman Dataran Indah: Hakikat penciptaan manusia dan Bakti pada Orangtua
Anggota Komosi IX DPR RI Tegaskan Pentingnya Program MBG
Kejari Makassar Bidik Aktor di Balik Dugaan Korupsi Dana Hibah BAZNAS 2023–2024
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 24 Maret 2026 - 22:23 WITA

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Lakukan Investigasi Dugaan Penyimpangan Penyaluran BBM Subsidi di SPBU Sinjai

Selasa, 24 Maret 2026 - 14:47 WITA

Mubes KKDB: Appi Gaungkan Kolaborasi, Usulkan Corner Wisata Terpadu di Makassar

Senin, 23 Maret 2026 - 19:23 WITA

Itwasum Polri Apresiasi Nuansa Adat di Pos Minasamaupa Saat Peninjauan di Gowa

Minggu, 22 Maret 2026 - 08:52 WITA

BYD Haka Karebosi Raih Penghargaan Asia Pasifik, Harumkan Nama Makassar Tepat di Hari Raya Idul Fitri 1447 H

Sabtu, 21 Maret 2026 - 16:01 WITA

Gema Takbir di Jantung Kota: Ribuan Jemaah Padati Salat Idulfitri 1447 H di Claro Makassar

Berita Terbaru